Minggu, 1 Oktober 2017

Quixalud : Intestinal Health Protector

Pemberian Quixalud yang berisi 8 hydroxyquinoline menjadi alternatif dalam menjaga kondisi saluran pencernaan atau Intestinal Health Protector (IHP), karena menghambat bakteri patogen yang memiliki laju pertumbuhan cepat

 

 

Setelah era AGP (Antibiotic Growth Promoter) di Indonesia akan berakhir dan akan memulai babak baru di tahun depan, semua lini berusaha mencari jalan keluar baik secara manajemen di lapangan maupun melalui subtitusi pengganti. Namun, ada satu benang merah antara AGP dan alternatif yang dicari, yaitu daya kerja antibakterial. Sehingga, pertumbuhan bakteri dan keseimbangan bakteri dalam usus dapat dikendalikan. Sudah disadari bersama bahwa usus memiliki peran yang sangat vital sebagai organ produksi layaknya mesin yang harus dijaga dalam kondisi terbaik.

 

Essensial Oil sebagai alternatif AGP, dengan senyawa phenolic yang dimilikinya dalam dosis rendah akan mengganggu proses pembentukan energi dalam sel, sedangkan dalam dosis besar akan menyebabkan denaturasi protein terutama di bakteri gram positif (Tiwari et al., 2007). Kemudian organic acid memiliki antibakterial dengan cara menurunkan pH dalam sel, sehingga bakteri tersebut tidak mampu berkembang (Masillia et al., 2009). Probiotik berperan dalam men­jaga kesimbangan bakteri dalam usus melalui competitive exclusion yang dalam bahasa sederhana seperti perebutan sumber makanan, kemudian juga probiotik akan memodulasi sistem imun dalam usus (Iji & Choct , 2009), sedangkan prebiotik merupakan sumber energi bagi bakteri bermanfaaf dalam usus, hal ini akan menyebabkan kom­posisi bakteri dalam usus akan dominan oleh bakteri yang bermanfaat (Dankowiakoswa et al., 2013).

 

 

Quixalud, Alternatif Pengganti AGP

Jauh sebelum alternative AGP menjadi trending topic, Copper sulfate merupakan salah satu alternatif penguat AGP disaat AGP masih dipakai dalam pakan, dengan sifat ion yang dimiliki maka akan mudah masuk kedalam sel bakteri. Memiliki 2 mekanisme, sebagai antimikrobial yang akan berfungsi menjaga keseimbangan bakteri dalam usus dan sebagai proteksi sel dari radikal bebas ( Cohen, 2002). Bisa diambil kesimpulan sederhana bahwa semua alternatif yang ada fokus dalam menjaga saluran pencernaan dalam kondisi optimal, sehingga proses metabolisme akan berjalan dengan baik.

 

Lebih lanjut, alternatif lainnya yang patut diperhitungkan dan memiliki kemampuan antimikrobial yang baik adalah Quixalud yang berisi 8 hydroxyquinoline, seperti halnya essensial oil dengan se­nyawa phenolic-nya, kemudian organic acid dengan ion RCOOH nya, dan juga tentunya antibiotik dengan senyawa-senyawa kimianya.8 Hydroxiquinoline atau yang disebut Halquinol memiliki pengikat ion bivalen (2+) dalam rumus kimianya, sehingga bakteri patogen yang memiliki laju pertumbuhan cepat bisa dihambat. Hal ini dikarenakan ion Mg 2+ terkunci dalam proses replikasi di RNA, dengan kata lain RNA tidak mampu menggunakan ion tersebut karena dihambat kontak oleh Quixalud.

 

Pada gambar 3 bisa dilihat bagaimana Salmonella typimurium mengambil ion Mg 2+ sebagai bagian dari pertumbuhannya. Peng­hambatan kontak antara ion bivalent ini terjadi dalam RNA bakteri/ protozoa melalui mekanisme masuknya molekul tersebut melewati membran sel.

 

Seperti dijelaskan di awal semua alternatif AGP yang ada memiliki kemampuan antibakte­rial dengan mekanisme tertentu, sehingga pembe­rian Halquinol tentu akan menjadi alternative dalam menjaga kondisi saluran pencernaan atau disebut sebagai Intestinal Health Protector (IHP). Salah satu yang menjadi fokus dalam menjaga saluran pencer­naan adalah kehadiran Clostridium perfringens dari yang avirulen menjadi virulen dengan kehadiran koksi, induksi stres maupun NSP (Da­hiya et al., 2005), dan Antibiotic Growth Promoter bekerja dengan cara menghambat pertumbuhan bakteri ini. Pada tabel 1 ditampil­kan beberapa minum hambatan yang bisa diberikan oleh beberapa zat, termasuk didalamnya adalah Quixalud.

 

Dengan adanya daya kerja terhadap beberapa bakteri penyebab enteritis dan juga ditambah dengan kemampuan menjaga peristaltic otot di usus (Swick, 1996), ditambahkan kemampuan memperkuat kerja anticocci ionophore ( Cardoso et al., 2002) merupakan kombinasi ideal dari Quixalud sebagai Intestinal Health Protector.lTROBOS/Adv

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain