Senin, 8 April 2019

Ekspor Kambing Domba Janjikan Kesejahteraan untuk Peternak

Ekspor Kambing Domba Janjikan Kesejahteraan untuk Peternak

Foto: dok.DitjenPKH


Sleman (TROBOSLIVESTOCK.COM). Indonesia berpeluang mengekspor domba hidup ke Singapura dan Malaysia, sedangkan kambing hidup berpotensi di ekspor ke Brunei Darussalam, selain psar Timur Tengah.

 

“Prospek ekspor kambing dan domba masih sangat terbuka lebar, namun tantangannya ialah infrastruktur beserta struktur pasar domba dan kambing yang belum terlalu berkembang. Ke depan ini adalah hal yang akan menjadi perhatian pemerintah," kata Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, I Ketut Diarmita saat meresmikan Pusat Pelatihan Peternak Kambing Domba Yogyakarta pada Breeder Camp di Sleman, pada Sabtu (06/4).

 

"Pada tahun 2018, Indonesia telah berhasil mengekspor domba ekor tipis ke negara Malaysia dan Uni Emirat Arab sebanyak 3.732 ekor. Adapun pada tahun 2019 ini, Malaysia dan Republik Demokrat Timor Leste telah menyampaikan permintaan impor kambing dari Indonesia," ungkap Ketut.

 

Senada dengan Ketut, Ketua Perserikatan Peternak Kambing Domba Yogyakarta (PPKDY), Didik Aprilla Respati Adimenyadari perlunya ekspor komoditas kambing dan domba sebagai salah satu solusi dalam memberikan kesejahteraan bagi peternak.

 

"Awalnya saya masih anti ekspor. Karena untuk pemenuhan lokal saja kita masih kurang. Namun apa yang disampaikan Dirjen PKH membuat saya berpikir bahwa ekspor bisa jadi alternatif memberikan kepastian harga dan kesejahteraan bagi peternak,” jelas pemilik Bhumi Nararya Farm itu.

 

Dalam penjelasannya, Ketut memaparkan bahwa selain ternak non-bibit, kegiatan ekspor ternak kambing/domba untuk bibit dapat dilakukan setelah memenuhi persyaratan mutu benih, bibit ternak dan Sumber Daya Genetik Hewan (SDGH). Sebagaimana diatur dalam Permentan Nomor 19 Tahun 2012 dan Permentan Nomor 51 Tahun 2011 tentang Rekomendasi Persetujuan dan Pengeluaran Benih dan/atau Bibit Ternak ke Dalam dan ke Luar Wilayah RI.

 

Diuraikannya, Kementerian Pertanian juga telah menetapkan kawasan pertanian nasional melalui Permentan Nomor 18 Tahun 2018 tentang Pedoman Pengembangan Kawasan Pertaian Berbasis Korporasi, lokasi kawasan untuk pengembangan ternak kambing domba telah tesebar di 16 provinsi dan 34 kabupaten/kota.

 

Untuk pengembangan usaha peternakan, Ketut menjelaskan bahwa peternak kambing/domba dapat memanfaatkan skema kemitraan karena Kemitraan Usaha Peternakan ini telah dipayungi regulasinya melalui Permentan Nomor 13 Tahun 2017. ist/ntr

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain