Kamis, 25 April 2019

Japfa Genjot Kapasitas Produksi Hilir Unggas

Japfa Genjot Kapasitas Produksi Hilir Unggas

Foto: dok.agristreamTV


Yogyakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Japfa Comfeed Indonesia akan menambah fasilitas hilir perunggasan, dengan menambah rumah potong ayam dan menaikkan kapasitas pengolahan daging ayam.

 

“Pada 2019 dan tahun depan, Japfa akan menambah 6 unit Rumah Potong Ayam (RPA). Total Japfa memiliki 16 RPA, 11 di bawah Ciomas dan 5 di So Good Food,” ungkap Achmad Dawami, Deputy Head of Commercial Poultry Division Japfa di Laboratorium Pasca Penen Peternakan / RPA kerjasama Japfa - UGM pada 24/4. RPA tersebut direncanakan didirikan di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi.

 

Dia mengakui, total produksi ayam hidup Japfa dibandingkan dengan kapasitas pengolahan (RPA dan olahan siap saji) baru 22% -23% saja. “Namun rasio ini akan meningkat terus karena perkembangan konsumsi masyarakat yang semakin tak sempat memasak sendiri,” jelasnya.

 

Dalam dua tahun ke depan, lanjut Dawami, Japfa menargetkan 10% lagi dari ayam hidup yang diproduksi akan masuk ke pengolahan. “Kenaikan 10% ini tinggi sekali dilihat dari sisi hilir, karena 10% ditambah 22% itu sudah 32%, ayam hidup dari Japfa akan masuk pabrik pengolahan. Target kita beberapa tahun ke depan akan 55% - 60% ayam Japfa masuk pabrik pengolahan,” urainya.

 

Dawami menambahkan informasi, Japfa memiliki 9.477 peternak plasma di seluruh Indonesia, mulai kapasitas 2.000 ekor hingga di atas 50.000 ekor. Sebanyak 20% peternak plasma Japfa sudah menggunakan kandang closed house. Peternak plasma yang menginginkan closed house, harus menyediakan kandang dan peralatannya dengan kisaran investasi mencapai Rp 1 M - Rp 1,2 M untuk kandang 2 lantai berukuran 12 x 120 m2. Bibit, pakan, obat-obatan dan pasar disediakan oleh Japfa dengan sistem harga kontrak. ntr

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain