Kamis, 25 April 2019

Presidium Pinsar Petelur Nasional Dikukuhkan

Presidium Pinsar Petelur Nasional Dikukuhkan

Foto: yopi


Surakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). PPN (Pinsar Peternak Nasional) menggelar Munas (Musyawarah Nasional) yang ke-2 di Surakarta Jawa Tengah pada (24-25/4). Pada Munas dari asosiasi yang mewadahi para peternak layer (ayam petelur) di hari yang pertama (24/4) dihadiri 11 perwakilan cabang PPN  dan 2  cabang baru PPN ini terbentuk Presidium PPN untuk periode 2019-2024.
 
 
Yudianto Yogiarso terpilih kembali menjadi Ketua Presidium Tetap PPN. Adapun para Ketua yang mendampingi yaitu Jenny Soelistiani, Hanzah, Sigit, dan Roby Tjahya. Sebagai bentuk kolaborasi, perwakilan dari Pinsar (Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat) Indonesia yaitu Leopold Halim (Ko Athung) yang menjabat sebagai Sekjen Pinsar Indonesia didaulat menjadi salah satu Ketua PPN. 
 
 
Pada acara hari kedua (25/4) yang dihadiri ratusan peternak layer dan stakeholder peternakan ini Presidium dan pengurus PPN dilantik secara resmi oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita. 
 
 
Yudianto dalam sambutannya menyampaikan, PPN akan tetap berpihak kepada peternak rakyat agar bisa maju dan berkontribusi pada perekonomian nasional. "PPN minta perlindungan dari pemerintah agar usaha yang dijalankan bisa berkelanjutan," tuntutnya. 
 
 
Pada kesempatan ini digelar pula dialog yang menghadirkan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita;  Komisioner KPPU (Komisi Pengawas Persaingan Usaha), Candra; akademisi dari Fapet dan FKH UGM, Prof Ali Agus dan Prof Michael Hariyadi, dari Fapet IPB Prof Muladno; serta perwakilan dari Kementerian Perdagangan. 
 
 
Pada kegiatan yang bertema Asosiasi Kuat Peternak Hebat, #PeternakEra4.0 #PeternakPetelurBermartabat ini Ketut berharap, PPN bisa menjadi partner pemerintah untuk kemajuan perunggasan nasional. "Saya berharap PPN bisa berkembang ke depan," tegasnya.
 
 
Ketut pun meminta data di bisnis layer (ayam petelur) diperbaiki karena kalau datanya benar, analisanya akan benar. "Di mulai dari Solo bisa menjadi pijakan data nasional yang benar. Data yang benar ini penting agar PPN ke depan bisa mengusahakan perubahan yang lebih baik dan mensejahterakan anggotanya," pintanya. 
 
 
Sedangkan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Jawa Tengah, Lalu Muhammad Syafriadi berharap Munas ini bisa mendorong PPN semakin tangguh dan efisien. Juga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan para anggotanya sekaligus meningkatkan pendapatan nasional. TROBOS/yopi

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain