Sabtu, 1 Juni 2019

Stok Pangan Pokok Asal Hewan Cukup Jelang Lebaran

Stok Pangan Pokok Asal Hewan Cukup Jelang Lebaran

Foto: dok.agristreamtv


Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Pemerintah memastikan ketersediaan daging sapi, daging dan telur ayam ras cukup menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H. 
 
Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, I Ketut Diarmita memastikan hal ini berdasarkan perhitungan kebutuhan dan ketersediaan daging sapi/kerbau, daging dan telur ayam ras. “Stoknya surplus, sehingga kondisinya sangat aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1440 H ini,” kata Ketut pada acara Bincang Asik Pertanian Indonesia di Jakarta (31/5).
 
Menghadapi Puasa dan Idul Fitri tahun 2019, Ketut menjelaskan daging sapi dan kerbau mencukupi dengan surplus sebanyak 2.450 ton. Adapun prediksi kebutuhan nasional pada bulan Mei-Juni 2019 sebanyak 123.105 ton yang akan dipenuhi oleh produksi sapi lokal 72.576 ton, stok persediaan 40.620 ton, dan rencana pemasukan daging sapi impor dan jeroan pada Juni sekitar 12.359 ton. 
 
Dijelaskannya estimasi potensi produksi dan kebutuhan pada bulan Mei-Juni 2019, daging ayam diprediksi surplus sebanyak 30.373 ton, dan komoditas telur akan surplus sebanyak 153.761 ton, hal ini berdasarkan angka kebutuhan telur sebanyak 326.329 ton, sedangkan stok persediaannya 480.090 ton.
 
Dalam menjaga ketersediaan serta stabilitas harga pangan, Ketut menjelaskan bahwa pemerintah mewaspadai tiga aspek utama yaitu kecukupan stok, distribusi, dan kenaikan permintaan. Kementan berkoordinasi dengan instansi terkait, untuk melakukan penghitungan supply-demand bahan pangan pokok (daging sapi/kerbau, daging ayam dan telur) secara periodik, dalam Rapat Koordinasi Teknis yang dikoordinir Kemenko Perekonomian bersama Kemendag, Kemenperin, dan BPS. 
 
Menurut Dirjen PKH, Petugas Pelayanan Informasi Pasar (PIP) terus memntau harga di 158 kabupaten/kota, utamanya untuk komoditas sapi hidup, ayam ras, telur ayam ras di tingkat produsen. Adapun harga tingkat konsumen diperoleh melalui koordinasi dengan Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementrian Pertanian dan Kementerian Perdagangan.
 
Langkah strategis lain yang dilakukan untuk menjaga ketersediaan dan stabilitas harga pangan serta keamanan mutu pangan, Ditjen PKH telah menyampaikan Surat Edaran No 02.022/TU.020/F5/05/2019 tanggal 2 Mei 2019 kepada Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan di seluruh Provinsi/Kabupaten/Kota.
 
Surat itu berisi instruksi untuk meningkatkan pengawasan keamanan dan peredaran pangan asal hewan, dan memastikan seluruh produk hewan yang beredar telah diproses, didistribusikan, dan dipasarkan di fasilitas unit usaha yang telah terdaftar dan diakui oleh otoritas berwenang setempat. ist/ramdan
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain