Kamis, 29 Agustus 2019

Dipercepat, Distribusi Program Bekerja di Jawa Tengah

Dipercepat, Distribusi Program Bekerja di Jawa Tengah

Foto: dok.DitjenPKH


Semarang (TROBOSLIVESTOCK.COM). Pemerintah mempercepat distribusi bantuan program Bekerja (Bedah Kemiskinan Rakyat Sejahtera) bidang peternakan di kabupaten Grobogan dan Pemalang - Jawa Tengah.

 

Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan - Kementerian Pertanian I Ketut Diarmita menjelaskan,  bantuan Bekerja di Grobogan menelan angaran Rp 31.7 miliar, dendan sasaran 13.510 rumah tangga miskin pertanian (RTMP). Bantuan berupa 675.500 ekor ayam, 2.026.500 kg pakan, 13.510 paket obat/vitamin, dan 13.510 unit kandang. Kabupaten Pemalang mendapatkan alokasi anggaran Rp 7,1 M untuk 3.055 RTMP. Bantuan berwujud 152.750 ekor ayam, 458.250 kg pakan, 3.055 paket obat/vitamin, dan 3.055 unit kandang.

 

Untuk itu, Ketut meminta kepada semua penanggungjawab program agar bekerja sama dan bahu membahu sehingga dapat dilaksanakan tepat waktu. "Keberhasilan dari program ini tentu akan berdampak pada percepatan penurunan angka kemiskinan di Indonesia,” ungkapnya pada Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Distribusi Kegiatan Bekerja Tahun 2019 di Kabupaten Grobogan dan Pemalang, Rabu (28/8).

 

Untuk mensukseskan pelaksanaan Bekerja berbasis pertanian, Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) koordinasikan para penanggungjawab kegiatan di lapangan. "Koordinasi ini perlu dilakukan untuk mempertajam rencana distribusi pelaksanaan program BEKERJA agar berjalan yang sesuai aturan”, kata Dirjen.

 

Pertemuan ini dihadiri sekitar 500 peserta yang berasal dari seluruh perwakilan Dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan Provinsi Jawa Tengah, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian, TP4D Kejari Purwokerto, Perusahaan Penyedia Kegiatan Bekerja, dan eselon 2 lingkup Ditjen PKH, serta Bibit Samad Riyanto dan Imam Subarkah sebagai tim pakar.

 

Program BEKERJA merupakan upaya pemerintah untuk mengentaskan kemiskinan di tanah air berbasis pertanian dengan tiga tahapan yakni jangka pendek, menengah, dan panjan, menyasar  rumah tangga miskin pertanian.

 

Lanjut Ketut menjelaskan bahwa kegiatan Bekerja Tahun 2019 ini, Ditjen PKH menargetkan sasaran 209.127 RTMP (ayam/itik 10.456.350 ekor) yang dilaksanakan oleh 14 satker pelaksana kegiatan yang meliputi 12 provinsi, 57 kabupaten/kota, 206 kecamatan dan 2.366 desa.

 

“Sampai 27 Agustus 2019 telah dilaksanakan verifikasi oleh 14 satker pelaksana dengan realisasi 209.127 RTMP atau sudah 100%,” tegas Ketut.

 

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Lalu Muhammad Syafriadi menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian dengan adanya program Bekerja, disampaikannya bahwa dengan adanya dukungan program Bekerja ini, tingkat pengangguran dan kemiskinan di Jawa Tengah bisa dibawah 10 % .

 

Titik Kritis

Lebih lanjut, Ketut menjelaskan bahwa pada tahun 2019 ini, sesuai amanat Permentan Nomor 14 Tahun 2019 tentang Pedoman Program Bekerja Berbasis Pertanian Tahun Anggaran 2019, cakupan wilayahnya diperluas hingga menjadi 23 provinsi. Menurutnya, penetapan RTMP sebagai penerima manfaat program tetap harus dilakukan dengan sangat selektif mengenai kelayakannya.

 

Titik kritis lainnya, Dijelaskannya, adalah proses pengadaan ayam/itik, obat hewan dan pakan, proses distribusi bantuan sampai pada proses penyerahan bantuan kepada RTMP. Perlu diperhatikan pula sinkronisasi waktu penyediaan kandang dengan waktu penyerahan bantuan, serta resiko kematian akibat penyakit atau kesalahan dalam pemeliharaan.

 

Terkait distribusi bantuan kegiatan Bekerja di Kabupaten Grobogan dan Pemalang yang akan dilaksanakan, Ketut meminta dapat disusun penjadwalan distribusi secara tertib dan tepat waktu. ist/ntr

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain