Selasa, 1 Oktober 2019

Mendukung Keberlanjutan Industri Peternakan

Mendukung Keberlanjutan Industri Peternakan

Foto: yan
Prosesi pembukaan Ildex Indonesia

Digelar untuk yang keempat kalinya, Ildex Indonesia 2019 tampil lebih besar dan meriah dengan mengangkat tema manajemen limbah dan produksi untuk industri peternakan yang berkelanjutan
 
 
Pameran peternakan berskala internasional Ildex (International Livestock, Dairy, Meat Processing and Aquaculture Exposition) 2019 digelar untuk yang keempat kalinya di Indonesia. Berlokasi di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD) Tangerang, Banten, event dua tahun sekali ini digelar selama tiga hari berturut-turut (18-20/9). Ildex Indonesia 2019 diselenggarakan oleh PT Permata Kreasi Media (PKM) selaku event organizer (EO) dengan menggandeng Ferderasi Masyarakat Perunggasan Indonesia (FMPI) dan VNU Exhibitions Asia Pacific.
 
 
Presiden Komisaris PT Permata Kreasi Media, Tri Hardiyanto dalam sambutannya memaparkan bahwa seperti halnya penyelenggaraan Ildex Indonesia di tahun-tahun sebelumnya, Ildex Indonesia 2019 menjadi referensi pertumbuhan bisnis industri peternakan nasional. Sebagai meeting point, Ildex Indonesia 2019 diharapkan mampu menjadi jembatan bagi pelaku industri peternakan global. Selain pertumbuhan bisnis, hadirnya Ildex Indonesia 2019 pun menjadi pendorong kemajuan teknologi industri peternakan Indonesia, sehingga dapat bersaing dengan kemajuan industri peternakan global.
 
 
“Tak hanya fokus dalam mendorong kemajuan industri peternakan, kehadiran Ildex Indonesia 2019 juga diharapkan dapat berdampak kepada peternak sebagai salah satu stakeholder peternakan. Utamanya, dari sisi modernisasi pola dan alih teknologi budidaya, kemajuan pengetahuan mengenai kesehatan hewan serta pengembangan diversifikasi produk menuju hilirisasi yang lebih efisien dan berdaya saing. Hadirnya berbagai seminar teknis serta demo teknologi di Ildex Indonesia 2019, diharapkan dapat merangsang peternak untuk merubah mindset pola budidaya menjadi lebih efisien dan berdaya saing,” tutur pria yang kerap disapa Tri ini.
 
 
Selain itu, Tri berharap dengan hadirnya Ildex indonesia 2019 dapat mendorong masyarakat untuk meningkatkan konsumsi protein hewani asal ternak. Meningkatnya konsumsi protein asal ternak tersebut akan berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia (SDM) guna menghadapi masyarakat industrial 4.0 yang kian berkembang. Mengusung tagline ‘for the locals, by the locals’ menjadi pembeda Ildex Indonesia 2019 dengan pameran peternakan lainnya. 
 
 
“Dari sisi tempat penyelenggaraan yaitu ICE BSD, menjadi salah satu indikator Ildex Indonesia 2019 sebagai pameran peternakan yang terus tumbuh dan menjadi magnet bagi industri peternakan nasional. Tidak hanya dari segi bisnis semata, keterlibatan aosisasi peternakan nasional sebagai penyelenggara dalam hal ini direpresentasikan oleh FMPI dan asosiasi lainnya sebagai pendukung pameran membuat Ildex indonesia 2019 menjadi ‘rumah’ bagi pelaku industri peternakan nasional,” pungkas Tri.
 
 
Peluang Bisnis Baru
Pada kesempatan yang sama, Managing Director VNU Exhibitions Asia Pacific, Heiko M Stutzinger mengemukakan bahwa Ildex indonesia 2019 merupakan tempat bagi para pelaku peternakan untuk dapat menemukan segala sesuatu dalam rantai pasok pakan hingga daging. Ildex Indonesia 2019 pun menawarkan 250 merek internasional dari 30 negara, pembeli yang diundang diantaranya berasal dari negara Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Nepal, Vietnam dan lain sebagainya. Sehingga, memungkinkan peserta pameran untuk memenuhi tujuannya dengan menawarkan peluang bisnis baru dan kemitraan dengan pelaku bisnis dari negara lain.
 
 
“Semua pengunjung dan peserta pameran dapat melihat teknologi dan inovasi teranyar dari perusahaan-perusahaan dari seluruh dunia. Ildex Indonesia 2019 akan menjadi platform bisnis peternakan terkemuka bagi perusahaan ternak internasional untuk memulai kesepakatan bisnis dengan perusahaan lokal yang pada giliirannya akan menstimulus investasi di pasar Indonesia. Kali ini akan ada tiga paviliun internasional untuk Cina, Korea Selatan dan Belanda bersama dengan paviliun FoodTech Indonesia. Menariknya lagi, Ildex Indonesia tahun ini juga menghadirkan hewan hidup seperti sapi, ayam dan domba yang dipamerkan di lokasi Outdoor Hall,” terang Heiko.
 
 
Sementara itu Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar menyambut para hadirin dengan hangat. Ahmed menyebutkan bahwa ICE BSD merupakan salah satu pusat lokasi pameran besar dan bertaraf internasional yang ada di Indonesia. Ia berharap bisa menjadi ikon daerah Tangerang, terutama untuk eksibisi dan meningkat menjadi internasional.
 
 
“Saya bersyukur hari ini Tangerang menjadi tuan rumah Ildex Indonesia 2019 yang keempat, mudah-mudahan ini akan berlanjut untuk seterusnya. Saya pun berharap eksibisi ini menyertakan masyarakat dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang bukan saja dari Kabupaten Tangerang, tetapi juga dari Provinsi Banten maupun dari wilayah Indonesia lainnya. Sebab informasi, baik kemajuan teknologi atau pun perkembangan industri peternakan adalah bagian yang sangat penting untuk masyarakat Indonesia,” jelas Zaki. 
 
 
Seperti yang diketahui bersama, lanjut Zaki, bahwa masyarakat Indonesia adalah masyarakat agraris yang memiliki pola untuk bercocok tanam, beternak dan juga menjadi nelayan. Tentunya, Zaki berharap dengan adanya eksibisi ini bisa membantu masyarakat muda untuk menikmati dan mendapat pengetahuan, informasi serta perkembangan di dunia teknologi dari industri livestock dari pakan sampai ke prosesing pangannya. Selanjutnya, diharapkan pula banyak mitra maupun pelaku usaha yang hadir dan melakukan kesepakatan investasi baik di Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten maupun Indonesia pada umumnya.
 
 
“Penduduk dengan populasi 260 juta jiwa merupakan potensi pasar yang luar biasa. Potensi-potensi lain yang kita miliki juga luar biasa. Semoga Ildex Indonesia 2019 sukses dan bisa membanggakan Indonesia,” tegas Zaki.
 
 
Kementan Dorong Investasi
Menteri Pertanian yang dalam hal ini diwakilkan oleh Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan (P2HP), Direktorat Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Fini Murfiani bersyukur atas digelarnya Ildex Indonesia 2019 yang bertempatkan di ICE BSD yang dinilainya sangat bagus. Fini pun mengatakan bahwa Kementerian Pertanian (Kementan) mengapresiasi penyelenggaraan Ildex Indonesia keempat ini. Selain sebagai sarana pameran, promosi dan berbagai produk dari kemajuan teknologi di bidang peternakan dan kesehatan hewan, Ildex juga menjadi ajang temu bisnis para stakeholder peternakan, baik dari dalam maupun luar negeri.
 
 
“Melalui penyelenggaraan Ildex Indonesia 2019 ini diharapkan dapat menjadi stimulan bagi perkembangan dunia usaha peternakan dan kesehatan hewan dalam negeri. Seperti yang kita ketahui, komoditas peternakan merupakan salah satu target pengembangan pertanian di Indonesia guna menjadi lumbung pangan. Kita harapkan di 2045 bisa menjadi lumbung pangan untuk produk-produk pertanian,” harap Fini.
 
 
Menurutnya, bisnis di bidang peternakan dan kesehatan hewan memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan, termasuk bisnis dari hulu sampai dengan hilir. Mudah-mudahan dapat berkembang seiring dengan bertambahnya kebutuhan pangan masyarakat. Terutama pangan asal protein hewani yang amat bermanfaat untuk kecerdasan manusia. 
 
 
Fini menjabarkan, pada 2018 Produk Domestik Bruto (PDB) sub sektor peternakan mencapai 231,71 triliun atau berkontribusi sebanyak 16,35 % kepada total PDB di sektor pertanian yang totalnya sebesar 1.417,07 triliun. “Dengan adanya Ildex Indonesia 2019 ini, diharapkan business meeting selama 18 – 20 September akan mendorong berkembangnya industri peternakan dan kesehatan hewan di Indonesia. Sehingga nantinya akan berdampak pada peningkatan PDB peternakan pada khususnya dan pertanian pada umumnya,” jelasnya.
 
 
 
Selengkapnya baca di majalah TROBOS Livestock Edisi 241/Oktober 2019
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain