Jumat, 1 Nopember 2019

Komitmen Bangun Bisnis yang Berkelanjutan

Komitmen Bangun Bisnis yang Berkelanjutan

Foto: 


Menjalankan strategi bisnis yang dilaksanakan secara berkesinambungan, sehingga selain memperkuat perusahaan tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan
 
 
PT Japfa Comfeed Indonesia, Tbk (JAPFA) tidak pernah absen berpartisipasi dalam pameran peternakan (International Livestock, Dairy, Meat Processing, and Aquaculture Exposition) ILDEX. Tahun ini memasuksi tahun keempat, ILDEX digelar di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Banten pada (18-20/9). 
 
 
Dengan stan yang didominasi warna oranye dan tagline “Growing Towards Mutual Prosperity” JAPFA menampilkan berbagai produk unggulannya. Sambil menikmati pertunjukan musik, para pengunjung bisa melihat dan mengetahui lebih dekat contoh produk-produk yang dipajang di stan seperti teknologi kandang modern dan peralatannya, obat hewan, DOC (ayam umur sehari), pakan ternak, hingga produk olahan berbahan baku daging ayam dan sapi. 
 
 
Tak pelak, dengan beragam produk yang ditampilkan, stan JAPFA selalu dipadati pengunjung selama penyelenggaraan ILDEX berlangsung. Hal ini pulalah, yang mendorong penyelenggara pameran PT Permata Kreasi Media (PKM) mendaulat stan JAPFA sebagai pemenang pertama kategori The Best Performance Stand. 
 
 
Ditemui usai menerima penghargaan (20/9), Corporate Affairs Director JAPFA Rachmat Indrajaya mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. “Kami berusaha memberikan yang terbaik, dan Alhamdulillah terbukti kami mendapatkan penghargaan ini. Untuk ke depannya, mudah-mudahan JAPFA dapat memberikan yang lebih baik lagi dari apa yang sudah dicapai sekarang,” ujar pria yang disapa Rachmat ini. 
 
 
Lebih lanjut Rachmat menyampaikan, JAPFA berkomitmen membangun bisnis yang berkelanjutan. Sesuai dengan tema ILDEX tahun ini, “Bergerak Bersama untuk Keberlanjutan” JAPFA menjalankan strategi bisnis yang dilaksanakan secara berkesinambungan sehingga bisa menguatkan triple bottom line (people, planet and profit) perusahaan. “Dari itu juga, kami ingin membuktikan bahwa JAPFA sudah menerapkan Good Corporate Governance (Tata Kelola Perusahaan yang Baik),” terangnya. 
 
 
Ia mengungkapkan, pada ILDEX 2019 ini pihaknya sengaja mengundang semua divisi untuk mempromosikan masing-masing produk unggulannya. Selain itu, untuk mempererat hubungan dengan para customer. “Tidak semua customer mengetahui produk JAPFA, dengan datang ke pameran ini mereka lebih tahu bahwa JAPFA tidak hanya sekadar punya pakan maupun DOC, tetapi ada produk lainnya yang mereka butuhkan,” tegasnya. 
 
 
Seperti halnya, sambung Rachmat, tahun ini JAPFA menghadirkan Greenfields dan tim baru JAPFA yakni Best Food Solution. “Jadi JAPFA tidak hanya bergerak di peternakan sapi maupun ayam, tapi ada consumer good-nya. Secara grup, JAPFA sangat lengkap,” katanya. Tak tanggung-tanggung, selama ILDEX berlangsung stand JAPFA dikunjungi sekitar 1.500 orang customer dari seluruh Indonesia. 
 
 
Dengan pengunjung sebanyak itu, Rachmat mengatakan, lokasi penyelenggaraan ILDEX tahun ini sudah sangat bagus. Karena menurutnya, ICE memang dikhususkan bagi kegiatan yang bertaraf internasional. “Sangat tepat dan memang seringkali kegiatan lain diadakan di sini. Jadi untuk lokasi, lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Harapan ke depan, supaya lebih baik lagi dan semoga kami akan selalu berpartisipasi,” tuturnya. 
 
 
Aplikasi Teknologi Digital 
Tak hanya menampilkan produk unggulan di stannya, pada gelaran ILDEX 2019 ini, JAPFA juga berbagi informasi mengenai penerapan aplikasi digital di seluruh fasilitasnya dengan mengadakan seminar “Transformasi Digital di Dunia Peternakan”, yang diadakan pada hari pertama penyelenggaraan ILDEX (18/9). 
 
 
Sejalan dengan nilai perusahaan “Growing Towards Mutual Prosperity”, JAPFA terus berinovasi untuk memberikan mutu dan layanan terbaik kepada seluruh konsumen dan mitranya, JAPFA mempersiapkan mitra-mitranya untuk mengenal dan siap menghadapi persaingan bisnis yang kian kompetitif di era revolusi agribisnis yang serba digital. 
 
 
Dalam upaya menyongsong transformasi revolusi agribisnis 4.0, Japfa telah mengembangkan berbagai teknologi untuk mendukung proses produksi dan operasionalnya di semua lini usaha milik JAPFA, fungsi pengawasan operasional dan produksi kini telah dapat dipantau secara real-time berbasis digital. Hal ini diyakini akan secara signifikan meningkatkan efisiensi operasional yang tentunya berdampak positif terhadap peningkatan mutu dan hasil yang lebih baik. 
 
 
Head of Corporate IT PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk, Lukas Djuanda menyampaikan bahwa pihaknya menghadirkan solusi kepada para mitra peternak muda, di mana menjalankan bisnis peternakan kini sudah tidak merepotkan lagi, dengan teknologi digitalisasi fungsi pengawasan yang dikembangkan, dapat melakukan pengawasan operasional peternakan secara komprehensif meski lokasi tersebar di berbagai wilayah di seluruh nusantara. Pengawasan produksi dan efisiensi di seluruh fasilitas bisa dilakukan secara cepat dan akurat. 
 
 
Pada kesempatan itu pula, JAPFA memberikan penyuluhan dan edukasi kepada mitra peternaknya agar siap menghadapi persaingan bisnis global yang akan datang. Mitra dipersiapkan untuk bisa berinovasi mengembangkan usahanya agar dapat bersaing dan memperluas pasarnya. Berbekal aplikasi digital hasil kerjasama JAPFA dengan Agile Technica diharapkan mampu membantu peternak untuk menerapkan sistem transformasi digital di fasilitas unit usaha peternak pelanggan JAPFA. 
 
 
“Kami optimis ke depannya JAPFA dan seluruh mitra siap menghadapi revolusi agribisnis 4.0 dan kami yakin akan mampu bersaing di pasar global. Tak hanya sampai di sini, kami akan terus berinovasi untuk mengembangkan teknologi yang dapat membuat kami lebih baik dan semakin baik,” ujarnya. Lukas berharap, kerjasama JAPFA dengan Agile Technica dapat memberikan manfaat bagi peternak mitra dalam menerapkan teknologi digital sehingga mampu mendorong para pengusaha muda untuk turut terjun ke industri peternakan Indonesia secara modern dan efisien, serta mendukung upaya pemerintah dalam pemenuhan kebutuhan protein hewani bagi masyarakat Indonesia. TROBOS/Adv
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain