Senin, 25 Nopember 2019

Sarasehan Menanggapi Isu Pencemaran Dioksin pada Telur Ayam

Sarasehan Menanggapi Isu Pencemaran Dioksin pada Telur Ayam

Foto: ist/dok.UB


Malang (TROBOSLIVESTOCK.COM). Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) pada Minggu (25/11), mengadakan sarasehan bersama para pelaku peternakan. Terdiri dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Malang, kabupaten Blitar, dan kabupaten Kediri. serta Paguyuban Peternak Rakyat Nasional (PPRN).

 

Panitia sarasehan melalui siaran pers menjelaskan, tujuan sarasehan menyosialisasikan isu dioksin kepada peternak, bersama-sama pelaku peternakan memberikan sumbangsih pemikiran tentang, dan memberikan persepsi positif masyarakat tentang konsumsi telur.

 

Jawa Timur merupakan pusat ayam petelur dengan total nasional 45 juta populasi 29% sangat relevan untuk menanggapi isu dioksin sampai ke media CNN dan New York Style karena yang meneliti IPEN (International Pollutants Elimination Network) skala internasional sehingga hasil penelitian dipublikasi.

 

Hasil penelitian juga dianggap kurang relevan karena sampelnya hanya 3 butir dan kebetulan taking sampel mengandung telur dengan dioksin yang tinggi. Sampel telur yang diambil adalah telur ayam kampung namun bukan berarti terjadi pada telur ayam ras. Produk telur yang merupakan produk peternakan yang harusnya Aman Sehat Utuh Halal (ASUH).

 

Dioksin merupakan kelompok zat berbahaya dari hasil pembakaran plastik khususnya. Sehingga industri yang menggunakan klorin dengan pemanasan tinggi akan menyebabkan dioksin dan penyebarannya dapat melalui udara dan tanah.

 

Sumber dioksin utama yaitu hasil pembakaran sampah plastik, hasil samping proses produksi pestisida, industri baja, industri kertas, dan pembakaran hutan serta aktivitas gunung berapi sehingga tidak hanya dari plastik saja.

 

Menyikapi isu pencemaran dioksin kepala dinas pemprov Jatim, Gubernur dan Wagub (16 Nopember), pertama kali isu muncul langsung bertolak ke lokasi yaitu desa Bangun kab.Mojokerto yang juga dekat dengan pabrik tahu. sampel telur ayam kampung didapat dari populasi 5 ekor sangat dianggap kurang relevan

 

Hari berikutnya Gubernur survei ke Malang ke peternak ayam Ras petelur bapak Kholiq, dipastikan dengan kondisi peternak supply terbesar di Jatim untuk Blitar dan kab Malang dipastikan telur dari Jatim bebas dioksin.

 

Kegiatan menangkal isu dioksin dengan program makan telur bersama dengan meyakinkan telur ayam aman tidak mengandung dioksin. untuk UPT juga melakukan hal yang sama dan bersifat wajib dengan masyarakat sekitar.

 

Dispet memastikan bahwa 22% peternak rakyat secara nasional telah sesuai Good Farming Practices sehingga ayam dan telur yang beredar aman konsumsi. Terkait harga telur masih stabil dengan adanya dioksin yaitu antara 20.000-21.000 harga on farm.

 

Ketua pelaksana Siti Azizah mengatakan FPt UB akan follow up hasil penelitian sebagai senjata menyerang berita yang tidak benar. Press release ke media menjadi kunci dalam mempublikasi hasil sarasehan. ist/bella

 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain