Jumat, 24 Januari 2020

Efek Impor Daging Kerbau pada Usaha Sapi Dalam Negeri

Efek Impor Daging Kerbau pada Usaha Sapi Dalam Negeri

Foto: istimewa


Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Pengurus Besar Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (PB ISPI)  dan Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PB PDHI) melakukan kajian tentang dampak negatif importasi daging kerbau pada usaha sapi pedaging Indonesia melalui seminar di Jakarta pada 23/1. 
 
Acara dipandu oleh moderator Ketua Umum PB ISPI Didiek Purwanto dan menghadirkan pembicara Andre Revianda Daut, yang membahas tema Dampak Importasi Daging Kerbau Terhadap Usaha Sapi Potong di Indonesia. Pembicara kedua adalah Tri Satya Putri Naipospos dari PDHI yang membahas tema Dampak Importasi Daging Kerbau Terhadap Perkembangan Penyakit Mulut Dan Kuku sertta Penanganannya di Indonesia.
 
PB ISPI dan PB PDHI menyimpulkaN impor daging kerbau hanya menguntungkan peternak India dan pelaku tata niaga. Namun berdampak negatif bagi peternak Indonesia, usahanya menjadi tidak bergairah karena tidak berdaya saing, serta kehilangan pasar potensial hariannya di RPH. PB ISPI dan PB PDHI menyarankan, perlu keberpihakan terhadap peternak rakyat dengan meninjau ulang kebijakan impor daging asal India. Misalnya distribusi impor daging kerbau benar-benar hanya untuk industri, juga segmentasi harga daging kerbau, sapi impor dengan lokal. ist/ed/ramdan

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain