Selasa, 4 Pebruari 2020

Bimbingan Teknis Pembiakan Sapi untuk Peternak Penerima Bantuan Induk

Bimbingan Teknis Pembiakan Sapi untuk Peternak Penerima Bantuan Induk

Foto: ist/dok.IP2FC


Lembang (TROBOSLIVESTOCK.COM).Perwakilan kelompok peternak penerima bantuan induk sapi brahman cross (Bx) dari pemerintah mengikuti bimbingan teknis (bimtek) pengelolaan usaha pembiakan sapi pada 4-5 Februari 2020.

 

Bimtek ini merupakan bagian dari “Improvement Program For Productive Female Cattle” (IP2FC) hasil kerjasama Pengurus Besar Ikatan Sarjana Peternakan Indonesia (PB ISPI) –dan Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo) yang didukung oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehtan Hewan Kementerian Pertanian. Acara digelar di Balai Pelatihan Peternakan dan Ketahanan Pangan - Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat – Cikole, Lembang.

 

Panitia penyelenggara merilis, latar belakang kegiatan ini adalah bulan November 2018 Kementerian Pertanian telah memberikan bantuan induk Bx kepada 24 kelompok peternak di Jawa Barat. Mereka tersebar di Kabupaten Sumedang, Bandung Barat, Cianjur, Subang, Cirebon, Indramayu, Ciamis, Tasikmalaya dan Pangandaran.

 

Kemudian, tim gabungan PB ISPI – Gapuspindo menggelar Rapid Apraisal terhadap 24 kelompok peternak penerima bantuan itu, dan menemukan fakta pada umumnya sapi betina indukan BX mengalami kesulitan bunting, kurus dan sebagian mati. Diduga, faktor penyebab paling dominan adalah sapi-sapi tersebut tidak dipelihara sesuai dengan tuntutan kebutuhan hidupnya.

 

Misalnya, lemahnya manajemen pakan, kesulitan mengawinkan karena silent heat dan manajemen pengelolaan yang tidak sesuai dengan good farming practice. Selain masalah tersebut, faktor lemahnya pengelolaan kelembagaan usaha menyebabkan ada sebagian anggota kelompok yang mengundurkan diri, dalam mengelola sapi betina produktif tersebut. Sapi yang dikelola kelompok pun telantar, dan mengalami anoreksia (kekurangan pakan).

 

Selanjutnya, PB ISPI menugaskan Program Manajemen Unit (PMU) wilayah Jawa Barat untuk Bekerja sama dengan Balai Pelatihan Peternakan dan ketahanan pangan dinas DKPP Jabar mengadakan kegiatan Bimtek Pengelolaan Usaha Pembiakan Induk Sapi Bx. Bimtek ini akan ditindak lanjuti dengan bimbingan selama 5 bulan terhadap kelompok peternak tersebut.

 

Bimtek ini bertujuan untuk memperbaiki manajemen pakan, pola reproduksi dan manajemen usaha pembiakan induk sapi Bx bagi 24 kelompok peternak penerima. Pada akhir program diharapkan mereka akan mampu meningkatkan angka kebuntingan, menurunkan tingkat kematian, memperbaiki performansnya dan melaksanakan harmonisasi kelompok.

 

Materi bimtek yang diberikan antara lain manajemen pakan, meliputi pengetahuan bahan baku pakan, manajemen hpt, menyusun ransum sederhana, pengawetan pakan dengan pola fermentasi dan praktek pembuatan ransum/pakan. Materi sistem reproduksi meliputi pengetahuan alat reproduksi dan sistem perkawinan. Materi manajemen pencatatan dan rearing meliputi teknik membuat catatan dan manajemen rearing/pedet). Materi sosial - ekonomi peternakan meliputi perencanaan bisnis, biaya produksi dan pemasaran hasil dan pemberdayaan kelompok peternak.

 

Bimtek diikuti oleh 48 perwakilan kelompok peternak, 9 perwakilan dinas kabupaten, dan tenaga uptd penerima sapi Bx. Instruktur terdiri dari petugas BPPKP dinas DKPP, dosen Fakultas Peternakan Unpad dan tokoh peternak di Jawa Barat. ist/ed/yop

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain