Sabtu, 18 Juli 2020

BET Cipelang Peroleh Sertifikat Kesesuaian SNI Embrio Ternak

BET Cipelang Peroleh Sertifikat Kesesuaian SNI Embrio Ternak

Foto: ist/dok.DitjenPKH


Bogor (TROBOSLIVESTOCK.COM). Kualitas embrio ternak yang dihasilkan Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang - Bogor telah dinyatakan sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI), dibuktikan dengan diserahkannya sertifikat kesesuaian oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Kementerian Pertanian.

 

"Selamat kepada BET Cipelang yang telah memperoleh Sertifikat Kesesuaian SNI. Pemberian sertifikat ini semoga bisa menjadi motivasi untuk menjadi UPT sumber benih dan bibit unggul nasional yang berkelanjutan," ujar Dirjen PKH, I Ketut Diarmita.

 

Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, Ditjen PKH, Sugiono sudah menyerahkan secara langsung Sertifikat Kesesuan SNI Embrio Ternak kepada BET Cipelang yang diterima oleh Kepala Balai, Oloan Parlindungan.

 

Sugiono menjelaskan, Sertifikat Kesesuaian SNI ini merupakan jaminan tertulis yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) bahwa produk yang dihasilkan oleh produsen tersebut sudah sesuai dengan standar (SNI) yang menjadi acuannya.

 

"Ini merupakan jaminan tertulis yang diterbitkan oleh Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) bahwa produk yang dihasilkan oleh produsen tersebut sudah sesuai dengan standar (SNI)," jelas Sugiono.

 

Sugiono menambahkan, hal ini merupakan salah satu prestasi untuk Kementan, Ditjen PKH dan BET Cipelang itu sendiri. Berhasilnya BET Cipelang mendapat sertifikat juga sekaligus membuktikan bahwa produk embrio yang dihasilkan memiliki mutu yang baik.

 

Sebagai informasi, embrio memerlukan penanganan khusus agar dapat berkembang menjadi individu yang mewarisi sifat unggul tetuanya. Benih dan bibit ternak memiliki peran yang penting dan strategis dalam upaya meningkatkan produksi dan produktivitas ternak.

 

"Sehingga perlu diusahakan agar benih dan bibit yang diproduksi dan diedarkan tetap terjamin mutunya sesuai standar," imbuh Sugiono. Sebagaimana tercantum pada UU No. 41/2014 tentang perubahan atas UU No. 18/2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan Bab IV Pasal 13 ayat (5) yang menyebutkan bahwa setiap benih atau bibit yang beredar wajib memiliki sertifikat benih atau bibit yang memuat keterangan mengenai silsilah dan ciri-ciri keunggulannya.

 

Saat ini embrio yang dihasilkan BET Cipelang sudah memenuhi SNI 7880.1:2013 Embrio ternak-Bagian 1:Sapi. Sampai dengan bulan Juni BET Cipelang sudah memproduksi 786 embrio dari target 945 embrio tahun ini. Rata-rata per tahun BET Cipelang bisa menghasilkan 800 embrio ternak.

 

Mengacu pada Peraturan Pemerintah No 48 tahun 2011 tentang sumber daya genetik hewan dan perbibitan ternak, bibit didefinisikan sebagai ternak yang mempunyai sifat unggul dan mewariskannya serta memenuhi persyaratan tertentu untuk dikembangbiakkan. Sedangkan benih adalah bahan reproduksi ternak yang berupa mani, sel telur, telur tertunas, dan embrio.

 

Untuk memperoleh sertifikat Kesesuaian SNI, produsen benih/bibit harus melaksanakan kaidah kaidah perbibitan seperti identifikasi, pencatatan (recording) maupun seleksi. Pelaksanaan dan penerapan Good Breeding Practices di produsen yang optimal, Standar Nasional Indonesia (SNI) serta didukung dengan sistem manajemen mutu yang berkelanjutan.

 

Keseluruhan ketentuan tersebut dinilai oleh Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) Benih dan Bibit Ternak, LSPro Benih dan Bibit Ternak yang merupakan lembaga penilai kesesuaian yang berkedudukan di Ditjen PKH Kementan. LSPro Benih dan Bibit Ternak dibentuk berdasarkan Permentan Nomor 75 tahun 2011 tentang lembaga sertifikasi produk bidang pertanian. Seperti yang disebutkan dalam Undang Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 18 tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan Bab IV Pasal 13 ayat (6) dikatakan sertifikat benih atau bibit sebagaimana dimaksud pada ayat (6) dikeluarkan oleh lembaga sertifikasi benih atau bibit yang terakreditasi atau yang ditunjuk oleh Menteri. ist/ed/ntr

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain