Selasa, 1 September 2020

Olmix Luncurkan Produk Imunomodulator Berbahan Alga

Olmix Luncurkan Produk Imunomodulator Berbahan Alga

Foto: 


Searup® Still dihadirkan untuk memperbaiki kesehatan, menurunkan mortalitas serta memperkuat pertahanan alami sehingga menghasilkan performa ternak lebih baik
 
 
Perusahaan nutrisi hewan ternak asal Perancis, PT Olmix Indonesia Nutrition (Olmix) menggandeng PT SHS Internasional untuk meluncurkan produk terbarunya yaitu Searup® Still. Peluncuran produk ini dilakukan dengan seminar online pada Selasa (14/7). Sebelumnya Olmix juga mengadakan seminar online bekerjasama dengan PDHI (Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia) cabang DKI Jakarta pada Jum’at (3/7). Peserta yang hadir cukup antusias dan berasal dari seluruh Indonesia. 
 
 
Ketua IDHSPI (Ikatan Dokter Hewan Sapi Perah Indonesia), Asep Rahmat Khaerudin mengucapkan syukur atas terselenggaranya acara yang sangat menarik melalui daring disaat pandemi ini. “Saya berharap acara ini bisa memberikan keberkahan untuk kita semua selain memberikan wawasan, tambahan ilmu, saling berbagi pengalaman serta sebagai solusi dalam memecahkan masalah di lapangan,” ujar Asep. 
 
 
Product Manager PT SHS Internasional Lusianingsih Winoto, mengucapkan kebahagiaannya di saat pandemi Covid-19 masih dapat bertemu walaupun hanya melalui online untuk belajar bersama, bertukar informasi, dan berbagi pengalaman. PT SHS berkomitmen bekerjasama dengan para peternak untuk membantu menanggulangi masalah - masalah di peternakan. Pun dengan bangga dapat mendistribusikan produk yang baru di luncurkan ini. 
 
 
“Melihat banyak sekali kasus viral seperti yang menyebabkan penurunan kasus produksi, penurunan imun di peternakan, kami berterimakasih kepada Olmix yang telah melakukan riset dengan menghadirkan produk berbahan alga yang dapat meningkatkan imunitas,” terang Lusi. 
 
 
Ditambahkan Technical Manager Olmix Indonesia, Endri Yoga Laksana bahwa Olmix fokus pada pemanfaatan alga sebagai bahan baku untuk pembuatan obat hewan. Selama kurang lebih 20 tahun, Olmix melakukan pene¬litian alga untuk dapat dimanfaatkan dibidang kesehatan hewan, manusia dan tumbuhan. 
 
 
Pembicara yang hadir di webinar merupakan expert dibidangnya dan membahas lebih dalam mengenai produk – produk yang telah dihadirkan oleh Olmix ini.
 
 
Searup® Still 
Tony Unandar, Pakar Konsultan Perunggasan di Indonesia mengatakan bahwa suatu patogen mempunyai PAMP (Pathoghen Associated Molecular Pattern). Mereka ini dikenali oleh reseptor toll-like (TLR) pada hewan. Suatu PAMP bekerja mengaktifkan respon imun bawaan, melindungi inang dari infeksi dengan mengidentifikasi beberapa molekul. 
 
 
Lanjutnya, pada permukaan suatu sel terdapat reseptor yang sangat bervarisi. Dari penelitian pada ayam memiliki kurang lebih delapan reseptor untuk PAMP yang ditemukan pada sel – sel epitel TLR-2 dan TLR-4 yang berada dibagian permukaan, di luar maupun di dalam sel. Setelah diteliti bentuk kimiawi produk yang dihadirkan Olmix ini mirip sekali dengan yang ada pada patogen. 
 
 
“Kelihatan sekali dengan pemberian produk alga ini bahwa bahan aktif molekul bisa ditangkap LR-2 atau TLR-4. Mekanisme kerja produk ini sangat unik dan melibatkan imunologi molekular. Secara sekilas produk ini dikategorikan sebagai molekul imunomodula¬tor. Oleh karena itu dapat digunakan sebagai adjuvant dalam program vaksinasi,” ujar Tony. 
 
 
Country Manager PT Olmix Indonesia Nutrition, Yuana Saputra menjelaskan Searup® Still sengaja dihadirkan untuk memperbaiki kesehatan, menurunkan mortalitas serta memperkuat pertahanan alami sehingga menghasilkan performa yang lebih baik. Karena proses kerja produk ini menginduksi dan mengatur sistem imun tubuh. 
 
 
Searup® Still mengandung MSP® Immunity yaitu ekstrak alga dari Olmix dengan aksi biologis spesifik. Dan produk ini mengandung algae cocktail tanpa adanya penambahan air karena sudah mengandung mineral dan trace element mineral yang mengandung asam amino, vitamin A,D3, E dan B complex. 
 
 
Masih menurut Yuana, MSP® Immunity ini aktifitasnya unik dan responnya cepat dalam tubuh hewan karena memiliki struktur molekul yang kompleks yakni hetero-polisakarida bercabang dan bersulfat yang spesifik. Kandungan gula yang beraneka ragam seperti glukosa, galaktosa dan mannosa dan yang jarang ditemui seperti rhamnosa dan fucosa. 
 
 
Dengan proses produksi multi step berkualitas tinggi, MSP® Immunity bersifat imunomodulasi kekebalan adaptif dan bawaan yang dibuktikan oleh penelitian. “Peningkatan efisiensi performa ditunjukkan dalam uji lapang terkontrol seperti meningkatkan kesehatan dan homogenitas vaksin, meningkatkan pertumbuhan serta membantu mengurangi penggunaan antibiotik,” papar Yuana. 
 
 
Ditambahkan Endri, Searup® Still menggunakan teknologi ekstraksi MSP® (Marine Sulfated Polysaccharide). MSP® ini sangat unik dan spesial. MSP® adalah polisakarida sulfat yang sangat aktif dan 100 % spesifik dari makroalga. Hanya ditemukan di lingkungan laut ketika sulfur berlimpah dan dapat di metabolisme. Tidak ditemukan di tanaman darat, mikroalga, atau pun dinding sel ragi. Strukturnya mirip dengan glikosaminoglikan hewan (GAGs), jadi MSP® ini akan mudah diserap tubuh hewan.
 
 
Keistimewaan 
Keunggulan lain yang dimiliki Searup® Still, tidak hanya untuk unggas. Namun, untuk hewan besar seperti sapi dapat menggunakan produk ini. Penggunaan produk ini dapat diberikan pada saat hewan mengalami gangguan pernapasan, transfer imun yang rendah, manajemen vaksinasi, periode kering kandang serta penurunan pertahanan alami. 
 
 
Yuana mengemukakan Olmix sudah melakukan serangkaian pengujian terhadap produk ini baik invitro maupun invivo. Baik uji coba di layer (ayam petelur), broiler (ayam pedaging), dan sapi di Perancis, Rumania serta Spanyol. Pada unggas menunjukkan peningkatan performa dibandingkan kontrol, status kekebalan lebih baik dan peningkatan keuntungan bersih. “Peningkatan pendapatan bersih tercatat +425 € dibandingkan tidak menggunakan Searup® Still dalam trial tersebut,” terangnya. 
 
 
Endri menambahkan dengan pengujian terhadap sapi, diperoleh hasil Searup® Still mampu mempertahankan kekebalan dan penurunan penggunaan antibiotik. “Penu¬runan penggunaan antibiotik mencapai 40 % dibandingkan menggunakan obat lain,” jelasnya. 
 
 
Solusi untuk permasalahan lainnya di sapi, Olmix menghadirkan produk berbahan alga yang disebut DigestSea®. Produk ini dapat digunakan saat sapi mengalami toksin, terapi pengobatan, tantangan sanitasi dan ketosis. 
 
 
Diutarakan Endri, DigestSea® dapat mencegah permasalahan ketosis di sapi. Karena produk ini meningkatkan pengelolaan lipid. Kandungan DigestSea® berupa alga dan MSP® lipids. MSP® lipids ini memperbaiki metabolisme lipid yang dapat membuat sistem pencernaan lebih efisien serta dapat digunakan ketika pencernaan terganggu, seperti pergantian pakan, setelah pengobatan, kelebihan toksin dan gangguan metabolisme,” terang Endri. 
 
 
Bicara mengenai ketosis Chief Executive Officer Dairy Pro, Deddy Fakhrudin Kurniawan mengatakan ketosis adalah kelainan metabolisme yang ditandai dengan naiknya kadar badan keton dalam darah. Permasalahan ketosis dapat terjadi kapanpun, paling sering terjadi pada periode seputar kelahiran pada sapi betina. Ketosis bisa terjadi karena kekurangan protein pakan, distokia dan kerusakan liver. Oleh itu, pentingnya mengetahui permasalahan ketosis pada sapi. 
 
 
Jika ketosis terjadi, maka produksi tidak optimal sehingga sapi – sapi di peternakan akan berujung di afkir, kasus kesehatan meningkat, puncak produksi terhambat, berahi dan kebuntingan tertunda. “Kita harus cegah ketosis dengan pemberian nutrisi seimbang yang sesuai tahapan fisiologis sapi dengan tetap memperhatikan kesehatan liver pada sapi,”ujarnya. TROBOS/Adv
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain