Kamis, 1 Oktober 2020

Malindo Ekspor Perdana SunnyGold ke Jepang

Malindo Ekspor Perdana SunnyGold ke Jepang

Foto: 
Ekspor perdana produk SunnyGold dihadiri Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo

SunnyGold merupakan produk makanan olahan dengan berbagai varian dan cita rasa yang tidak diragukan lagi kelezatannya. Produk ini akan menjadi kebanggaan Indonesia untuk dapat dinikmati di kancah internasional
 
 
PT Malindo Food Delight (MFD) - anak perusahaan dari PT Malindo Feedmill Tbk mengekspor produk olahan nugget dan karage berlabel SunnyGold ke Jepang melalui gelar ekspor perdana yang dihadiri Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL), Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Nasrullah, Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian, Abdul Rochim, Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil, pejabat Kementan lainnya serta jajaran Direktur PT Malindo Feedmill Tbk., Lau Joo Hwa, Lau Joo Keat dan Rewin Hanrahan, Selasa (1/9) di Cikarang, Jawa Barat. 
 
 
Rewin Hanrahan pada seremoni “Ekspor Perdana SunnyGold ke Jepang” menyampaikan bahwa dengan mengusung SunnyGold sebagai produk unggulan, PT Malindo Food Delight sangat siap untuk masuk ke kancah internasional. PT Malindo Food Delight merupakan divisi pengolahan makanan berbahan baku ayam yang berdiri pada tahun 2013. SunnyGold diproduksi dengan menggunakan mesin-mesin yang bertaraf internasional sehingga tidak kalah dengan produk-produk negara maju. 
 
 
Dia menegaskan pabrik pengolahan dan produk SunnyGold memiliki standar ISO 22000 dan ISO 9001 yang telah diaudit oleh auditor international SAI Global. “Produk kami juga telah mendapatkan sertifikasi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan LPOM MUI sehingga dijamin kehalalannya,” ujarnya. 
 
 
Pelepasan ekspor perdana oleh Mentan SYL, dituturkan Rewin memberikan energi kepada PT Malindo Food Delight untuk terus mencari pangsa pasar negara lain secara berkesinambungan. Hal ini tentunya juga sejalan dengan program pemerintah yaitu Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks). Dalam mendukung program tersebut Rewin menyampaikan juga akan mengekspor ke negara-negara tetangga seperti Papua Nugini dan Timor Leste. 
 
 
Harapan Mentan 
Menteri Pertanian, SYL mengucapkan selamat atas keberhasilan Malindo menembus pasar olahan ayam di Jepang, karena negara yang dijuluki ‘Matahari Terbit’ itu menerapkan prosedur dan standar mutu yang sangat ketat. “Harus ada langkah terobosan dan membiasakan tidak menyerah dalam kondisi sekarang dan itu telah dilakukan MFD,” ujar SYL.
 
 
Hal itu membuat SYL memberikan dukungan penuh kepada Malindo dengan produk SunnyGold. Bagi dia, pencapaian perdana ekspor SunnyGold bermakna bukan hanya untuk perusahaan, namun juga membangun harga diri bangsa. Oleh karena itu dia perintahkan kepada jajaran pejabat di Kementerian Pertanian untuk memberi dukungan lebih besar lagi terhadap rencana ekspor ke negara lain tidak hanya ke Jepang. 
 
 
Dia pun memuji SunnyGold sangat layak dikonsumsi oleh masyarakat di luar negeri, karena diproduksi dengan standar higienis yang sangat tinggi dan didukung oleh peralatan produksi modern. “Jepang saja bisa tembus apalagi negara lain seperti Timor Leste dan Papua Nugini. Ekspor ini bisa diperbesar 10 kali lipat dari ini dan itu menjadi target kita semua. Mengingat sektor pertanian menjadi penolong pertumbuhan ekonomi nasional dengan angka 16,4 % dan itu hasil kerja dari semua pihak,” tuturnya. 
 
 
Publik Ekspos Tahunan 
Sebelum menggelar ekspor perdana SunnyGold, PT Malindo Feedmill Tbk tiga hari sebelumnya menyelenggarakan Publik Ekspos Tahunan. Acara yang digelar bersamaan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar Biasa (RUPSLB) dilaksanakan pada hari Jumat (28/8) di Hotel Kristal Jakarta dan digelar juga secara virtual. Rewin Hanrahan menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 mengakibatkan pemasaran pakan dan DOC dalam negeri terdampak. Namun untuk pasar makanan olahan terjadi peningkatan permintaan yang cukup signifikan. TROBOS/Adv
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain