Kamis, 1 Oktober 2020

Menko Perekonomian Bantu Perunggasan

Jakarta (TROBOS). Dalam pertemuan yang dilakukan oleh Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (Pinsar) dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) pada Jumat (11/9), Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto mengungkapkan perunggasan nasional perlu diperbaiki untuk dapat menciptakan suasana yang kondusif bagi seluruh pelaku bisnisnya. Airlangga pun mengaku siap untuk membantu memperbaiki sektor perunggasan yang dalam kurun waktu 2 tahun ini tak henti mengalami kerugian.
 
 
Ketua Pinsar sekaligus anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Singgih Januratmoko menyebutkan beberapa akar permasalahan di bidang perunggasan yang hingga 2 tahun didera kerugian ini. “Langkah yang harus diambil oleh pemerintah adalah menyeimbangkan pasokan (supply) dan permintaan (demand) serta memperbaiki harga ayam hidup (live bird) di tingkat peternak. Karena dalam hal ini Kementerian Perdagangan (Kemendag), tidak konsisten dengan pelaksanaan dan pengawasan regulasi terkait harga acuan (farm gate),” tegas Singgih.
 
 
Mewakili suara peternak, ia pun menyampaikan keluhan terkait desakan dari Brasil untuk memasukkan produk ayamnya ke Indonesia. Singgih meminta pemerintah untuk mengambil langkah strategis sebagai upaya perlindungan kepada peternakan unggas nasional. Sementara itu, terkait keberadaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertugas di sektor perunggasan untuk diberi Penyertaan Modal Negara (PMN), sehingga keberadaannya bisa benar-benar efektif. bella
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain