Selasa, 13 Oktober 2020

Areal Bekas Tambang untuk Budidaya Pakan dan Ternak

Areal Bekas Tambang untuk Budidaya Pakan dan Ternak

Foto: ist/dok.ZOOM-HANTER


Kalimantan Timur (TROBOSLIVESTOCK.COM). Lahan bekas tambang batu bara relatif lebih aman untuk ditanami tanaman pakan. Sedangkan bekas tambang nikel dan emas perlu waktu lama untuk menghilangkan residu pada tanah yang beresiko mencemari hijauan pakan.

 

Hal itu dikatakan Prof Luki Abdullah Dosen Departemen Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan (INTP), Fakultas Peternakan, IPB University pada Seminar Nasional bertaju “Pemanfaatan Lahan Pasca Tambang untuk Peternakan Sebagai Jembatan Ekonomi Masyarakat”, Sabtu (10/10).

 

Pada seminar yang digelar oleh Himpunan Alumni Fakultas Peternakan  (Hanter) DPD Kalimantan Timur – Utara (Kaltimtara) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Alumni Fakultas Peternakan  (Hanter) Kalimantan Timur ini, Luki menyatakan lahan bekas tambang mampu menjadi solusi pemulihan ekonomi daerah setempat.

 

Meskipun demikian, dia menerangkan, masih ada karakter pembatas pada area bekas lahan untuk menanam. Karakter pembatas itu adalah pH rendah, bahan organik rendah, kapasitas tukar kation rendah, dan daya menggenang air yang eksrim. Daya menggenang air ini bisa sangat tinggi, namun juga bahkan bisa tidak ada airnya.

 

Ditambahkan Dadang Sudaryana, anggota HA IPB University bahwa area bekas tambang dapat dimanfaatkan untuk peternakan yang berbasis mini ranch. "Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Kalimantan Timur telah meneliti di tiga kabupaten pada tiga lokasi bekas tambang batubara. Berdasarkan penelitian tersebut, lahan dapat digunakan untuk budidaya peternakan khususnya ternak sapi potong,” ungkapnya.

 

Ketua DPD Hanter Kalimantan Timur-Utara, Novel Reonald mengatakan seminar ini diselenggarakan karena polemik tidak dimanfaatkannya area bekas tambang. Padahal area tersebut berpotensi untuk dimanfaatkan, sehingga menjadi area produktif peternakan.

 

Hanter sebagai wadah alumni peternakan mencoba berperan aktif untuk meningkatkan perkembangan peternakan di Bumi Etam (baca: kalimantan timur). Topik pemanfaatan areal tambang untuk peternakan, karena bahwa pertambangan batubara meninggalkan banyak lahan yang tidak layak pakai untuk hunian atau bahkan pertanian. Disisi lain, lahan eks tambang tersebut sangat cocok untuk digunakan memelihara sapi mengingat tambang berada cukup jauh dari pemukiman. “ Peternakan pun sebaiknya jauh dari pemukiman mengingat pengolahan limbahnya masih ada yang belum bisa mengelola dengan baik,” jelasnya. rw/ramdan

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain