Senin, 26 Oktober 2020

Puslitbangnak Gelar Semnas TPV secara Virtual

Puslitbangnak Gelar Semnas TPV secara Virtual

Foto: 


Bogor (TROBOS). Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan (Puslitbangnak) mengadakan Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2020 (26 – 27/10). Kegiatan rutin tahunan Puslitbangnak kali ini diselenggarakan secara virtual dengan tema “Teknologi Inovatif Peternakan dan Veteriner Menuju Industri Peternakan Maju, Mandiri, dan Modern di Era New Normal,”. Dihadiri oleh seluruh stakeholder peternakan mulai dari akademisi, lingkup Puslitbangnak, asosiasi peternakan dan tamu undangan.
 
 
Agus Susanto, Kepala Puslitbangnak dalam sambutan pembukaannya mengatakan tema seminar nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2020 berkaitan  dengan kondisi yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini. “Seminar ini diharapkan dapat menambah informasi dan mempercepat alih teknologi hasil penelitian-penelitian unggulan untuk pengembangan usaha peternakan yang berdaya saing. Selain itu, juga dapat berperan sebagai sarana dalam membangun kerjasama antar institusi terkait dengan pihak swasta maupun praktisi peternakan, selain masukan, gagasan dan   pengetahuan  bagi para pengambil kebijakan dalam upaya  untuk  meningkatkan kesejahteraan masyarakat peternak,” ujarnya.
 
 
Kepada Litbang Pertanian, Fadjry Djufry menyampaikan seminar ini penting dilaksanakan sebagai media dan sarana saling tukar menukar informasi serta menyampaikan inovasi dan hasil-hasil penelitian terkini untuk mendukung pembangunan subsektor peternakan dan kesehatan hewan. Forum ini juga diharapkan dapat berperan dalam membina dan membangun jejaring kerjasama penelitian dengan multi pihak, baik didalam negeri maupun luar negeri.
 
 
“Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner ini saya berharap dapat dihimpun gagasan pemikiran dan teknologi terbaru yang dapat berkontribusi dalam mempercepat pembangunan peternakan berkelanjutan khususnya sehingga visi pembangunan pertanian Indonesia dapat terwujud,” harapnya.
 
 
Seminar  diawali dengan pidato kunci  “Peluang dan Tantangan Teknologi Inovatif Peternakan dan Veteriner di Era New Normal Menuju Industri Peternakan Maju, Mandiri, dan Modern” oleh Kepala Badan Litbang Pertanian, dan dilanjutkan dengan menampilkan makalah undangan dari dalam maupun luar negeri, yaitu Prof Dennis Poppi, BAgSc, MPhil, PhD, School of Agriculture and Food Sciences the University of Queensland, Brisbane, Australia dengan topik “Strategies to Improve Local Beef Cattle Industry Supply Chains During the Pandemic of Covid-19” pada (26/10).
 
 
Sedangkan pada hari kedua (27/10) pematerinya diantaranya adalah Dra Sri Arundhati, MSc, Direktur Adaptasi Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dengan  topik “Strategi Menghadapi Perubahan Iklim dalam Era New Normal untuk Mendukung Peternakan Maju, Mandiri, dan Modern”. Lalu, Dr drh NLPI Dhamayanti MSi, Kepala Balai Besar Penelitian Veteriner,  Pusat Penelitian dan Pengembangan Peternakan, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian dengan topik “Mewaspadai dan Merespon Zoonosis Emerging dan Re-emerging Infectious Diseases”; dan Ir Didiek Purwanto IPU,  Direktur Utama PT Karunia Alam Sentosa Abadi  dengan  topik “Kemandirian Usaha Sapi Potong Modern Berbasis Sumberdaya Lokal”.
 
 
Selain itu, terdapat 86 makalah penunjang (hasil seleksi dari 113 makalah yang masuk ke panitia) akan dipresentasikan secara oral. Makalah berasal dari berbagai instansi terkait, seperti Perguruan Tinggi, lingkup Badan Litbang Pertanian (Puslitbang/Balai Besar, termasuk Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP)), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi, dan Balai Besar Veteriner. ramdan
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain