Minggu, 1 Nopember 2020

Upaya Mendongkrak Kualitas HPT

Upaya Mendongkrak Kualitas HPT

Foto: 
Kecukupan HPT sebagai pakan utama ruminansia supaya produksinya optimal

Pemerintah telah memberikan wadah bagi para pemulia pakan untuk dapat mengusahakan tanaman-tanaman lokal asli Indonesia supaya produksinya meningkat, baik dari segi kualitas maupun kuantitasnya
 
 
Koordinasi semua stakeholder diperlukan dalam mengembangkan komoditas peternakan, tidak terkecuali di pakan ternak. DiungkapkanKetua Umum HITPI, Luki Abdullah, koordinasi antara HITPI dengan para pemangku kebijakan di bidang pakan berjalan dengan baik. Kerja sama ini sudah diinisiasi sejak Direktur Pakan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian (Ditjen PKH Kementan) terdahulu.
 
 
“Begitu pula kerja sama HITPI dengan pemerintahan daerah (pemda) dan para pelaku pengusaha guna mengembangkan HPT berkualitas. Anggota HITPI dalam berbagai macam program dari pemda di setiap dinasnya, turut berkiprah menjadi narasumber dan pendamping di beberapa kegiatan,” ungkapnya dalam Seminar Nasional Himpunan Ilmuwan Tumbuhan Pakan Indonesia (HITPI) ke-10 dengan mengangkat topik ‘Peningkatan Kapasitas Hijauan Pakan untuk Menjaga Keberlanjutan Bisnis Peternakan Selama Masa Pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019) dan Era New Normal’ pada Senin (27/7) yang diikuti oleh lebih dari 230 partisipan.
 
 
Lanjutnya, HITPI telah satu dekade mengabdi untuk negeri, bertujuan untuk menjembatani gap (jarak) pengetahuan antara para ilmuwan dengan peternak. Anggota HITPI sendiri terdiri dari para pelaku usaha di bidang hijauan pakan ternak (HPT), ilmuwan dan pengembang hijauan pakan.
 
 
“HITPI telah mengadakan seminar bertaraf nasional ke-10, baik secara resmi atau langsung maupun daring. Berbagai kegiatan individual dari para peneliti dan anggota HITPI sendiri di tengah masyarakat sudah banyak terlibat guna mengembangkan HPT. Jika dilihat tren geliat HPT saat ini dari perspektif bisnis, pengembangan riset maupun ketersediaan dana riset, menunjukkan bahwa HITPI cukup berpengaruh dan berkontribusi dalam menciptakan HPT berkualitas di Indonesia,” papar Luki.
 
 
Luki meyakini, HPT pada era new normal (kenormalan baru) termasuk biomasa dari komoditi yang tidak terganggu oleh guncangan pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019). “HPT bahkan menjadi salah satu buffer stok pakan di Indonesia, yang dilaporkan cukup signifikan membantu kelangsungan usaha peternakan. Oleh itu, HITPI berharap ke depannya peternak dapat terus menggenjot produktivitas hijauan pakannya,” harapnya.
 
 
Selain itu, Luki pun berharap akan bermunculan program-program dari pemerintah yang dapat mendukung harapan masyarakat, terutama kaitannya dengan HPT. Sebab dari berbagai riset yang dilakukan oleh HITPI, membuktikan bahwa hijauan pakan bisa menghemat biaya produksi pakan.
 
 
Bank Pakan untuk Peternak
Direktur Pakan Ditjen PKH Kementan, Makmun Junaiddin dalam konferensi pers menyatakan bahwa Direktorat Pakan merupakan direktorat termuda di Ditjen PKH Kementan. Sementara pakan merupakan hal yang pokok di dalam produksi ternak. Data hasil survei dari Badan Pusat Statistik (BPS) tentang peternakan, menunjukkan bahwa pakan berperan lebih dari 50 % dalam produktivitas ternak. Artinya peran pakan ini sangat penting, sehingga hal tersebut menjadi perhatian utama dari Direkorat Pakan.
 
 
“Berbicara tentang ternak ruminansia, tentu banyak HPT di dalamnya. Kami telah menyelenggarakan beberapa kegiatan sebelumnya, seperti Gerbang Patas yaitu program gerakan menanam tanaman. Kemudian ada pula pengolahan HPT, seperti silase walaupun belum masif,” ungkap pria yang baru saja dilantik pada Juni lalu ini.
 
 
Ke depannya, Makmun telah menciptakan program bank pakan yaitu dengan menjadikan pakan sebagai komoditi usaha bagi para peternak. Tujuannya di samping memenuhi kebutuhan pakan bagi ternak-ternak mereka, peternak pun dapat memiliki pemasukan harian. Makmun mengklaim, jika menunggu ternak untuk berproduksi akan memakan waktu cukup lama, tetapi jika pakan bisa dijual setiap hari.
 
 
 
Selengkapnya baca di majalah TROBOS Livestock Edisi 254/November 2020
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain