Minggu, 1 Nopember 2020

Tindakan Preventif Minimalkan Resiko Infeksi ND dan Coryza

Tindakan Preventif Minimalkan Resiko Infeksi ND dan Coryza

Foto: 
Kiki Teguh Robiyanto

Kondisi lingkungan yang lembab dan musim hujan meningkatkan faktor resiko serangan penyakit. Penerapan biosekuriti, manajemen kandang dan lingkungan serta vaksinasi merupakan kunci sukses peternak dalam mencegah ND dan Coryza
 
 
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Semboyan inilah yang diterapkan Kiki Teguh Robiyanto dalam menggeluti usaha peternakan ayam pedagingnya. Pemilik peternakan broiler (ayam pedaging) KK Prima Utama di Kotawaringin Barat, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah ini sudah berkecimpung di dunia peternakan sejak 2010. Ia memulainya dengan mendirikan poultry shop, kemudian berkembang menjadi peternakan broiler.
 
 
Kiki menuturkan dengan menerapkan tindakan pencegahan terbukti dapat meminimalkan resiko kerugian Kalaupun ada serangan penyakit, penanganannya akan lebih mudah dan peluang keberhasilan pemulihan keadaan akan lebih besar. 
 
 
Mencegah Penyakit Coryza & Newcastle Disease (ND) 
Ia menceritakan pengalamannya menghadapi penyakit coryza. Penyakit yang menyerang saluran pernafasan ayam ini beberapa kali muncul, baik di peternakan pribadi maupun di kelompok ternak kemitraannya. “Gejala coryza yang saya pahami adalah kepala bengkak dan hidung berlendir. Biasanya muncul jika kondisi lingkungan kandang yang lembab sehingga bakteri penyebabnya cepat berkembang,” terang Kiki. 
 
 
Menurut pengalamannya, coryza sering terjadi pada saat musim hujan. Sebelum terjadi, ia sudah melakukan upaya pencegahan terlebih dahulu. Seperti mengatur sirkulasi udara kandang dengan menggunakan blower, memperpanjang masa brooding, menerapkan biosekuriti, menjaga kondisi lingkungan kandang, dan tentunya dengan vaksinasi. 
 
 
Untuk urusan vaksinasi, Kiki mempercayakannya kepada Medion. Ia menggunakan produk Medivac ND-Coryza Emulsion. Vaksin ini diberikan dengan cara disuntikkan pada ayam umur sehari. Ia mengaku puas dengan Medivac ND-Coryza Emulsion. “Menurut saya Medion selangkah lebih maju dibandingkan yang lain. Sepengetahuan saya, hanya Medion yang memproduksi vaksin jenis ini,” ungkap Kiki. 
 
 
Medivac ND-Coryza Emulsion digunakan untuk mencegah ND dan coryza. Pada ayam broiler program vaksinasi dengan Medivac ND-Coryza Emulsion bisa dilakukan dengan 1 kali pemberian sehingga lebih praktis dan efisien, baik dari segi biaya maupun tenaga. Selain itu, tingkat stres yang dialami ayam pun menjadi lebih ringan. 
 
 
Sejauh ini tindakan pencegahan dan vaksinasi yang Kiki lakukan cukup ampuh. Menurutnya, produk sebagus apapun kalau manajemen kandang dan lingkungan tidak diperhatikan maka akan sia-sia. Ia menyarankan kepada peternak di Indonesia untuk menerapkan tindakan pencegahan dibandingkan pengobatan. Karena akan jauh lebih murah. TROBOS/Adv
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain