Minggu, 1 Nopember 2020

Produk Bahan Baku Nutricell Tembus Pasar Eropa

Produk Bahan Baku Nutricell Tembus Pasar Eropa

Foto: 
Pemotongan pita dan pemecahan kendi sebagai simbolis pelepasan ekspor produk Nutricell ke Eropa

Produk Nutricell bukan hanya memenuhi persyaratan mutu kualitas, namun juga unggul serta aman untuk manusia dan hewan ternak.Nilai bahan baku obat hewan yang diekspor Nutricell ke Jerman sebanyak 5 ton mencapai 53.000 euro atau sekitar 917 juta rupiah
 
 
PT Nutricell Pacific (Nutricell), salah satu perusahaan obat hewan nasional terus menunjukkan kiprahnya di industri peternakan dan kesehatan hewan tanah air. Setelah mendapatkan ijin produksi pada 2015, Nutricell terus mengem¬bangkan diri untuk menjadi pelaku industri obat hewan yang mampu memberikan kontribusi terhadap tercukupinya kebutuhan protein bagi masyarakat Indonesia. Selain itu, terus membangun jaringan bisnis guna menciptakan nilai tambah bagi pelaku industri di bidang ini. Nilai tambah ini juga yang membuat produk Nutricell mampu menembus pasar internasional. 
 
 
Setelah pada 2019 berhasil melakukan ekspor perdana produk bahan baku obat hewan ke pasar Asia, Nutricell k emba li me la k uk an ekspor di 2020. Tidak tanggung-tanggung, kali ini produk Nutricell mampu menembus pasar Eropa yaitu Jerman. Adapun produk yang diekspor adalah ekstrak tanaman sebanyak 5 ton dengan nilai mencapai 53.000 euro atau sekitar 917 juta rupiah. Dalam sambutannya saat peluncuran ekspor produk Nutricell ke Eropa di BSD (8/10), CEO Nutricell Suaedi Sunanto menyampaikan rasa syukurnya atas capaian Nutricell tahun ini. “Masih segar dalam ingatan, tahun lalu Nutricell juga melakukan ekspor ke Vietnam. Tentunya ini merupakan komitmen dari kami bahwa produk Indonesia mampu diterima di negara lain serta negara maju seperti Eropa. Artinya, produk yang kami buat memenuhi standar kualitas dunia,” klaim Suaedi. 
 
 
Menurut Suaedi, hal ini tidak lepas dari komitmen manajemen Nutricell untuk meningkatkan kualitas produk yang tercipta dari nilai investasi yang cukup signifikan terutama untuk membangun fasilitas laboratorium, analisa serta manajemen data. “Sejak akhir 2019, Nutricell telah mendapatkan sertifikasi ISO-22000 sebagai bentuk komitmen Nutricell terhadap keamanan pangan. Sehingga produk Nutricell bukan hanya memenuhi persyaratan mutu kualitas, namun juga ung¬gul serta aman untuk manusia dan hewan ternak,” urainya. 
 
 
Produk Lokal, Kualitas Internasional 
Bukan hal mudah menembus pasar Eropa yang menerapkan standar tinggi dalam keamanan pangan. Menurut Chairman Nutricell, Rachmat Pambudi, Jerman adalah salah satu yang menerapkan standar tinggi terkait keamanan pangan. “Merupakan kebanggaan dan juga rasa syukur, saat hampir semua lini bisnis sedang menghadapi kesulitan, Nutricell mendapatkan peluang yang luar biasa. Hal ini hanya bisa terjadi karena rekan-rekan Nutricell bekerja keras, cerdas dan cermat. Dan hasilnya tercermin dalam ekspor bahan baku obat hewan, yang semula tidak kita duga akan menjadi sumber ekspor,” urainya. 
 
 
Suaedi menambahkan, proses transfer teknologi maupun sharing ilmu dengan para mitra, supplier, principal maupun pemerintah turut menjadi faktor keberhasilan Nutricell dalam menghasilkan produk yang berkualitas Menurut Suaedi, produk obat hewan dimanapun diseluruh dunia peraturannya relatif banyak seperti mulai dari efikasi, keamanan dan proses produksi yang tidak merusak lingkungan. Sehingga, aturan berlapis agak menyulitkan bagi pemain kecil. “Tapi bagi kami ini menjadi langkah awal yang bagus dengan menembus pasar Eropa, artinya produk yang kami hasilkan secara kualitas sudah cukup bagus dan dari sisi keamanan sesuai standar serta produk kami ramah lingkungan,” terangnya. 
 
 
Walaupun menjadi peluang bagi industri obat hewan, lanjut Suaedi, namun biasanya kontinuitas suplai menjadi hal yang krusial. “Oleh karena itu, kami memilih produk industrial berupa ekstrak tanaman untuk menciptakan nilai tambah dari industri tersebut dan dari sisi ketersediaan bahan baku lebih aman,” jelas Suaedi.
 
 
Sementara itu, Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya yang diwakili oleh Direktur Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Fadjar Sumping Tjatur Rassa menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada Nutricell yang telah berupaya memproduksi produk yang dapat diterima di negara tujuan pada kondisi saat ini. Dijelaskan Mentan, berdasarkan data BPS, kinerja ekspor komoditas peternakan pada 2020 periode Januari -Agustus mencapai 201.708 ton atau senilai Rp. 7,83 triliun. Dengan kata lain, volume ekspor meningkat sebesar 14,80 % dan nilai ekspor meningkat sebesar 18,65 %. Mentan juga menyampaikan harapannya agar hal ini dapat memotivasi bagi pelaku usaha lain untuk tetap berupaya melakukan percepatan ekspor komoditas peternakan lainnya dengan meningkatkan kualitas produk dan promosi ke negara lain.
 
 
Industri Obat Hewan, Masih Menjanjikan 
Pandemi Covid 19 nyaris meruntuhkan hampir semua lini bisnis secara global. Tetapi menurut Suaedi, hal ini sekaligus membuka peluang ketika akhirnya mata dunia terbuka yang selama ini industri bahan baku obat hewan dan farmasi sangat tergantung pada Tiongkok, kini disadari jika itu tidak sehat. “Industri membutuhkan suplai alternatif dan kami melihat itu sebagai peluang dan kesempatan bagi semua pelaku industri obat hewan. Disini peran Nutricell bisa memberikan benchmark untuk industri peternakan maupun industri obat hewan bahwa industri ini sangat menjanjikan walau dalam keadaan apapun,” tegasnya. 
 
 
Rachmat pun berharap agar Nutricell tidak berhenti sampai disini, tetapi percepatan harus dilipat gandakan. “Industri ini akan jadi masa depan, menjadi tulang punggung dan bisa memakmurkan kita semua. Bukan hanya generasi sekarang tapi juga anak cucu kita,” ucapnya kepada Direktur Kesehatan Hewan. 
 
 
Menanggapi hal tersebut, Fadjar menyampaikan pihaknya siap bersinergi dan memberikan support agar industri obat hewan terus tumbuh. “Terkait proses-proses yang harus dilakukan mulai dari produksi, perijinan, rekomendasi dan hal lainnya sehingga bisa menjangkau pasar yang lebih luas dan siap bersaing di pasar internasional, kami siap support,” pungkasnya. TROBOS/Adv
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain