Jumat, 1 Januari 2021

Koperasi Peternak Kambing Lampung

Koperasi Peternak Kambing Lampung

Foto: syafnijal datuk
Pendiri koperasi bersama pejabat Dinas Koperasi berfoto bersama seusai acara pembentukan koperasi

Dibentuk untuk memperluas jaringan pemasaran juga memperkuat posisi tawar peternak kambing ketika berhadapan dengan pedagang
 
 
Menyusul organisasi peternak ayam Pinsar Petelur Indonesia (PPN) Wilayah Lampung membentuk Koperasi Produksi “PPN Lampung Sejahtera”, baru-baru ini, giliran peternak kambing membentuk Koperasi Produsen Peternak Kambing Lampung Maju Jaya. Misinya, menghimpun peternak kecil dalam suatu wadah guna memperluas jaringan pemasaran bersama dan memperkuat posisi tawar peternak.
 
 
Pembentukan koperasi diawali dengan rapat anggota pembentukan yang dihadiri Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung Indra A Mimpaduka mewakilli Kepala Dinas, Agus Nompitu dan diisi dengan penyuluhan koperasi oleh Wahyuningsih, Kasi Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung, serta pembahasan Anggaran Dasar (AD) dan penyusunan kepengurusan yang dipimpin.
 
 
Acara berlangsung di Hotel Nusantara, Bandarlampung, baru-baru ini, dan dibuka oleh salah satu inisiator pembentukan koperasi Agus Susanto dan dihadiri 23 pendiri koperasi serta para undangan lainnya. Dalam sambutannya, Agus menyatakan, ide pembentukan koperasi ini berawal dari beberapa kali pertemuan sekitar 15 orang peternak, akademisi dan praktisi ternak yang membahas soal teknis beternak, pemasaran kambing dan produk sampingan susu perah. 
 
 
“Dari beberapa kali pertemuan itu muncul ide untuk membentuk koperasi guna menghimpun ratusan, bahkan mungkin ribuan peternak kambing yang tersebar di berbagai daerah di Provinsi Lampung dalam satu wadah. Selain untuk memperluas jaringan pemasaran juga memperkuat posisi tawar peternak ketika berhadapan dengan pedagang,” ujar Agus mengawali sambutannya.
 
 
Seluruh Peternak Kambing di Lampung
Selanjutnya, sejumlah inisiator melakukan audiensi kepada Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung Dr. Agus Nompitu. “Bapak Kepala Dinas menyambut baik dan mendorong agar pembentukan koperasi segera diwujudkan,” lanjut Agus yang menyatakan koperasi ini terbuka bagi semua peternak kambing, baik kambing pedaging maupun kambing perah dan breeding kambing, akademisi dan praktisi yang bergerak di peternakan kambing.
 
 
Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Lampung Indra A Mimpaduka mewakilli Kepala Dinas, Agus Nompitu menyambut baik keinginan para peternak kambing untuk bergabung dalam koperasi pada saat banyak koperasi lainnya di Lampung bangkrut, terutama yang kegiatannya simpan-pinjam. Penyebabnya, anggota yang menyimpan sedikit, sementara anggota yang meminjam banyak.
 
 
“Justru itu maka yang tumbuh dan berkembang adalah koperasi produksi sebagaimana yang akan dibentuk oleh kawan-kawan peternak kambing. Saya mengapresiasi para peternak kambing yang ingin membentuk koperasi,” ujarnya.  
 
 
Sebab, menurut Indra, koperasi dibentuk karena ada kesamaan berpikir, sama-sama ingin maju dengan menciptakan hal-hal yang baru. “Jadi dalam koperasi ada kebersamaan dan empati sesama anggota,” lanjutnya.
 
 
Dijelaskannya, tiga  tahun belakangan ini pemberian izin koperasi melalui notaris yang mengajukannya ke Kemenhukum dan HAM yang selanjutnya untuk izin usahanya dikeluarkan oleh Dinas Perdagangan. “Jika koperasi sudah berjalan setahun maka digelar rapat anggota tahunan (RAT) selanjutnya baru dikeluarkan nomor induk koperasi,” sambungnya.
 
 
 
Selengkapnya baca di majalah TROBOS Livestock Edisi 256/Januari 2021
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain