Jumat, 19 Pebruari 2021

Mengintip SocioFarm, Kepeduliannya kepada Generasi Muda

Mengintip SocioFarm, Kepeduliannya kepada Generasi Muda

Foto: dok.istimewa


Karangayar (TROBOSLIVESTOCK.COM). Keberanian dan mental berwirausaha di bidang peternakan dan pertanian bagi generasi muda harus digugah dengan cara-cara yang sesuai dengan konteks zaman ini.

 

Terungkap dalam Sosialisasi dan Pengenalan SocioFarm - lembaga pemberdayaan masyarakat sektor peternakan dan pertanian yang berkonsepkan pemberdayaan anak muda, bersama Kelompok Tani Ternak (KTT) Tani Mulyo. Acara berlangsung di di aula pertemuan kelompok tani ternak Dusun Ngampel, Desa Gentungan, Kecamatan Mojogedang, Karangayar.

 

SocioFarm menggandeng pihak KTT Tani Mulyo sebagai mitra pemberdayaan dalam mengoptimalkan peran anak muda di desa tersebut. Acara yang diikuti sebanyak sepuluh anak muda beserta walinya ini mendaptkan respon positif dari warga setempat.

 

Hasyim, Ketua KTT Tani Mulyo yang menjadi penghubung antara SocioFarm dengan anak muda setempat berharap agar program ini jangan sampai gagal. Mengingat Desa Gentungan diproyeksikan menjadi Desa Wisata. Maka kedepan harus bisa meghadirkan banyak pengunjung. Maka dari itu, diharuskan semakin banyak wahana yang bisa dikunjungi termasuk program edukasi peternakan ini,” terangnya saat memberikan sambutan pada Kamis (19/2).

 

Salman Dzulfikar, Ketua Program SocioFarm menjelaskan kepada pihak KTT dan pemuda yang hadir bahwa tantangan ke depan bagi generasi muda akan semakin berat.

 

Alasan Salman memilih Desa Gentungan, karena memiliki potensi sebagai salah satu desa wisata yang telah memiliki salah satu tempat wisata kampung yaitu "Embung Setumpeng" yang dikelola bersama dan termasuk desa penghasil beras organik yang telah diakui oleh banyak orang bahkan pemerintah daerah.

 

Alasan lainnya, kata Salman dikarenakan kemajuan di bidang pertanian perlu diimbangi juga dengan pertumbuhan di subsektor peternakan agar terjadi sinergitas sistem pertanian yang berkelanjutan. Di sisi lain, mayoritas pemuda di Gentungan masih jarang yang memiliki tingkat pendidikan tinggi sampai ke bangku kuliah, namun semangat dan peran dalam membangun desa mereka begitu tinggi.

 

“Potensi dari anak-anak muda Gentungan inilah yang perlu diwadahi dan diberdayakan khususnya dalam pengembangan subsektor peternakan,” jelasnya.

 

Setelah selesai pemaparan mengenai SocioFarm termasuk rancangan pembuatan kandang domba komunal. Salman menegaskan pertemuan seperti ini akan terus berlanjut sekaligus untuk saling berbagi sejauh mana progress yang telah dijalankan.

 

“Tentu, SocioFarm akan selalu ada untuk mendampingi sekaligus saling mengevaluasi apa saja yang perlu diperbaiki,” katanya.

 

Lanjut dia, terdekat SocioFarm akan melakukan pelatihan pakan fermentasi dan pemanfaatan limbah. Acara ditutup dengan pembentukan struktur kecil dalam Kelompok Taruna Tani oleh peserta atau pemuda yang hadir disana. ed/zul

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain