Selasa, 23 Pebruari 2021

Bagaimana Vaksin pada Tubuh Ayam Bekerja ?

Bagaimana Vaksin pada Tubuh Ayam Bekerja ?

Foto: ist/dok.Medion


Bandung (TROBOSLIVESTOCK.COM). Vaksinasi pada layer (ayam petelur) maupun broiler (ayam pedaging) memberikan kekebalan spesifik pada penyakit tertentu sesuai dengan vaksin yang diberikan. Bagaimana vaksin dapat melindungi tubuh ayam ?

 

District Assistant Manager  PT Medion, M. Maskon menjelaskan, jika tidak terantisipasi oleh kekebalan alamiah atau kekebalan non spesifik, maka  bibit penyakit akan dieliminasi atau diantisipasi dengan antibodi yang dipasok oleh sel B. Di sinilah bibit penyakit akan diantisipasi atau dieliminir oleh antibodi yang sifatnya spesifik.

 

Antibodi untuk penyakit ND (newcastle disease), yang teratasi adalah virus ND. “Apabila kekebalannya dipasok dari vaksin, nanti yang akan diantisipasi adalah virus-virus spesifik. Jika kekebalan antibodi ini tidak mampu mengatasi atau kadarnya tidak cukup, atau tidak sesuai dengan virus yang sudah menyerang, maka masih bisa diantisipasi oleh kekebalan seluler yang diperankan oleh sel T,” papar Maskon. (Lihat juga keterangan efektivitas vaksin pada artikel "Efektivitas Vaksin, Antara Teknologi Produksi dan Homologi").

 

Sel T sendiri sudah bisa mengenali, atau ayam sudah pernah divaksin untuk mengenali antigen penyakit tersebut untuk masuk ke dalam sel. Untuk yang menempel di dalam sel ini, kata Maskon, dinamakan kekebalan seluler, bahkan oleh sel T yang sudah pintar mengenali virus yang ada.

 

Setelah bibit penyakit masuk, antisipasi oleh sel T ini akan dilempar keluar dan akan dimakan oleh makrofag, yaitu kekebalan yang non spesifik atau kekebalan dari bawaannya. Itulah peran dari kekebalan tubuh ayam dari antibodi.

 

Di mana Antibodi Diproduksi?

Menurut Maskon, antibodi itu diproduksi di beberapa organ limfoid atau organ kekebalan anak ayam. Organ primernya adalah timus dan bursa fabricius, nanti timus akan menghasilkan sel T atau limfoid T. Kemudian bursa fabricius akan menghasilkan sel B.

 

“Sel B akan merespon antigen virus yang masuk ke dalam tubuh dan akan dibuat antibodi. Sementara sel T nanti juga akan mengenali virus yang akan kita masukkan ke tubuh ayam, untuk menjadi kekebalan seluler dalam sel. Ini adalah untuk kekebalan anak ayam primer yang selama ini ada,” jelasnya.

 

Jika nanti ayam agak dewasa, peran-peran dari kekebalan limfoid yang sekunder akan bekerja juga, termasuk sum-sum tulang, limfa dan kelenjar harderian, caeca tonsil, kemudian seluruh lempeng  yang ada di seluruh pencernaan kemudian kelenjar di pernapasan akan bekerja secara keseluruhan, untuk menopang atau memproduksi antibodi yang dimediasi oleh sel.

 

Adapun kuning telur, Maskon mengimbuhkan, digunakan oleh anak ayam untuk mewarisi maternal antibody atau kekebalan dari induknya.

 

“Di breeding pun menjadi penting, supaya DOC (ayam umur sehari) mewarisi maternal antibody yang cukup untuk melindungi ayam itu selama nanti vaksinasi yang diberikan belum terbentuk. Sehingga, sel kuning telur tidak hanya sebagai cadangan makanan, tetapi juga menstransfer kekebalan dari induk kepada anaknya yang disebut maternal antibody.

 

Kuning telur adalah kebelahan yang spesifik, tapi yang pasif karena ini pemberian dari induknya. Sedangkan vaksin yaitu kekebalan yang aktif karena diberikan dari luar, melalui vaksin dan direspon oleh organ-organ limfoid. “Vaksinasi yang cocok yaitu antibodi yang sesuai dengan virus yang ada di lapangan,” tutup Maskon. ed/bella

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain