Sabtu, 1 Mei 2021

Pelopor Fitogenik bagi Performa Ternak Optimal

Pelopor Fitogenik bagi Performa Ternak Optimal

Foto: 


Delacon Biotechnik GmbH sebagai perusahaan terkemuka di bidang itogenik dan telah mempelopori serta mengembangkan produk turunan tumbuhan untuk ternak yang terdiri dari herbal, rempah-rempah, ekstrak tumbuhan, dan berbagai tanaman lainnya. Delacon telah merancang khusus secara unik dalam meningkatkan performa ternak agar produksinya aman dan berkelanjutan.

 




Semangat tiada henti dalam membantu memecahkan permasalahan peternak ditunjukkan Delacon, salah satunya melalui diskusi secara online berkolaborasi dengan PT Sehat Cerah Indonesia, selaku distributor yang bertajuk tema “Tech Exchange Power of Pytogenic Duo” (24/03).

 



Acara tersebut bertujuan memperkenalkan produk itogenik sebagai solusi, mendukung serta menyediakan produk yang dibutuhkan peternak dengan
menghadirkan dua pembicara yang expert di bidangnya.
 

 


Regional Sales and Technical Manager Delacon, Wenny Koesoemawati mengatakan dengan tantangan produksi hewan saat ini, itogenik dalam Biostrong® 510 dipandang sebagai BSG 510® dan Enviro QS® merupakan fitogenik yang dihadirkan sebagai solusi untuk kebutuhan nutrisi, meningkatkan efisiensi
pakan dan perfomizer konsep sehingga hemat biaya pakan dan menjamin performa ternak optimal salah satu solusi utama untuk meningkatkan performa dan kesehatan hewan ternak, terutama kesehatan disaluran pencernaan.

 

 


Tidak kalah penting, produk ini sudah terregristrasi EU (European Union). “Selain itu, saya berterimakasih kepada SCI atas support dan kerjasamanya selama ini sudah menjadi distributor yang baik untuk produk-produk Delacon,” ujar Wenny.
 

 


Solusi Peternak (Natural Growth Promotors)
Konsultan Nutrisi dan Teknologi Pakan Ternak, Prof Budi Tangendjaja mengungkapkan banyak tantangan yang dihadapi peternak broiler (ayam pedaging) maupun layer (ayam petelur) di Indonesia. Salah satunya peningkatan biaya produksi yang terjadi karena kenaikan harga bahan baku pakan.

 



“Kenaikan bahan baku akan saling berkaitan dengan biaya produksi. Sehingga peternak harus lebih eisiensi lagi, mencari bahan baku alternatif untuk performa hewan ternak dan tentunya memperhatikan kesehatan saluran pencernaanya,” jelas Budi.
 

 


Di sisi lain, Budi kemukakan itogenik dapat digunakan sebagai natural growth promotors. Fitogenik dapat bermanfaat meningkatkan performa dan kesehatan usus. “Sangat perlu untuk memperhatikan kesehatan usus karena penyerapan zat gizi terjadi di usus. Selain itu di dalam usus tempat membangun imunitas, sehingga dapat mempengaruhi performa hewan ternak itu sendiri.

 



Tetapi yang menjadi catatan jika menggunakan itogenik harus memperhatikan bahan aktif yang digunakan, konsentrasi kandungannya, dan tentunya harga
yang harus dipertimbangkan,” terang Budi.
 

 


Global Technical Manager Poultry Delacon Biotechnik GmbH, Manu De Laet menuturkan itogenik adalah kombinasi senyawa bioaktif terstandarisasi, spesiik, dan ilmiah yang ditemukan pada tumbuhan dengan khasiat yang telah terbukti serta memiliki efek berkelanjutan pada hewan, manusia, dan lingkungan.
 

 


“Ada tujuh kategori ekstrak alami itogenik yang dihadirkan diantaranya; saponin, tanin, lavonoids, essential oil, bitter substance, mucilages, dan pungent substances. Delacon merancang semua kategori ini untuk pakan aditif itogenik. Untuk itogenik yang dihadirkanpun masing – masing memberikan efek yang berbeda – beda,” urai Manu.
 

 


Lanjutnya, seperti essential oil memberikan efek positif pada pencernaan dan mengoptimalkan proses pencernaan serta performa ternak. Lalu, bitter substances mampu meningkatkan sekresi enzim, stimulasi tubuh untuk lebih banyak air liur dan cairan lambung serta meningkatkan nafsu makan.

 



Sementara pungent substances dapat merangsang aktivitas enzim pencernaan dan cairan lambung, serta melancarkan peredaran darah.

 


Selain itu, ia mengutarakan kandungan saponin yang berasal dari metabolit sekunder tanaman Quillaja yang memiliki sifat anti inlamasi, sebagai immunodulator, mengurangi produksi gas berbahaya dan meningkatkan kesehatan hewan ternak. Serta mengurangi bau tidak sedap dan pencemaran lingkungan.
 

 


“Formulasi menjadi pembeda utama dan produk kami memberikan hasil pada kesehatan pencernaan, penyerapan nutrisi lebih maksimal serta pengurangan amonia. Kami merekomendasikan dua itogenik merek BSG 510® dan Enviro QS®,”papar Manu.

 



Produk ini sudah terbukti dari hasil pengujian Delacon dengan 48 pengujian pada broiler yang menunjukkan FCR (– 2 %) dan berat badan bertambah sebanyak 1,3 %.

 




“Tidak hanya itu BSG 510® terbukti mengurangi kelembapan litter serta mengurangi emisi gas rumah kaca dan uji coba pada babi menggunakan Enviro QS® terbukti dapat mengurangi amonia jadi produk ini ramah lingkungan dan berkelanjutan,” imbuhnya.

 



Berbagai aplikasi BSG 510® dapat digunakan, tergantung pada tujuan produksi. Biasanya peternak pengaplikasianya secara on top. Delacon memberikan solusi dengan Performizer®.

 



Solusi Performizer® yaitu aplikasi penggunaan BSG 510® dengan menggunakan nilai matriks sehingga dapat menghemat biaya pakan. “Telah terbukti nilai matriks nutrisi BSG Performizer® di aplikasikan dalam diet unggas dengan 100 % nilai matriks mendapatkan hasil 3 % pengurangan biaya pakan,” pungkas Manu.

 



Green Egg Campaign (GEC)
Tidak hanya mengadakan seminar melalui online saja, Delacon pun aktif dengan masyarakat menyelenggarakan Green Egg Campaign (GEC) yang mempromosikan telur sebagai sumber protein alami dan berharga.
 

 


Berbarengan dengan hari telur sedunia, Delacon mendonasikan telur dan daging ayam kemasan kepada sepuluh panti jompo dan panti asuhan di wilayah Tangerang, Banten.Selama acara GEC, Delacon mendistribusikan telur dan daging ayam yang bersumber dari pelanggan Delacon yaitu Darmawan Farm dan Athung Farm, yang menjadi myang menjadi mitra untuk acara GEC di Indonesia. Kedua farm tersebut menggunakan dan percaya pada manfaat itogenik dari Delacon yang tanpa adanya resiko residu pada daging dan telur.

 



Delacon Global Sales Leader, Gina Perez Medina mengatakan, Delacon memulai Green Egg Campaign pertama kali di Filipina dan mulai diaplikasikan di negara lain, seperti Vietnam dan India.
 

 


“Komitmen kami adalah menyelenggarakan GEC setiap tahunnya, dengan tujuan meningkatkan kesadaran konsumen tentang manfaat nutrisi kesehatan dari telur dan untuk mendukung tujuan global dalam berkontribusi memberi pangan dunia dengan makanan yang aman dan berkelanjutan,” ujarnya sebagai
pelopor program GEC empat tahun yang lalu.
 

 


Wenny menambahkan melalui acara GEC, pihaknya bertujuan untuk memberikan support kepada orang-orang lanjut usia dan anak-anak dengan memberikan sumber nutrisi protein yang dapat menjaga kesehatan mereka. “Kami juga selalu ingin mengedukasi arti pentingnya telur sebagai sumber protein hewani termurah,” tutupnya.
lTROBOS/Adv

 

 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain