Jumat, 4 Juni 2021

Peran Laboratorium Uji Obat Hewan dan Pakan di Daerah

Peran Laboratorium Uji Obat Hewan dan Pakan di Daerah

Foto: dok.istimewa


Semarang (TROBOSLIVESTOCK.COM). Sebagai komponen biaya tertinggi (70% – 80%) pada produksi ternak, pakan harus diawasi sehingga layak diedarkan, untuk menjamin dan keamanannya. Pengawasan teknis minimal yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI).

 

Hal ini diungkapkan oleh Wastukan (Pengawas Mutu Pakan) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah, Tirta Mahargya. “Pengawasan di tingkat produsen pakan, distributor atau agen sampai peternak, memerlukan dukungan laboratorium pengujian pakan yang terakreditasi ISO/IEC 17025:2017. Pengujian pakan ataupun bahan pakan secara fisik, kimia maupun biologis,” urai dia.

 

Laboratorium Uji Obat Hewan dan Pakan Sidomulyo Ungaran, merupakan salah satu unit satuan kerja (non struktural) pada Balai Veteriner Semarang, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah. Hal ini tercantum dalam Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 41 Tahun 2018 tentang Organisasi dan Tata Kerja Unit Pelaksana Teknis pada Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Jawa Tengah. Laboratorium Uji Obat Hewan dan Pakan Sidomulyo Ungaran juga termasuk salah satu

 

laboratorium pakan daerah, di bawah pembinaan BPSMP (Balai Pengujian Mutu dan Sertifikasi Pakan) Bekasi, Jawa Barat yang merupakan salah satu UPT (Unit Pelaksana Tugas) Eselon 3 di bawah Direktorat Pakan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian (Ditjen PKH Kementan).

 

Peran Laboratorium Uji Obat Hewan dan Pakan yang terakreditasi ISO/IEC 17025:2017 sangat penting. Sebab, didukung dengan adanya potensi populasi ternak, bahan pakan, keberadaan produsen-produsen pakan di Jawa Tengah serta kontribusi Jawa Tengah terhadap produksi daging, susu dan telur di tingkat nasional.

 

“Laboratorium ini, diharapkan dapat mengoptimalkan perannya sebagai tempat pengujian pakan dan bahan pakan, guna mendukung pengawasan peredaran pakan di Jawa Tengah khususnya dan nasional, serta menjadi salah satu dari beberapa laboratorium pakan daerah, sebagai kepanjangan tangan dari BPSMP Bekasi untuk menerbitkan Sertifikat Nomor Pendaftaran Pakan (NPP) bagi produsen - produsen pakan yang akan mengedarkan pakannya,” jelas Tirta.

 

Lebih lanjut, pada September 2020, Laboratorium Uji Obat Hewan dan Pakan Sidomulyo Ungaran sudah melalui proses asesmen oleh Asesor KAN (Komite Akreditasi Nasional) untuk mendapatkan Akreditasi ISO/IEC 17025:2017. Kemudian pada November 2020, telah berhasil menyelesaikan temuan asesor KAN tersebut (status Memenuhi/closed).

 

“Pada 1 Februari 2021, Sertifikat Akreditasi telah diterbitakan oleh KAN untuk ruang lingkup pengujian Proksimat, yang terdiri dari kadar air, kadar abu, protein kasar, lemak kasar, dan serat kasar, dengan masa berlaku hingga 18 Desember 2022. Laboratorium uji Obat Hewan dan Pakan Sidomulyo Ungaran menggunakan metode uji berdasarkan SNI dan AOAC (Association of Official Analitycal Chemists),” jelas Tirta.

 

Ia menyebutkan, besaran tarif pengujian pakan ataupun bahan pakan, yang diatur dalam Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 25 tahun 2019 tentang Perubahan Tarif Retribusi Daerah Provinsi Jawa Tengah, ialah sebagai berikut, kadar  air Rp 15.000, kadar abu Rp 20.000, protein kasar (PK) Rp 75.000, lemak kasar (LK) Rp 75.000, serat kasar (SK) Rp 50.000, kalsium Rp 55.000, dan fosfor Rp 35.000.

 

Saat ini, Tirta melanjutkan, pengembangan uji kalsium, fosfor dan NDF (Neutral Detergent Fibre) juga terus dilakukan oleh Tim Laboratorium Uji Obat Hewan dan Pakan, guna dapat diusulkan dalam penambahan ruang lingkup akreditasi ISO 17025:2017 pada tahun berikutnya.

 

Kualitas uji laboratorium sesuai standar (validitas dan akurasi), Laboratorium Uji Obat Hewan dan Pakan Sidomulyo Ungaran terus ditingkatkan dengan melalui bimtek (bimbingan teknis), baik secara langsung maupun daring (dalam jaringan).

 

“Unjuk kerja analis dan metode uji juga rutin dilakukan melalui uji proficiency yang diselenggarakan oleh instansi atau lembaga penyelenggara yang kompeten. Penerapan jaminan mutu pengujian terus dilakukan sebagai bentuk komitmen Laboratorium Uji Obat Hewan dan Pakan Sidomulyo Ungaran dalam menerapkan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO/IEC 17025:2017,” kata dia.

 

Keberadaan Laboratorium Uji Obat Hewan dan Pakan Sidomulyo Ungaran, sangat memerlukan dukungan pendanaan APBD dan APBN secara berkelanjutan setiap tahunnya, guna meningkatkan kualitas dan kuantitas pelayanan pengujian. Selain itu, dukungan bimtek dari BPSMP Bekasi terhadap peningkatan kompetensi personil secara rutin setiap tahun sangat diperlukan, baik secara langsung maupun daring.

 

Pelayanan pengujian pakan ataupun bahan pakan kepada peternak, produsen pakan, pelaku usaha bidang peternakan, akademisi dan stakeholder lainnya, diharapkan dapat menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah untuk pembangunan di Jawa Tengah.ed/bella

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain