Sabtu, 5 Juni 2021

Dipangkas 47 Juta Ekor, Produksi DOC Broiler Juni 2021

Dipangkas 47 Juta Ekor, Produksi DOC Broiler Juni 2021

Foto: dok.istimewa/ilustrasi


Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Produksi DOC (day old chick) ayam broiler kembali dipangkas sebanyak 47.029.000 ekor bulan ini (Juni) untuk mengendalikan produksi daging ayam pada bulan Juli 2021.

 

Pengurangan produksi  DOC final stock (FS) melalui cutting HE (hatching egg, telur tetas) fertil umur 19 hari pada 50.515.486 butir atau setara pengurangan DOC FS sebanyak 47 jutaan ekor.


Pemangkasan produksi ini merupakan hasil dari rapat stabilisasi perunggasan melalui pengendalian dan produksi DOC FS bulan Mei dan Juni 2021, yang kemudian dijadikan sebagai materi surat edaran Dirjan Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor : 03281/PK.010/F/06/2021 bertanggal 3 Juni 2021.

 

Adapun pelaksanaan cutting HE fertil harus sudah terlaksana pada pekan kedua minimal sebesar 30% dan minggu lI-V masing-masing sebesar 20% dari kewajiban. Besarnya kewajiban cutting HE fertil setiap perusahaan pembibit juga dicantumkan dalam lampiran SE dimaksud.

 

Masih Oversupply

Dimuat dalam SE itu, potensi produksi DOC FS bulan Juni 2021 dikalkulasikan sebanyak 278.248.789 ekor, kebutuhannya sebanyak 225.993.325 ekor dan terdapat potensi surplus

DOC FS sebanyak 52.255.464 ekor.

 

Potensi produksi DOC FS bulan Juni dapat dikalkulasikan menjadi daging ayam pada bulan Juli sebanyak 306.803 ton atau setara dengan livebird sebanyak 261.553.862 ekor.

 

Pada bulan Juli 2021 kebutuhan daging ayam diestimasikan sebanyak 249.185 ton setara livebird sebanyak 212.433.725 ekor sehingga terdapat potensi surplus daging ayam ras di bulan Juli 2021 sebanyak 57.618 ton.

 

Afkir Dini

Upaya untuk mengatur dan mengendalikan produksi DOC FS juga dilakukan melalui afkir dini PS umur > 58 minggu dan maksimal dipelihara sampai umur 62 minggu. Setiap perusahaan pembibit wajib melakukan afkir dini PS berlaku untuk seluruh wilayah Pulau Jawa, Sumatera dan Bali mulai dari tanggal 5 Juni - 31 Desember 2021.

 

Pengawasan cutting HE fertil dan afkir dini PS dilakukan oleh Tim Direktorat Jenderal Petemakan dan Kesehatan Hewan, UPT Lingkup Ditjen PKH seluruh Indonesia, Organisasi Perangkat Daerah tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota terkait, Satgas Pangan POLRI, asosiasi perunggasan dan cross monitoring antar perusahaan pembibit.

 

Perusahaan pembibit harus memenuhi kebutuhan DOC FS kepada peternak ekstemal khususnya petemak UMKM sesuai dengan Pementan Nomor 32 tahun 2017 dan menjaga harga DOC FS terjangkau untuk peternak skala Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) sesuai dengan harga acuan Pemendag Nomor 7 tahun 2020.

 

Percepatan stabilisasi supply - demand perunggasan dilakukan dengan penyerapan livebird sebanyak 25.536.165 ekor. SE kali ini mewajibkan setiap perusahaan pembibit untuk menyerap dan memotong LB di RPHU mulai tanggal 5 Juni sampai 10 Juli 2021.

 

Hasil pelaksanaan surat ini dilaporkan kepada Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan melalui Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak.

 

Perusahaan yang tidak melaksanakan kewajiban sesuai dengan surat ini akan dikenakan sanksi sesuai dengan peraturan dan kewenangan Kementerian Pertanian cq. Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan. ist/ed/ramdan

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain