Rabu, 4 Agustus 2021

Program Petani Milenial Jawa Barat Angkat Komoditas Burung Puyuh

Program Petani Milenial Jawa Barat Angkat Komoditas Burung Puyuh

Foto: ist/dok.ZOOM-PemprovJabar


Tanjungsari (TROBOSLIVESTOCK.COM). Program petani milenial yang digaungkan oleh pemerintah provinsi Jawa Barat mengangkat budidaya burung puyuh sebagai salah satu komoditas yang digarap.

 

Budidaya burung puyuh merupakan ternak unggas yang dapat dimanfaatkan  untuk produksi telur maupun daging. Burung puyuh menjadi pilihan karena relatif mudah pemeliharaannya, tidak membutuhkan lahan yang luas dan waktu pemeliharaannya relatif singkat.

 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Jafar Ismail menyatakan program petani  milenial budidaya burung puyuh ini melibatkan Bank Jabar, PT Agro Jabar, PT Solusi Tani Makmur dan BioMethaGreen. Mereka bersedia menyediakan teknologi budidaya burung puyuh, pengembangan pusat produksi pengolahan hasil dan pemasaran, pengembangan teknologi informasi dan komunikasi, memfasilitasi peningkatan skala usaha budi daya burung puyuh, akses permodalan, memberikan pendampingan usaha (teknis dan manajemen), kewirausahaan digital, dan akses pasar komoditas burung puyuh.

 

“Saat ini sudah terpilih 5 orang petani milenial dari 33 peserta yang berminat yang siap melaksanakan usaha budi daya burung puyuh. Dan sebagai langkah awal usaha budi daya burung ini akan dilaksanakan di lahan milik BioMethaGreen di Jatinangor, Sumedang,” sebutnya pada gelar peresmian program petani milenial komoditi burung puyuh, Kamis (22/7), .

 

Adapun tujuan dari petani milenial ini yaitu meningkatkan pendapatan petani, meningkatkan jumlah petani baru, memberdayakan ekonomi pedesaan, meningkatkan ketahanan pangan. “Tentu harapannya untuk menjadikan petani milenial sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi nasional,” ucap Kurnia Fajar, Direktur PT Agro Jabar dalam sambutannya.

 

Kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penandatanganan perjanjian kerja sama antara PT Agro Jabar dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, PT Agro Jabar dengan PT Solusi Tani Makmur, serta PT Agro Jabar dengan perwakilan petani milenial, Ramdan Abdurrahman. Dilaksanakan pula penyerahan Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJB), Kepala Divisi Kredit UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) BJB Jatinangor.

 

Pada acara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan pentingnya para petani milenial menggali data, kemudian mengembangkan usaha sehingga ada penambahan angka stastistiknya.

 

“Dalam struktur organisasi petani milenial ada tim khusus mencari stakeholder. Kalau boleh saya minta laporan di akhir bulan. Kuncinya adalah data, good data good decision. Dengan data kita bisa mengambil keputusan. No data no decision. Jadi sekarang data dicari, dimanakah sumber-sumber kebutuhan,” pintanya. ed/shara

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain