Jumat, 1 Oktober 2021

Stok Jagung Diklaim Aman

Kelebihan stok jagung di atas 2 juta ton berdasarkan data yang sudah tervalidasi

 


Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan Panen Raya Jagung Nusantara dalam rangka Kunjungan Kerja Menteri Pertanian, sekaligus memperingati Hari Tani Nasional. Panen Raya Nusantara dilakukan secara serentak oleh 130 kabupaten berlokasi di 537 lahan jagung yang dipusatkan di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah diikuti oleh 4 gubernur dan 26 bupati serta Dinas Pertanian seluruh Indonesia secara daring pada (29/9).

 


Kementerian Pertanian (Kementan) pastikan ketersediaan jagung nasional cukup untuk pakan. Berdasarkan data Kementan, panen jagung pada periode September hingga Oktober 2021 dilakukan di 529.126 ha lahan jagung dengan jumlah produksi 2.127.988 ton jagung berkadar air 14 %. Sedangkan prediksi periode Januari hingga Desember 2022 panen jagung dilakukan pada 36.144 ha lahan jagung dengan total produksi mencapai 166.796 ton jagung berkadar air 14 %.

 


SYL mengklaim terjadi kelebihan stok jagung hingga lebih dari 2 juta ton. Ia menyebutkan panen jagung dilakukan lebih dari 15 juta ton dengan rincian 13 juta ton digunakan untuk konsumsi dan pakan ternak, sehingga terdapat kelebihan jagung di atas 2 juta ton.

 


SYL meyakini bahwa data sebaran jagung tervalidasi oleh 3 sistem. “Ketika diperintah presiden, saya langsung memvalidasi data yang ada. Eselon 1 dan 2 turun langsung ke lapangan untuk memastikan daerah yang tidak mendapatkan jagung. Ternyata sesuai dengan prediksi bahwa jagung memang ada, kemudian kalau ada kenaikan harga, lain persoalan,” kilahnya.
 

 

 

 

Selengkapnya baca di majalah TROBOS Livestock Edisi 265/Oktober 2021

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain