Sabtu, 1 Januari 2022

Aviagen Luncurkan Literatur Teknis dalam Bahasa Indonesia

Aviagen Luncurkan Literatur Teknis dalam Bahasa Indonesia

Foto: 


Dengan tujuan agar mempermudah penyampaian pesan teknis kepada seluruh divisi peternakan
 
 
Aviagen merupakan perusahaan penghasil bibit broiler (ayam pedaging), memasok anak ayam umur sehari atau DOC Grand Parent Stock (GPS) dan Parents Stock (PS) kepada pelanggan di lebih dari 100 negara di seluruh dunia dengan merek Arbor Acres®, Indian River®, dan Ross®. Dalam rangka mempermudah pelaksana untuk memahami teknis di lapangan baik pemeliharan PS maupun Final Stock (FS), Aviagen meluncurkan pedoman teknis yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia pada Rabu (15/12) secara virtual.
 
 
Rafael Monleon, Business Manager Aviagen Asia Pacific mengatakan dengan menerjemahkan literatur, akan menghasilkan lebih banyak pedoman teknis. “Selain itu, pedoman ini juga akan mendekatkan kami dengan masyarakat Indonesia, artinya saya berharap dapat bertemu dan melayani industri peternakan unggas di Indonesia,” ucapnya.
 
 
Achmad Dawami, Ketua Umum Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (GPPU) menuturkan selama 3 tahun terakhir ini dunia perunggasan sangat tertekan. Menurutnya tingkat konsumsi produk unggas di Indonesia sendiri masih terhitung sedikit dibandingkan dengan negara­negara lain di Asia. “Edukasi terhadap masyarakat tentang pentingnya protein hewani terutama berasal dari unggas harus terus ditingkatkan.
 
 
Sudah sewajarnya Aviagen berpatisipasi secara aktif untuk membantu Indonesia dalam meningkatkan konsumsi daging ayam dan telur. Diharapkan Aviagen membuat tulisan­tulisan singkat atau infografis yang menarik tentang manfaat mengkonsumsi hasil unggas, baik melalui media cetak, media online, ataupun
pertemuan secara langsung,” ujarnya.
 
 
Seperti yang sudah diketahui bahwa pasar pada industri unggas sangat luas dan sangat besar. Ting Lu, Global Technical Transfer Manager Aviagen mengutarakan produk Aviagen sudah tersebar di berbagai wilayah. Namun perbedaan pada setiap wilayah akan membutuhkan spesifikasi yang berbeda. “Dengan perbedaan itu, maka diperlukan referensi atau rujukan global yang semirip mungkin dengan wilayahnya. Kita akan berusaha keras untuk menyamakan persepsi dengan wilayah target,” ungkapnya.
 
 
Lanjutnya, beberapa dokumen yang telah diterjemahkan diantaranya yaitu Sasaran Kinerja dan Spesifikasi Gizi yang ditujukan baik pada broiler maupun indukan dengan merek Indian River® dan Ross®. “Dokumen­dokumen ini dapat tersedia sesuai dengan permintaan dari pelanggan,” beber Ting Lu.
 
 
Dokumen terjemahan tersebut, dikatakan Ting Lu dapat dijumpai melalui website Aviagen yang dapat diakses melalui handphone maupun komputer. Setelah masuk ke www.aviagen.com, pilih wilayah yaitu Asia Pasifik serta Bahasa Indonesia. “Terdapat tampilan berisi informasi mulai dari merek, alamat Aviagen, nomor
kontak, serta perpustakaan Aviagen,” sebutnya.
 
 
Di dalam perpustakaan tersebut berisi berbagai macam literatur. Pencarian literatur dapat dipermudah dengan mengetik kata kunci sesuai dengan topik literatur yang diinginkan, generasi ayam dan mereknya. Dokumen yang muncul akan berbentuk PDF. Ting Lu memaparkan beberapa pembaruan yang dilakukan pada
April 2021 di dalam literatur­literatur yang ada. Seperti misalnya dalam pedoman Sasaran Kinerja terdapat pembaruan pada prediksi potensi genetik, referensi ke data lapangan global, diskusi teknis regional, dan spesifikasi gizi produk. Sedangkan pada pedoman Spesifikasi Gizi pembaruan dilakukan pada identifikasi perbaikan genetik, penyesuaian nilai energi yang diperlukan, referensi ke data lapangan global, serta pilihan pola makan tahap 4 dan 5.
 
 
“Rencana yang sedang berjalan saat ini adalah penerjemahan buku saku untuk mempermudah dalam mengakses pesan­pesan penting,” katanya. Aplikasi Aviagen juga dapat di download pada smartphone agar dapat diakses setiap hari. Melalui aplikasi ini dapat melihat sasaran kinerjadan spesifikasi gizi. “Kami sangat mengharapkan feedbcak dari pelanggan mulai dari fitur, konten, dan lainnya untuk membantu kami dalam perbaikan agar tetap relevan dengan berbagai wilayah pelanggan kami,” ucap Ting Lu.
 
 
Selain itu, Mike Block, Technical Service Manager Aviagen Asia Pacific turut menjelaskan teknis dalam pemeliharaan broiler. Ia menjelaskan bahwa brooding menjadi penting dalam proses pemeliharan broiler, dimana masa brooding akan mempengaruhi perkembangan usus, sistem imun maupun asupan pakan. “Proses brooding yang baik akan menjadi pondasi yang baik untuk perkembangan yang lebih baik berikutnya,” sebutnya.
 
 
Dalam proses pemeliharan, pemberian air dan pakan sangatlah penting. Pemberian air harus dipastikan bahwa airnya sejuk, diberikan klorin dan bersih. Sedangkan dalam pemberian pakan harus diperhatikan bentuk pakan, cara pemberian, dan lainnya. “Selanjutnya monitoring reaksi atau tanggapan terhadap ayam dapat dijadikan sumber informasi untuk kita dalam menentukan sebuah tindakan. Lakukan perbaikan terus menerus agar pemeliharaan semakin baik,” tutupnya. TROBOS/Adv
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain