Minggu, 1 Mei 2022

Desa Korporasi & KUR untuk Peternak

Jakarta (TROBOS). Upaya pengembangan budidaya peternakan modern melalui program desa korporasi dan penggunaan bantuan KUR (kredit usaha rakyat) yang diusung oleh Kementerian Pertanian (Kementan), yang dalam hal ini Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH), mendapat dukungan dari pemilik Rajendra Farm, Heri Kurniawan. Ia pun mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam menyediakan kebutuhan daging melalui peternakan modern. Salah satu caranya ialah dengan beternak domba atau sapi secara terintegrasi dengan pasar.
 
“Saya ingin peternakan itu menjadi pilihan generasi milenial, karena sangat menjanjikan dan berpotensi besar. Saya juga ingin melalui Rajendra Farm, anak muda dapat melihat bahwa peternakan itu prospek sekali dan yang terpenting bisa mensejahterakan petani peternak,” pintanya.
 
Menurut Heri, budidaya ternak tidak melulu memerlukan modal besar, sebab bisa calon peternak bisa memanfaatkan fasilitas KUR yang disiapkan oleh Kementan. Kendati begitu, usaha ini memerlukan ketekunan dan kemauan.
 
Pada kesempatan tersebut, Kepala Balai Besar Veteriner Wates, Hendra Wibawa mengungkapkan bahwa pemerintah melalui Kementan terus mendorong pengembangan desa korporasi yang dapat menyediakan kebutuhan daging domba dan sapi berskala besar. “Kita juga mengembangkan peternakan sapi berbasis penggembalaan, dengan begitu harapannya ada banyak desa menjadi desa korporasi. Tugas kami adalah mendekatkan masyarakat dengan peternak,” tutup Hendra. bella
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain