Minggu, 1 Mei 2022

Konsolidasi Pelaku Industri Susu di Inggris

Inggris (TROBOS). Pemerintah Inggris akan melonggarkan elemen undang-undang persaingan untuk sementara waktu, guna mendukung industri susu di masa pandemi Covid-19 (coronavirus disease 2019). Dikutip pada laman resmi pemerintah Inggis, tujuan pelonggaran ini adalah supaya industri bekerja sama untuk mengatasi tantangan pasar saat ini, menghindari pemborosan dan mempertahankan kapasitas produktif guna memenuhi permintaan di masa depan.
 
Sebelumnya peternak sapi perah Inggris memproduksi lebih dari 40 juta liter susu setiap hari, tetapi dengan segera ditetapkan undang-undang akan memungkinkan industri ini untuk beradaptasi dengan perubahan dalam rantai pasok. Termasuk penurunan permintaan dari sektor perhotelan, serta pengurangan pengumpulan oleh pengecer yang harus tutup.
 
Sekretaris Lingkungan, George Eustice mengatakan bahwa industri susu Inggris memainkan peran penting dalam memberi makan bangsa dan sangat penting jika mereka bekerja sama saat ini. “Kami telah mendengar dengan jelas kekhawatiran petenak sapi perah Inggris, itulah sebabnya kami lebih jauh menangguhkan undang-undang aturan persaingan guna memungkinkan peternak sapi perah bekerja sama dalam beberapa tantangan paling mendesak yang mereka hadapi. Saya juga mendesak bisnis pertanian untuk mengakses pinjaman yang tersedia dari bank mereka, guna mendukung dalam periode ini,” saran Eustice.
 
Sektor susu adalah sektor pertanian terbesar di Inggris, dengan menyumbang 16,85 % dari total hasil pertanian di Inggris pada 2018. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 % dari keluaran sektor susu Inggris adalah susu segar. Dengan demikian, sektor ini menyumbang sejumlah besar kapasitas pemrosesan Inggris. 
Pemerintah Inggris mendorong setiap bisnis pertanian yang menghadapi kesulitan guna mengakses berbagai dukungan yang telah diberikan untuk membantu mengelola bisnis di masa yang penuh tantangan ini. ini termasuk Coronavirus Business Interruption Loan Scheme (Skema Pinjaman Interupsi Bisnis Coronavirus) yang dapat diakses oleh bisnis pertanian/peternakan.
 
“Covid-19 menghadirkan tantangan besar bagi negara. Kita harus dapat beradaptasi dan membantu bisnis menerapkan solusi kreatif untuk masalah baru. Melonggarkan undang-undang persaingan sektor susu untuk sementara, berarti peternak dapat bekerja sama guna meminimalkan limbah susu, dan memanfaatkannya untuk membuat produksi susu penting lainnya. Pengumuman hari ini akan membantu memastikan susu segar ini tidak terbuang percuma, mendukung industri untuk beradaptasi dengan pengurangan permintaan sementara dengan mengidentifikasi peluang guna memproses susu menjadi produk susu yang dapat disimpan, seperti mentega, keju, dan susu bubuk skim secara kolektif,” ujar Sekretaris Bisnis, Alok Sharma pada Minggu (17/4).bella
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain