Selasa, 17 Mei 2022

Ragam Partikel Pakan Unggas & Alat Pengolahnya

Ragam Partikel Pakan Unggas & Alat Pengolahnya

Foto: dok.istimewa


Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Aspek pakan merupakan biaya terbesar dalam produksi unggas. Biaya pakan diketahui sekitar 60 – 70 % dari total biaya produksi unggas dan sebagian besar biayanya adalah bahan baku, namun pengolahannya juga memakan biaya yang cukup besar.

 

Hal ini diungkapkan oleh Extension Specialist and Associate Professor, Department of Poultry Science, Universitas Auburn, Wilmer Pacheco dalam acara Hybird Event yang digelar oleh USSEC dengan topik ‘Broiler Nutrition & Feed Technology Conference’ di Menara 165, Jakarta Selatan yang digelar selama dua hari yaitu Rabu dan Kamis (11-12/5).

 

“Setiap langkah pengolahan pakan dapat memberi dampak negatif atau positif pada kinerja unggas. Ada begitu banyak variasi ukuran partikel dari feedmill, dan tidak hanya di Amerika Serikat (AS) saja, tetapi juga feedmill lain atau di seluruh dunia. Pun ada kalanya pakan dari feedmill dengan kualitas dan juga variasi diet pelet,” sambung Pacheco pada Kamis (12/5).

 

Menurutnya, diet pelet dapat mempengaruhi penggilingan yang terjadi selama proses pelleting dan ada beberapa variasi dalam diet pelet. Di AS sangat umum untuk menggunakan diameter 4 – 4,4 milimeter (mm), kemudian menggunakan pelet utuh selama fase grower dan finisher.

 

Sementara di Amerika Latin, Pacheco melanjutkan, semua bahan secara umum menggunakan diameter pellet. “Misalnya 2 mm untuk pakan pre starter, 3 mm untuk pakan grower, dan 4 mm untuk pakan finisher. Sehingga peralatan utama untuk menggiling adalah hammer mill dan roller mill,” jelasnya.

 

Hammer mill biasanya digunakan dalam diet pelet dan kemudian penggilingan terjadi dengan menabrak target yang bergerak lambat (gandum utuh), untuk penggilingan dengan palu yang bergerak dengan cepat. Ukuran partikel di hammer mill dikendalikan oleh ukuran layar (size screen). Maka itu, saat memperbesar ukuran di layar, maka akan meningkatkan ukuran partikel.

 

“Peralatan lain biasanya digunakan roller mill, dan roller mill biasanya digunakan dalam diet mash. Di roller mill, penggilingan terjadi oleh gaya geser dengan butiran melewati ruang sempit antara dua atau lebih pasang gulungan. Yang terpenting bahwa roller mill biasanya memberikan ukuran partikel yang lebih seragam dibandingkan dengan hammer mill,” ungkap dia.

 

Pacheco menerangkan bahwa jika ada seseorang meneleponnya dan menanyakan apa yang direkomendasikannya, apakah hammer mill atau roller mill? Pada dasarnya, jawabannya adalah jika akan menggunakan penggilingan untuk pelet, terutama jika memproduksi pakan unggas, maka salah satunya adalah hammer mill yang akan bekerja dengan baik. Namun jika membutuhkan untuk menghasilkan sejumlah grain pass maka roller mill akan bekerja lebih baik daripada hammer mill.

 

“Jika Anda berencana untuk mengolah bahan pakan dengan bahan serat, seperti jelai atau bahan dengan kandungan serat tinggi, maka hammer mill akan bekerja lebih baik. Selain itu, jika Anda berencana untuk menggiling partikel kurang dari 300 mikron, misalnya Anda berencana untu membuat pakan pet (hewan peliharaan) atau aqua (ikan), maka dalam hal ini hammer mill bekerja lebih baik untuk situasi itu,” tandas Pacheco.ue/bella

 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain