Rabu, 25 Mei 2022

JAPFA Fasilitasi Sarana Penelitian Kesehatan Unggas untuk SKHB IPB University

JAPFA Fasilitasi Sarana Penelitian Kesehatan Unggas untuk SKHB IPB University

Foto: Dok. TROBOS Fitri


Bogor (TROBOSLIVESTOCK.COM). PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JAPFA) kembali bekerja sama dengan Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penyediaan prasarana pendidikan. Hari ini, (25/5), JAPFA dan SKHB IPB University menandatangani Nota Kesepahaman sekaligus melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan “SKHB-JAPFA Poultry Health Research Farm” di kawasan Kampus IPB Dramaga, Bogor, Jawa Barat.

 



Pembangunan pusat penelitian kesehatan unggas tersebut merupakan wujud komitmen JAPFA terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di industri peternakan. Selain itu, hibah kandang penelitian senilai Rp 1,5 miliar ini bertujuan untuk menunjang inovasi akademik dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang diharapkan dapat siap terjun ke dunia kerja.

 


Rektor IPB University, Prof Arif Satria menyambut baik rencana pembangunan pusat penelitian kesehatan unggas di lingkungan kampusnya. Dengan adanya prasarana penunjang pendidikan ini, dapat menghasilkan penelitian terkait kesehatan unggas yang lebih sesuai dengan kondisi di Indonesia dan aplikatif untuk industri perunggasan tanah air.

 



Menurutnya, dengan dibangunnya fasilitas penelitian ini, baik dosen maupun mahasiswa memiliki kesempatan dalam memperkaya studinya melalui eksplorasi mendalam. Hal ini tentu sejalan dengan visi IPB University dalam mengedepankan riset dan inovasi, salah satunya di bidang pertanian dan biosains tropika.

 


Dekan SKHB IPB University, Prof Drh Deni Noviana mengungkapkan, SKHB-JAPFA Poultry Health Research Farm yang akan dibangun ini menjadi fasilitas pertama yang dimiliki IPB University di bidang penelitian kesehatan unggas. Pembangunan kandang penelitian ini dapat dimanfaatkan oleh segenap sivitas akademika untuk melakukan penelitian yang relevan dengan permasalahan ternak, utamanya unggas.

 


Ia mengatakan, hasil penelitian tersebut dapat digunakan sebagai perbaikan yang berujung pada peningkatan produktivitas dan efektivitas industri perunggasan tanah air. Sehingga, kerjasama ini diharapkan mampu memberikan manfaat bagi kedua belah pihak dalam mendorong inovasi dan meningkatkan produksi pangan berprotein hewani.

 


Dalam kesempatan yang sama, Komisaris Utama JAPFA, Syamsir Siregar mengatakan, sektor perunggasan berperan penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta sebagai sumber pemenuhan gizi masyarakat. Sebagai perusahaan penyedia protein hewani yang berkualitas dan terjangkau, JAPFA senantiasa berkomitmen untuk terus memajukan pendidikan untuk meningkatkan sumber daya manusia yang unggul.

 


“Perguruan tinggi sebagai penyedia sumber daya manusia perlu didukung oleh banyak pihak. JAPFA memiliki perhatian yang tinggi dan komitmen kuat terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, berusaha mewujudkan komitmen itu, salah satunya lewat kerjasama dengan SKHB IPB University,” terangnya.

 


Rachmat Indrajaya, Corporate Affairs Director JAPFA menyampaikan, pembangunan kandang penelitian ini merupakan wujud kontribusi perusahaan dalam mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), khususnya di bidang perunggasan. "Dengan adanya kerjasama ini, kami berharap dapat memberikan dampak yang berkelanjutan dan regenerasi di industri peternakan Indonesia, serta lebih jauh lagi memberi jaminan akan pasokan protein hewani berkualitas yang terjangkau bagi masyarakat. Juga diharapkan dapat menjadikan perunggasan Indonesia berdaya saing unggul di kancah internasional," tegasnya. TROBOS/fitri

 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain