Rabu, 1 Juni 2022

Partikel Pakan Mempengaruhi Pencernaan Broiler

Partikel Pakan Mempengaruhi Pencernaan Broiler

Foto: Istimewa


Ukuran partikel yang terbaik adalah 1,0 mm dan luas permukaan pakan berpengaruh terhadap kecernaan dan efisiensi pakan
 
Biaya pakan memiliki kontribusi terbesar dalam produksi unggas. Diketahui bahwa biaya pakan sekitar 60 – 70 % dari total biaya produksi ungags. Adapun sebagian besar biayanya ialah berupa bahan baku, selain itu pengolahannya juga memakan biaya yang cukup besar. 
 
Dalam gelaran Hybird Event yang dilaksanakan oleh USSEC dengan topik ‘Broiler Nutrition & Feed Technology Conference’ di Menara 165, Jakarta Selatan selama dua hari yaitu Rabu dan Kamis (11-12/5), Extension Specialist and Associate Professor, Department of Poultry Science, Universitas Auburn, Wilmer Pacheco mengungkapkan bahwa setiap langkah pengolahan pakan dapat memberi dampak negatif atau positif pada kinerja unggas. “Ada begitu banyak variasi ukuran partikel dari feedmill, dan tidak hanya di Amerika Serikat (AS) saja, tetapi juga feedmill (pabrik pakan) lain atau di seluruh dunia. Pun ada kalanya pakan dari feedmill dengan kualitas dan juga variasi diet pellet,” ujar Pacheco.
 
 Menurutnya, diet pellet dapat mempengaruhi penggilingan (grinding) yang terjadi selama proses pelleting dan ada beberapa variasi dalam diet pellet. Di AS sangat umum untuk menggunakan diameter 4 – 4,4 milimeter (mm), kemudian menggunakan pellet utuh selama fase grower dan finisher. Sementara di Amerika Latin, Pacheco melanjutkan, semua bahan secara umum menggunakan diameter pellet. “Misalnya 2 mm untuk pakan pre starter, 3 mm untuk pakan grower, dan 4 mm untuk pakan finisher. Sehingga peralatan utama untuk menggiling adalah hammer mill dan roller mill,” jelasnya. 
 
Hammer Mill & Roller Mill
Hammer mill umumnya digunakan dalam diet pellet dan kemudian penggilingan terjadi dengan menabrak target yang bergerak lambat, untuk penggilingan dengan palu yang bergerak cepat. Ukuran partikel di hammer mill dikendalikan oleh ukuran layar (size screen). Maka itu saat memperbesar ukuran di layar, otomatis akan meningkatkan ukuran partikel.
 
“Peralatan lainnya yaitu menggunakan roller mill, biasanya roller mill digunakan dalam diet mash. Di roller mill, penggilingan terjadi oleh gaya geser dengan butiran melewati ruang sempit antara dua atau lebih pasang gulungan. Yang terpenting bahwa roller mill biasanya memberikan ukuran partikel yang lebih seragam dibandingkan dengan hammer mill,” ungkap Pacheco.
 
Ia menerangkan bahwa jika ada seseorang meneleponnya dan menanyakan apa yang direkomendasikannya, apakah hammer mill atau roller mill? Pada dasarnya, jawabannya adalah jika akan menggunakan penggilingan untuk pellet, terutama jika memproduksi pakan unggas, maka salah satunya adalah hammer mill yang akan bekerja dengan baik. Namun jika membutuhkan untuk menghasilkan sejumlah grain pass maka roller mill akan bekerja lebih baik daripada hammer mill.
 
“Jika Anda berencana untuk mengolah bahan pakan dengan bahan serat, seperti jelai atau bahan dengan kandungan serat tinggi, maka hammer mill akan bekerja lebih baik. Selain itu, jika Anda berencana untuk menggiling partikel kurang dari 300 mikro, misalnya Anda berencana untuk membuat pakan pet (hewan peliharaan) atau aqua (ikan), maka dalam hal ini hammer mill bekerja lebih baik untuk situasi itu,” jelas dia.
 
Manfaat Penggilingan Pakan
Pacheco menegaskan bahwa sebagian besar bahan yang digunakan dalam peternakan memerlukan beberapa jenis penggilingan. Penggilingan dapat mengurangi segregasi usai pencampuran, sebab ukuran partikel yang lebih kecil segregasinya juga lebih kecil daripada partikel yang lebih besar. Selain itu penggilingan membantu meningkatkan kualitas pellet, karena ada penetrasi panas dan kelembaban yang lebih besar selama pengkondisian.
 
Selama penggilingan, ia melanjutkan, ada peningkatan jumlah bahan yang terpapar ke sistem pencernaan broiler (ayam pedaging). “Ini baik untuk pencernaan dan efisiensi pakan yang lebih baik. Namun kita perlu ingat bahwa ayam memiliki organ penggilingannya sendiri,” ujarnya mengingatkan.
 
Salah satu alasan utama mengapa Pacheco biasanya mencoba untuk mengurangi ukuran partikel lebih dari yang dibutuhkan, adalah untuk meningkatkan kualitas pellet. Pada penggilingan bungkil kedelai meningkatkan kualitas pellet lebih dari 10 %. 

 
Selengkapnya baca di majalah TROBOS Livestock Edisi 273/Juni 2022

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain