Kamis, 16 Juni 2022

Bertema Stunting, Lomba Karya Jurnalistik Japfa Sediakan Hadiah Rp 100 Juta

Bertema Stunting, Lomba Karya Jurnalistik Japfa Sediakan Hadiah Rp 100 Juta

Foto: ist/dok.Japfa


Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Mengapresiasi peran jurnalis dalam bidang pangan dan gizi, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (Japfa) menyelenggarakan lomba karya jurnalistik bertema pengentasan stunting pada gelar Apresiasi Karya Jurnalistik Japfa (AKJJ).

 

Pengumuman ini disampaikan pada pertemuan dengan media atau media gathering sekaligus perilisan AKJJ 2022 pada Selasa (14/6) di Hotel Atlet Century Park, Jakarta. Adapun periode penyerahan karya jurnalistik ini dimulai sejak 14 Juni dan berakhir pada 10 September 2022 mendatang.

 

Pada kesempatan yang sama Direktur Corporate Affairs Japfa, Rachmat Indrajaya pun menyampaikan sambutannya. “Selama lebih dari 50 tahun Japfa berdiri, media telah menjadi salah satu mitra dalam perjalanan kami. Penyelenggaraan AKJJ 2022 ini merupakan salha satu bentuk apresiasi kami kepada rekan-rekan jurnalis yang selama ini turut membantu menginformasikan dan menyajikan pemberitaan terkait kegiatan perusahaan,” jelas dia.

 

Menurutnya, dalam menjalankan perusahaan Japfa berkomitmen untuk tidak hanya fokus kepada aspek ekonomi (profit) saja, melainkan juga aspek sosial (people) dan lingkungan (planet) yang membuat perusahaan dapat berjalan dengan seimbang.

 

Salah satu buktinya ialah dengan melakukan kegiatan sosial perusahaan dalam upaya mencegah stunting (kekerdilan). Japfa turut mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka stunting, di antaranya meliputi kegiatan Japfa for Kids, dan Posyandu Berdaya.

 

“Kegiatan AKJJ ini pun merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung pencegahan stunting melalui upaya edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya gizi seimbang dan protein hewani kepada masyarakat melalui peran penting media,” tandas Rachmat.

 

Beradsarkan penuturan Direktur Pemberitaan LKBN Antara sekaligus juri AKJJ 2022, Akhmad Munir bahwa media memiliki peran sangat penting dalam menyebarkan informasi dan edukasi ke masyarakat mengenai pentingnya protein hewani untuk dikonsumsi setiap harinya. Sebagai ujung tombak komunikasi ke masyrakat secara luas, penting bagi rekan-rekan media untuk mengutamakan kualitas pemberitaan dengan pemahaman dan riset yang mendalam.

 

“Kegiatan kompetisi menulis untuk jurnalis dapat menjadi ajang bagi para jurnalis guna mengerahkan kemampuan menulisnya berdasarkan pada fakta dan kebenaran informasi,” ungkap Munir.

 

Di samping itu pewarta foto dan juga visual storyteller, Beawiharta mengungkapkan bahwa kekuatan visual yang tertangkap kamera  kemudian diterjemahkan menjadi sebuah gambar utuh dapat menjadi medium edukasi stunting yang kuat.

 

Ia pun mengajak rekan-rekan fotografer jurnalis untuk ikut menyoroti gentingnya situasi stunting di Indonesia melalui karya foto. Berikutnya bagaimana cara mengatasinya lewat asupan yang mengandung protein hewani.  

 

Dalam kegiatan ini hadir pula ahli gizi dan guru besar Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), Prof  Sandra Fikawati yang menyambut baik upaya Japfa dalam mengedukasi pentingnya anak mengonsumsi protein hewani sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

 

Isu stunting sendiri tidak hanya menjadi tugas pemerintah semata, tetapi keberadaan sektor swasta termasuk Japfa diharapkan dapat ikut aktif dalam mempromosikan konsumsi gizi seimbang melalui peningkatan konsumsi protein hewani, guna mencegah terjadinya stunting pada anak.

 

“Protein merupakan salah satu zat gizi makro, selain karbohidrat dan lemak. Protein berfungsi sebagai zat pembangun tubuh. Tidak ada zat gizi lain yang dapat menggantikan peran protein dalam membantu pertumbuhan serta proses regenerasi sel tubuh manusia. Tubuh manusia membutuhkan sebanyak 20 jenis asam amino dan 9 di antaranya adalah asam amino esensial yang harus didapatkan dari makanan, dan yuang paling banyak bisa didapatkan dari protein hewani,” terangnya.

 

Pendaftaran ajang Apresiasi Karya Jurnalistik Japfa dapat diikuti oleh semua jurnalis terhitung sejak 14 Juni 2022. Terdapat tiga kategori perlombaan, yaitu Karya Jurnalistik Cetak, Karya Jurnalistik Online serta Karya Jurnalistik Foto.

 

Peserta dapat menyertakan karya berupa tulisan maupun foto hingga 10 September 2022. Total hadiah bagi pemenang mencapai lebih dari Rp 100 juta. Informasi lebih lanjut bisa diakses melalui laman resmi dan akun media sosial Japfa (@japfa.id).ed/bella

 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain