Jumat, 24 Juni 2022

Ratusan Ternak di Kabupaten Tangerang Terpapar PMK

Ratusan Ternak di Kabupaten Tangerang Terpapar PMK

Foto: dok.istimewa


Tangerang (TROBOSLIVESTOCK.COM). Sejumlah hewan ternak berupa sapi, kerbau, kambing dan domba di wilayah Kabupaten Tangerang diindikasi terpapar Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kini jumlahnya bertambah setelah dilakukan pemeriksaan ke sejumlah tempat peternak di daerah tersebut. 

 

"Tercatat hingga hari Senin (13/6) total hewan ternak yang terdampak PMK sebanyak 221 ekor dan  yang terancam 692 ekor. Namun pihak kami sudah melakukan langkah-langkah untuk penanganannya," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Tangerang, Asep Jatnika.

 

Ia menjelaskan, adanya penambahan kasus PMK terhadap hewan ternak ini diketahui setelah pihaknya melakukan pemeriksaan secara intens ke sejumlah peternak dari 13 kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang. Termuat antara lain Kec. Curug 6 ekor, Kec. Panongan 7 ekor, Kec. Kelapa Dua 26 ekor, Kec. Pegedangan 81 ekor, Kec. Legok 1 ekor, Kec. Cikupa 12 ekor, Kec. Solear 11 ekor, Kec. Cisoka 11 ekor, Kec. Pasar Kemis 44 ekor, Kec. Rajeg 6 ekor, Kec. Sepatan Timur 1 ekor, Kec. Sindang Jaya 6 ekor, dan Kec. Balaraja 9 ekor.

 

"Rata-rata ternak yang terjangkit PMK adalah sapi, kerbau, domba dan kambing. Jadi tingkat penularannya pun memang begitu cepat sehingga bisa menular terhadap ternak yang ada di sekitarnya," ungkapnya. 

 

Hingga kini, upaya yang dilakukan oleh satgas pengendalian dan penanganan penyakit setempat langsung melakukan pemberian antipiretik, multi vitamin dan antibiotik terhadap hewan yang diindikasi terpapar PMK tersebut. 

 

"Tentunya kita hanya melakukan pencegahan dengan melakukan pengobatan dan penyemprotan disinfektan ke kandang-kandang peternak, supaya PMK ini tidak menyebar lebih luas lagi," sebutnya. 

 

Ia berharap, kepada seluruh peternak dan pedagang ketika mendatangkan hewan ternak baru yang berasal dari luar daerah agar dipisahkan terlebih dahulu selama 14 hari dan dipastikan kondisi hewan itu dalam keadaan sehat. 

 

"Dipastikan para peternak bisa menjaga sterilisasi kebersihan kandang hewan masing-masing. Karena dengan upaya itu bisa menghindari penularan PMK," tuturnya. 

 

Ia juga mengimbau, kepada masyarakat agar tidak khawatir dan panik dengan seiringnya ditemukan kasus-kasus PMK di Kabupaten Tangerang, karena dapat dipastikan PMK tidak menular kepada manusia. 

 

"Kami mengimbau kepada masyarakat tidak khawatir ataupun panik. Karena prinsipnya penyakit ini tidak menular ke manusia," pesannya.ue/shara

 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain