Senin, 4 Juli 2022

Indo Livestock 2022 Kembali Digelar

Indo Livestock 2022 Kembali Digelar

Foto: Dok. TROBOS Shara


Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Indo Livestock 2022 Expo & Forum yang merupakan Pameran dan forum internasional industri peternakan, pertanian, pakan ternak, pengolahan susu, kesehatan hewan, alat-alat kedokteran hewan, dan perikanan ke-15, kembali akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 6-8 Juli 2022. Indo Livestock akan digelar bersamaan dengan Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agrotech, Indo Vet dan Indo Fisheries 2022 Expo & Forum.


Dalam kegiatan jumpa pers Indo Livestock 2022 Expo & Forum, menghadirkan Tri Melasari selaku Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, Ditjen PKH, Kementan RI sebagai pembicara. Ia mengatakan, dengan tema "Sinergitas Menjaga Ketahanan dan Kedaulatan Pangan Menuju Swasembada Nasional" bersama dengan Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agritech, Indo Vet dan Indo Fisheries, Kementan harapkan acara ini menjadi kesempatan yang baik bagi pertumbuhan industri pertanian berkelanjutan.


“Kami juga mengajak pengunjung untuk melihat berbagai macam produk peternakan dan kesehatan hewan berstandar internasional yang telah berhasil ekspor seperti sarang burung walet, madu, makanan olahan, vaksin dan obat hewan ke lebih dari 98 negara, dalam booth Paviliun Ekspor Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pavilliun ini diharapkan dapat menjadi model percontohan yang dapat memotivasi perusahaan dalam negeri lainnya untuk bisa melakukan ekspor sesuai dengan arahan Gratieks (gerakan tiga kali lipat ekspor),” ujarnya.


Selain Paviliun Ekspor, Ditjen PKH juga memfasilitasi 12 (dua belas) dinas Provinsi yang membidangi fungsi peternakan dan Kesehatan Hewan pada pameran Indolivestock tahun ini. Yaitu Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan Kalimantan Barat dengan beraneka ragam produk yang dibawa seperti abon olahan daging domba, keju, madu, olahan daging itik.


Erdiriyo, Asisten Deputi Keuangan Inklusif dan Keuangan Syariah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian juga turut hadir dalam kegiatan jumpa pers. Ia menyampaikan, di bawah arahan Presiden, para peternak, petani, dan para UMKM akan mendapatkan perhatian yang prioritas. Oleh karena itu, pemerintah telah mengalokasikan anggaran kredit usaha yang di dalamnya ada untuk peternakan rakyat sebesar Rp 373,17 triliun dengan tingkat bunga yang sangat rendah yaitu hanya 6 % dalam 1 tahun.


“Pada konteks peternakan rakyat, akan didakan Seminar Internasional pada 6 Juli 2022 terkait ‘Percepatan Inklusi Keuangan bagi Petani, Peternak, dan Nelayan dengan Industri Jasa Keuangan’. Kami akan menghadirkan para stakeholder kementerian dan lembaga, termasuk di dalamnya Bank Indonesia, BUMN, OJK, lembaga keuangan, asuransi peternak sapi, maupun dari DPR RI,” terangnya.


Bonifasius Suli Teruli Sitepu, Ketua III PB PDHI, mengatakan pihaknya pada tahun ini akan menggabungkan kegiatan ilmiahnya ke dalam rangkaian Indo Livestock dan Indo Vet Expo & Forum. “Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional (Kivnas) ke-17 merupakan salah satu bentuk dukungan kami untuk ikut terlibat di dalam penjaminan mutu kesehatan bagi masyarakat dan juga bagi hewan yang dikonsumsi oleh masyarakat,” imbuhnya.


Managing Director PT Napindo Media Ashatama, Arya Seta Wiriadipura mengatakan, Indo Livestock 2022 Expo & Forum merupakan pameran B2B internasional yang pertama kali diselenggarakan di masa pandemi. Antusiasme dari para penggelat dan profesional di industri peternakan, pertanian, dan perikanan begitu terasa di penyelenggaraan pameran tahun ini.


Seluruh pelaku dari dalam dan luar negeri baik pengusaha, peneliti, pemerhati, produsen, para pakar, kementerian, lembaga dan instansi pemerintah serta asosiasi yang bergerak di sektor terkait, akan turut hadir pada pameran dengan luas area 6.500 m2 yang akan diikuti oleh ratusan peserta dari 23 negara termasuk 4 negara paviliun yaitu Indonesia, Belanda, Korea Selatan, dan Tiongkok.


Indo Livestock, Indo Feed, Indo Dairy, Indo Agrotech, Indo Vet, dan Indo Fisheries 2022 Expo & Forum telah mendapatkan perizinan dari Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi DKI Jakarta serta mendapatkan dukungan dan rekomendasi dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).


Tidak hanya itu, seminar berseri pun turut dilakukan dalam rangkaian kegiatan tersebut. “Kami menawarkan seminar ini lengkap minimal ada akademisi, pemerintah, pengusaha, komunitas peternak dari asosiasi-asosiasi dan dari media. Media menjadi pihak penting supaya informasi yang disampaikan seimbang.  Dalam hal ini kerja sama mulai dari mendesain ide, topik, sampai ke substansi apa yang dibahas,” ungkap Prof. Muladno, Kepala Pusat Studi Pembangunan Pertanian dan Pedesaan (PSP3) IPB University.


    Ia menuturkan, rencananya kegiatan seminar berseri ini akan dilaksanakan 4 kali dalam 1 tahun. Hal penting lainnya, seminar berseri ini bersifat kebijakan dan implementatif dengan justifikasi ilmiah karena diharapkan semua kebijakan pemerintah berbasis ilmiah. TROBOS/shara

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain