Rabu, 27 Juli 2022

Achmad Dawami Pimpin (Kembali) GPPU

Achmad Dawami Pimpin (Kembali) GPPU

Foto: Dok. TROBOS Yopi


Tangerang (TROBOSLIVESTOCK.COM). Achmad Dawami terpilih sebagai Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Gabungan Perusahaan Pembibitan Unggas (BPP GPPU) Indonesia periode 2022 – 2026 dalam Kongres XIII GPPU 2022 yang digelar di Tangerang Banten, pada Selasa (26/7). Dawami pun melanjutkan tampuk kepemimpinannya di GPPU setelah menyelesaikan jabatan yang sama pada periode sebelumnya.


Dalam kongres kali ini ada yang berubah dalam struktur organisasi GPPU. Susunan kepengurusan saat ini menjadi terdiri atas 1 Ketua Umum; 5 Ketua; 1 Sekretaris Jenderal; 1 Wakil Sekretaris Jenderal; dan 1 Bendahara. Di tempat yang sama, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, Agung Suganda mengesahkan dan melantik BPP GPPU Indonesia periode 2022 – 2026 pada Rabu (27/7).  


Dalam sambutannya, Agung menyatakan GPPU harus mendorong anggotanya untuk meningkatkan daya saing pembibitan ayam ras nasional dengan menerapkan kesesuaian GBP (Good Breeding Practices). Juga menjamin pemenuhan kebutuhan bibit niaga untuk peternak.


Ia menyatakan, saat ini dunia menghadapi  situasi global rawan pangan. Indonesia berpeluang besar untuk ekspor unggas dan berkontribusi terhadap pasokan bahan pangan utamanya asal unggas ke berbagai negara.


Keberlimpahan produksi ayam ras domestik kerap didera dengan isu fluktuasi harga live bird yang dituding sebagai akibat dari adanya ketidakseimbangan supply dan demand. "Pemerintah mendorong kepada seluruh pembibit agar turut menjaga stabilisasi perunggasan, orientasi kepada daya serap pasar, dan adaptif terhadap berbagai tantangan industri perunggasan termasuk memanfaatkan peluang ekspor," pinta Agung.


Sedangkan Dawami menyampaikan GPPU siap menjadi partner dalam berbagai kegiatan di industri perunggasan. "Kami berharap bisa melaksanakan tugas dengan baik dan siap untuk bersama-sama secara aktif mengembangkan perunggasan dengan produk-produk yang berkualitas," tegasnya.


Usai pelantikan dilakukan seminar yang bertema “Konsolidasi dan Kolaborasi Menghadapi Tantangan Era Disrupsi” dengan menghadirkan pembicara Prof Rhenald Kasali.


Rhenald mengatakan, disrupsi merupakan inovasi yang bisa mengubah dunia. Disrupsi telah menciptakan teknologi yang landasannya berbeda sama sekali. "Era industri 4.0 saat ini juga telah mengubah banyak kehidupan," ujarnya.


Ia melanjutkan, disrupsi telah melahirkan pasar dan pelaku-pelaku usaha baru. Juga disrupsi melahirkan cara-cara baru yaitu orkestrasi sumber daya (bukan menguasai/owned); teknologi digital; ekosistem; dan exponential growth vs linear.


Menurut Rhenald, pasca pandemi Covid-19 telah mengubah kesadaran-kesadaran baru terhadap masa depan pangan dan global supply chain. Juga rekonfigurasi geopolitik (Arab Nato, Indopasific, Euro Nato vs Rusia-China-Iran) serta diskresi pangan-energi (Turki-Jerman). "Selain itu, terjadi ledakan-ledakan ekonomi cara baru (kreativitas, konten, non degree, ekonomi luar ruang), gig economy, dan global escape," terangnya.


Ia menyatakan di perunggasan telah terjadi perubahan yaitu penggunaan robotik untuk mempercepat; semakin integrated; terjadi pertarungan antara pikiran-pikiran dan praktik lama dan pikiran-pikiran baru; fake meat; transportasi dan pakan; serta kompetisi global melalui mandat WTO (namun pandemi mengubah keadaan). "Ini adalah konstelasi global yang sedang terjadi. Kolaborasi menjadi sangat penting salah satunya melalui cara-cara digital," saran Rhenald. TROBOS/yopi



SUSUNAN Badan Pengurus Pusat GPPU  :

Ketua Umum     : Achmad Dawami

Ketua 1     : Agus Haryoko
Ketua 2     : Djiauw Djono
Ketua 3     : Eko Parwanto
Ketua 4     : Asrokh Nawawi
Ketua 5     : Wahyu Nugroho

Sekjen GPPU     : Krissantono
Wakil Sekjen     : Chandra Gunawan

Bendahara        : Erwan Yulianto

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain