Kamis, 28 Juli 2022

Titik Kritis Pemeliharaan Ayam KUB

Titik Kritis Pemeliharaan Ayam KUB

Foto: ist/dok.BPTPGorontalo


Semarang (TROBOSLIVESTOCK.COM). Peneliti Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Tengah, Subiharta membedah titik kritis pada pemeliharaan ayam Kampung Unggul Balitnak (KUB) sebagai pengetahuan praktis bagi penyuluh dan peternak.

 

Hal itu disampaikannya Virtual Literacy Live Agriculture in Action berkolaborasi dengan PUSTAKA BPTP Jawa Tengah yang mengangkat topik ‘Cara Praktis Budidaya Ayam KUB’, Subiharta menerangkan bahwa ayam KUB memiliki tiga periode pertumbuhan, yaitu periode starter, grower dan layer.

 

“Pada periode starter atau awal, ayam diletakkan di kandang brooder (pemanas), sehingga kita harus perhatikan karena secara praktis pada anak ayam KUB banyak terjadi kematian,” tekannya.

 

Usai periode starter umur 0 – 30 hari atau 1 bulan, ia melanjutkan, kemudian masuk ke periode grower atau pertumbuhan. Pertumbuhan ini ada dua tujuan, pertama untuk menghaislkan ayam dara, dan kedua untuk ayam potong. Selanjutnya periode layer, yang perlu diperhatikan diantaranya adalah kandang, pakan dan cara pemeliharaan termasuk vaksinasi.

 

Peran Vital Brooder

Subiharta menjelaskan terkait kandang (brooder) pada periode starter atau awal pada DOC (ayam umur sehari) ayam KUB, dimana perlu pemanas. Hal tersebut lantaran ayam masih butuh dierami oleh induknya, sehingga pemanas digunakan sebagai penggantinya.

 

Ia menilai bahwa pemanas sangat diperlukan, sebab jika tidak DOC bisa mati. “Pemanas diperlukan saat usia ayam yaitu 1 sampai 14 hari (2 pekan), pemanas digunakan pada malam hari, sedangkan pada siang hari tidak diperlukan.

 

 Terpenting dalam pemansan adalah jangan sampai panasnya kurang, karena jika kekurangan pemanas ayam akan berdesakan untuk mencari kehangatan,” papar dia.

 

Menurut Subiharta, berkerumunnya ayam pada satu titik dapat menyebabkan saling tindih antara satu sama lain, sehingga banyak ayam yang mati karena terinjak-injak. Oleh sebab itu, pemanas sangat penting bagi DOC ayam KUB. Setelah itu dapat dilihat jika ayam terlalu dekat atau mengumpul dekat dengan lampu, itu berarti panasnya kurang, sehingga pemanas ditingkatkan lagi.

 

“Jika ayamnya menyebar atau tidak mengumpul di satu titik, itu yang kita inginkan. Tetapi jangan sampai terlalu panas, sebab ayam akan menjauh. Selain itu, jika terlalu panas ayam akan banyak minum, dan makannya menjadi berkurang yang mengakibatkan pertumbuhannya menjadi lambat.

 

BPTP Jawa Tengah merupakan salah satu instansi yang turut memproduksi ayam kampung unggul Balitbangtan (Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian) atau yang kerap disingkat KUB. Ayam KUB sendiri merupakan jenis ayam kampung galur baru hasil dari seleksi secara genetik oleh tim peneliti Balitbangtan. ed/bella

 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain