Kamis, 1 September 2022

Teknologi Pengolahan Pakan Domba dan Kambing

Berperan untuk meningkatkan nutrisi dan preferensi ternak terhadap bahan pakan yang dikonsumsinya
 
Sumber pakan ternak menjadi persoalan yang paling krusial bagi peternak ruminansia seperti domba dan kambing. Apalagi jika dikaitkan dengan musim kemarau, peternak yang tidak memiliki lahan hijauan mengalami kesulitan untuk mendapatkan pasokan pakan terutama hijauan.
 
Sementara di saat musim hujan dan pasokan rumput dalam jumlah banyak, peternak malas untuk menyimpan sebagai cadangan. “Seharusnya pada saat limbah pertanian banyak bisa disimpan untuk cadangan pakan di musim kemarau,” tegas Kepala Bidang Produksi Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, Siti Rochani. 
 
Disamping itu, terkadang pula di lapangan peternak hanya mengambil rumput atau hijauan tanpa memedulikan untuk apa domba atau kambing itu makan. “Sering dijumpai di lapangan, peternak cukup menyambit rumput langsung dikasihkan. Tidak pernah melihat lagi ternaknya, kira-kira pakannya dimakan atau tidak. Padahal posisi domba atau kambing lapar atau tidak menjadi titik kritis yang harus kita lihat,” urainya.
 
Perempuan yang akrab disapa Hani ini menjelaskan, pakan ternak ruminansia terbagi 2 yaitu ada pakan hijauan yang mencakup rumput-rumputan, kacang-kacangan seperti kaliandra, turi, dan limbah pertanian seperti jerami padi atau jagung. Adapun kebutuhan hijauan untuk di pembiakan cukup 10 % dari bobot badan. 
 
Tapi berbeda atau sebaliknya kalau untuk penggemukan, pemberian konsentrat harus lebih tinggi dengan proporsi yaitu 20 % hijauan dan 80 % konsentrat karena punya tujuan setiap hari ada penambahan bobot badan. “Kebutuhan konsentrat berupa campuran bahan pakan, mineral, vitamin, dan aditif dengan protein 16 % sebanyak 2 – 3 % dari bobot tubuh,” katanya.
 
Ia menjelaskan, pemberian hijauan tidak boleh kurang karena akan mengganggu kesehatan rumen. Dengan memakan hijauan, ternak dapat mengeluarkan air liur secara sempurna. “Semakin baik hijauan, efek penggunaan konsentrat akan semakin baik damalm memberikan produksi air susu,” katanya. 
 
Adapun prinsip pemberian pakan dengan konsentrat adalah untuk menyempurnakan kekurangan zat-zat pakan yang terkandung pada hijauan. Keuntungan pemberian hijauan dan konsentrat adalah adanya kecenderungan mikroorganisme rumen memanfaatkan pakan penguat sebagai sumber energi sehingga bisa meningkatkan populasi bakteri di dalam rumen. 
 
Dalam pemberian pakan, rumput sebaiknya dipotong atau dicacah dengan ukuran 2-5 cm guna menghindari banyaknya hijauan yang terbuang dan dilayukan terlebih dahulu sedangkan konsentrat diberikan dalam bentuk kering. “Rumput bisa diberikan lebih awal selanjutnya konsentrat diberikan pagi dan sore hari. Untuk air minum harus selalu tersedia,” terang Hani. 
 
Teknologi Pengolahan Pakan
Berbagai teknologi pengolahan bisa digunakan untuk meningkatkan nutrisi bahan pakan. Seperti untuk jerami jagung yang tersedia dalam jumlah melimpah dan mudah diperoleh serta dapat mengatasi kekurangan produksi rumput.
 
 
 
Selengkapnya baca di Majalah TROBOS Livestock Edisi 276/Seprtember 2022

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain