Kamis, 22 September 2022

GOPAN Dituntut Bertransformasi Bisnis Menuju Integrasi Horizontal

GOPAN Dituntut Bertransformasi Bisnis Menuju Integrasi Horizontal

Foto: 


Bogor (TROBOSLIVESTOCK.COM). Kepengurusan GOPAN (Garda Organisasi Peternak Ayam Nasional) periode 2020-2025 dituntut untuk bertranformasi bisnis menuju integrasi horizontal. Hal itu disampaikan Prof Bustanul Arifin selaku Dewan Pakar GOPAN saat acara Sarasehan Perunggasan Nasional yang digelar GOPAN sebagai rangkaian Kegiatan Munas ke IV yang digelar di IPB International Convention Center (IICC) Bogor Jawa Barat pada Kamis (22/9). 
 
Bustanul sampaikan guna memperkuat eksistensi peternak mandiri perlu kekompakan dan gotong royong mengingat perunggasan di tanah air sering bergejolak seperti harga ayam hidup pada saat panen di bawah harga pokok produksi. Sebaiknya, peternak mandiri yang tergabung dalam GOPAN membentuk koperasi peternak atau bergabung dengan koperasi peternak yang sudah ada, dan bahu membahu meningkatkan kinerja koperasi. Jika perlu, refreshing lagi pemahaman tentang prinsip-prinsip koperasi peternak, bergotong royong, berjamaah menjadi satu kekuatan, untuk mewujudkan koperasi peternak yang tangguh. “Prinsip koperasi: Satu kabupaten, satu koperasi primer,” katanya. 
 
Di lain sisi ia sampaikan, hendaknya Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi memfasilitasi sebuah konsolidasi perusahaan pakan mandiri, parent stock mandiri, sarana-prasarana mandiri dalam suatu korporatisasi petani, dan bersinergi dengan koperasi peternak. “Integrasi horizontal peternak mandiri perlu berposisi untuk hidup berdampingan dengan integrator vertikal dalam membangun industri perunggasan yang tangguh, berintegritas dan berdaya saing, menembus pasar global dan berkompetisi sehat,” tandas Tenaga Ahli Utama KSP (Kantor Staf Presiden) ini.
 
Sementara itu, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan, Badan Pangan Nasional (Bapanas), I Gusti Ketut Astawa mengatakan bahwa persoalan perunggasan sebenarnya sangat simpel. Artinya, dapat diselesaikan apabila masing-masing pelaku mampu menempatkan posisinya. Bagi peternak mandiri termasuk para anggota GOPAN, Ketut sarankan untuk memperkuat internalnya agar permasalahan ini dapat dituntaskan. “Seperti diketahui bahwa importasi daging ayam dari Brazil merupakan ancaman bila masuk ke dalam negeri. Bila hal itu terjadi, di lain sisi pelaku usaha perunggasan di tanah air saling bersitegang maka perunggasan akan hancur,” ungkapnya. 
 
Adapun Bapanas, kata dia, memiliki konsep berupa peta jalan ekosistem perunggasan bagi peternak mikro dan kecil melalui skema close loop ekosistem perunggasan. Ekosistem Perunggasan hulu-hilir pada intinya mengatur penugasan BUMN Pangan untuk menyediakan pakan, DOC, offtaker bagi ayam hidup hasil peternak mikro dan kecil kerja sama yang kuat antara peternak mikro dan kecil dengan BUMN Pangan serta Outlet penyaluran dihubungkan dengan pengurangan stunting dan lain-lain. 
 
“Mari kita melakukan mitigasi masalah bersama-sama sekaligus mencari solusi untuk menghadapi tantangan ke depan yang lebih ketat. Melalui kolaborasi kita bisa meminimalkan problem yang dihadapi. Termasuk menentaskan stunting di tanah air dengan terus mengajak masyarakat untuk memiliki kesadaran bahwa mengonsumsi pangan hewani seperti ayam dan telur memiliki banyak manfaat,” terangnya. 
 
Sebagai upaya untuk meningkatkan konsumsi masyarakat berupa ayam dan telur sebagai sumber protein hewani yang murah, GOPAN terus berkomitmen guna mengkampanyekan konsumsi ayam dan telur yang masih rendah itu. Maka dari itu, pada Sarasehan itu dilakukan seremoni makan ayam dan telur bersama stakeholder perunggasan serta mengenalkan Dewan Pengurus Pusat GOPAN Periode 2020-2025. 
 
Pada kesempatan itu, Herry Dermawan sebagai Ketua Umum GOPAN terpilih menegaskan pihaknya akan berkomitmen untuk memiliki kepengurusan GOPAN bisa sampai ke daerah-daerah dan peternak yang tidak terakomodir oleh organisasi apapun bisa bergabung dengan GOPAN. “Kepengurusan GOPAN kali ini 75 % didominasi oleh generasi muda sebagai penerus estafet jalannya roda organisasi ke depan,” katanya. TROBOS/zulendra

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain