Selasa, 1 Nopember 2022

Pengaruh Kandang Terhadap Kesehatan Broiler

Pengaruh Kandang Terhadap Kesehatan Broiler

Foto: 


Ayam yang sehat berasal dari sistem perkandangan, biosekuriti dan manajemen pemeliharaan yang baik guna meminimalisir terjadinya penyakit pada ayam
 
Kandang merupakan tempat untuk beristirahat, berlindung dari predator, hujan dan panas bagi ternak. Tak ayal jika kandang yang baik dan bersih dapat menunjang pertumbuhan serta kesehatan ternak. 
 
Berbicara tentang kandang, Sekretaris Jenderal Garda Organisasi Peternak Ayam Nasional (Sekjen GOPAN), Sugeng Wahyudi dalam webinar bertajuk ‘Ayam Sehat Dimulai dari Kandang’ mengatakan bahwa terdapat tiga hal terkait dengan jenis kandang, yaitu open house, semi closed house (modifikasi) dan closed house (kandang tertutup) yang ditandai adanya cooling pad dan inlet. “Closed house lebih baik dibandingkan kandang tipe lain. Walaupun memang dari segi pembiayaan atau pembuatan infrastruktur kandangnya jauh lebih besar,” ujar Sugeng.
 
Menurutnya, berdasarkan perhitungan sementara atau saat ini, besaran biaya yang dikeluarkan guna membangun closed house itu sekitar Rp 100.000 – 120.000 per ekor. Bisa dibayangkan jika untuk 20.000 ekor ayam pedaging (broiler), berarti dibutuhkan biaya sekitar Rp 2 miliar lebih. Memang tidak mudah untuk bisa membuat kandang closed house, artinya harus ada modal atau pembiayaan. 
 
“Peternak-peternak di tanah air sudah cukup kreatif, sehingga mereka menciptakan kandang semi closed house, yaitu dari open house yang dimodifikasi dengan harapan memiliki tingkat kenyamanan jika ayam ada di situ. Besaran biayanya biasanya Rp 40.000 – 50.000 per ekor untuk menciptakan dari open house menjadi semi closed house atau modifikasi,” sebut dia.
 
Apapun jenis kandangnya, Sugeng melanjutkan, baik open house, semi closed house maupun closed house fungsinya adalah sebagai pelindung dari cuaca. Lalu kandang harus nyaman yang ditandai dengan ketercukupan sekam, suhu yang ideal, penerangan kemudian tempat makan dan minum yang tercukupi. Hal yang lebih penting ialah peternak dapat menciptakan area brooding yang sempurna.
 
“Fungsi kandang secara singkat adalah untuk memanipulasi kondisi lingkungan di dalam kandang sesuai dengan kebutuhan ayam. Dari tiga macam kandang tersebut, masing-masing harus memiliki kemampuan atau berfungsi untuk memanipulasi lingkungan kandang, cuaca dan lain sebagainya supaya di dalam kandang ayam-ayam kita bisa nyaman,” tandas Sugeng.
 
Zona Nyaman Ayam
Manager Farm Naratas Poultry Group, Anggun Pasini menilai bahwa broiler merupakan ternak yang mudah terjangkit stres, yang berakibat pada feed intake (asupan pakan) menurun, pertumbuhan terganggu (uniformity/keseragaman jelek), angka deplesi meningkat serta lebih mudah terserang penyakit. Salah satu pencetus stres pada broiler tersebut ialah cuaca yang sangat ekstrim dengan curah hujan yang tinggi, sehingga dapat menyebabkan kelembapan yang tinggi pula di dalam kandang.
 
Penyebab berikutnya ialah fluktuasi cuaca di pagi, siang dan malam hari yang terlalu tinggi dapat mengakibatkan broiler di siang hari akan merasa kepanasan dan di malam hari akan mengalami suhu yang rendah. “Tubuh broiler kurang mampu beradaptasi dengan perubahan cuaca yang sangat ekstrim tersebut. Salah satu agar tidak stres yaitu dengan menciptakan comfort zone (zona nyaman) ayam,” tuturnya.
 
Berdasarkan keterangan Anggun, comfort zone adalah keadaan di mana kondisi kandang meliputi suhu, kelembapan dan kecepatan angin yang diterima atau yang dirasakan oleh ayam ini ideal dan sesuai dengan kebutuhannya. Ketika ayam ada di zona nyaman, diharapkan efisiensi pakannya makin baik, tingkat pertumbuhannya juga baik, kematian rendah, terjadi peningkatan populasi serta meminimalisir ayam terinfeksi penyakit.
 
“Guna dapat menciptakan zona nyaman ayam ini salah satunya yaitu dengan mengadaptasi tipe kandang modern seperti closed house. Closed House ini merupakan sistem tertutup yang dijalankan pada peternakan modern, dengan tujuan untuk menyediakan suhu dan kelembapan ideal bagi ayam. Sehingga dapat meminimalkan stres akibat perubahan kondisi lingkungan dan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas ayam,” papar dia.
 
 
Selengkapnya Baca Di Majalah TROBOS Livestock Edisi 279/November 2022
 
Selengkapnya Baca Di Majalah TROBOS Livestock Edisi 279/November 2022

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain