Selasa, 1 Nopember 2022

Omega 3 Bagi Kesehatan Tubuh

Omega 3 Bagi Kesehatan Tubuh

Foto: Dok. Pribadi


Kandungan omega 3 pada telur khususnya DHA didapatkan dari rekayasa pakan seperti penambahan limbah ikan sarden dan fermentasi ampas tahu

 

Dahulu kala lemak merupakan zat makanan yang perlu dihindari penggunannya. Seiring berkembangnya ilmu pengetahuan peran lemak sebagai nutrisi di dalam tubuh justru tidak kalah penting dengan protein. Tak ditampik, temuan omega 3 telah mengubah pola pikir masyarakat bahwa jenis lemak tersebut memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh. 

 

Suaedi Sunanto, selaku CEO Nutricell Pacific mengatakan omega 3 terdiri dari 3 asam lemak yakni DHA (asam dokosaheksaenoat), EPA (asam eikosapentanoat) serta ALA (asam alpha linoleat). Utamanya DHA merupakan bagian terpenting dari omega 3. Sebabnya, 97 % omega 3 yang berada di otak terdiri dari DHA. Begitupun bagian mata, 93 % komposisinya merupakan DHA. “Terlebih di organ hati serta sel darah merah juga didominasi oleh DHA,” katanya. 

 

Adapun fungsi DHA, menurut Suaedi sebagai nutrisi kecerdasan otak. Pasalnya, DHA berperan dalam menangkap dan mempercepat informasi oleh otak. Lalu ditranformasikan dalam bentuk tindakan melalui sel motorik. “Hal inilah yang membuat DHA dianggap penting baik untuk ibu hamil, anak-anak, remaja maupun orang tua. Sementara di unggas, manfaat pakan kaya omega-3 dapat digunakan sebagai anti inflamasi. Dikarenakan, pelarangan antibiotik berpotensi menimbulkan inflamasi karena jumlah bakteri atau mikroorganisme di saluran pencernaan semakin banyak,” paparnya dalam webinar yang diprakarsai Fakultas Peternakan IPB University pada Kamis (6/10). 

Tinggi Peminat

Suaedi menyebut, hasil penelitian di AS (Amerika Serikat) pada 2000 bahwa perhatian terhadap omega 3 masih rendah. Akan tetapi, kini disebutkan pada 2020, 92 % masyarakat AS tersadarkan betapa pentingnya omega 3 utamanya DHA. Dominasi pemakaian DHA bagi masyarakat AS paling besar diperuntukkan sebagai nutrisi kehamilan serta masa menyusui.  

 

Tak khayal, hal itu dimanfaatkan industri untuk membuat produk dengan label omega 3 terkhusus DHA. “Lagi-lagi di AS, produk dengan label DHA yang sejarahnya dimulai dari produk susu cair penjualannya mengalami tren kenaikan dibandingkan dengan produk susu cair tanpa penambahan DHA,” terang Suaedi. 

 

Tidak hanya dalam bentuk susu cair, ditemukan juga produk minuman jus menggunakan DHA sebagai salah satu komponennya. Rupanya, produk dengan label DHA memiliki tren penjualan tinggi dibandingkan dengan produk-produk lain berlabel seperti antioksidan dan vitamin serta mineral. “Bahkan 80 % konsumen tertarik kembali untuk membeli jus dengan label DHA itu,” ungkapnya. 

 

Sumber Omega 3

Kandungan omega 3 dapat diperoleh dari pangan fungsional salah satunya bersumber dari telur. Namun perlu digarisbawahi, kandungan omega 3 pada telur bergantung dari pakan yang diberikan pada unggas. Adapun omega 3 secara alami dapat dideposisikan pada telur bersumber dari fish oil (minyak ikan). “Artinya selama ikan mengandung lemak, maka ikan kemungkinan terdapat omega tiga. Tetapi kalau lemak pada ikan telah diturunkan berubah menjadi tepung ikan disusul kandungan lemak yang rendah. Otomatis kandungan omega 3 semakin kecil,” tutur Suaedi. 

 

Lanjut Suedi, sumber omega 3 lainnya diperoleh dari vegetable oil (minyak sayuran). Beberapa tanaman memiliki kandungan omega 3 relatif tinggi. Bahkan telah digunakan oleh beberapa industri seperti flaxseed (biji rami) meskipun kandungan DHA relatif rendah. Adapun sumber omega 3 yang terakhir bahkan memiliki prospek kedepannya ialah algae oil (minyak alga). 

 

Selengkapnya Baca Di Majalah TROBOS Livestock Edisi 279/November 2022

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain