Selasa, 29 Nopember 2022

Yoghurt, Susu Probiotik Segar dan Menyehatkan

Yoghurt, Susu Probiotik Segar dan Menyehatkan

Foto: dok.istimewa


Jakarta (TROBOSLIVESTOCK.COM). Yoghurt, minuman berbahan dasar susu yang proses produksinya dibantu oleh probiotik, mikroorganisme yang mampu mengubah citarasa susu menjadi lebih segar dan lebih kaya manfaat.

 

Yoghurt dikenal luas bermanfaat untuk meningkatkan imunitas tubuh dan anti penuaan. Sebab pada yoghurt terdapat kandungan probiotik (bakteri baik).     

 

Pakar Probiotik dari Universitas Padjadjaran Bandung, Prof Lovita Adriani menuturkan probiotik merupakan mikrobiota yang dapat hidup dan berkembang di usus besar. Fungsinya, dapat mengusir sebagian besar bakteri patogen sampai di usus besar.

 

Pasalnya, bakteri patogen domisilinya banyak berada di usus besar. Adanya probiotik akan mengubah lingkungan di usus besar menjadi asam. Sehingga dengan lingkungan yang asam mengakibatkan bakteri patogen akan keluar dari saluran pencernaan. 

 

Umumnya probiotik pada yoghurt, lanjut Prof Lovita, menggunakan dua jenis mikroba yaitu Streptococcus thermopilus dan Lactobacillus bulgaricus yang memberikan manfaat guna melancarkan pencernaan.

 

Manfaat mengonsumsi yoghurt tidak sepenuhnya hanya pada pencernaan saja. Melainkan, yoghurt memiliki efek kesehatan yang lainnya bagi tubuh. “Artinya, kurang maksimal kalau hanya mengandalkan dua mikroba tersebut,” katanya.

 

Mikroba lain yang memiliki kemampuan meningkatkan kesehatan, menurut Prof Lovita yakni Lactobacillus acidophilus dan Bifidobacterium. Adapun Lactobacillus acidophilus merupakan mikroflora alami pada saluran pencernaan manusia dan dapat memproduksi asam laktat sebagai hasil utama fermentasi laktosa.

 

Bakteri ini dapat pula menghasilkan bakteriosin yang dapat merangsang pembentukan antibodi tubuh yang melekat pada sel-sel epitel saluran pencernaan supaya mikrobiota dapat hidup dan berkembang biak.

 

“Keistimewaan bakteri ini ialah mampu memecah ikatan azo dari sulfasalin yang menghasilkan azulfidin digunakan untuk pengobatan colitis. Hanya saja mikrobiota tersebut harus dalam imbangan yang tepat serta takaran yang benar,” jelas Prof Lovita.

 

Lebih lanjut, kedua bakteri itu mampu menetralisir atau menginaktivasi Helicobacter pylori. Helicobacter pylori ialah bakteri yang mampu bertahan hidup dalam lingkungan asam lambung, dibandingkan dengan bakteri patogen lainnya, yang lazim dikatakan penyebab sakit maag.

 

Penelitian yang dilakukannya selama hampir 20 tahun telah membuahkan hasil yang sangat bermanfat yakni kedua bakteri tersebut mampu meningkatkan imunitas, memperbaiki fungsi beberapa organ penting seperti fungsi hati sekaligus fungsi ginjal. Oleh karena itu, Prof Lovita kini juga sedang menggarap yoghurt dengan menggunakan kedua bakteri itu yang bertujuan untuk mencegah perkembangan Salmonella typhii penyebab sakit typhus.ed/zul

 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain