Selasa, 29 Nopember 2022

Uniska Berhasil Adopsi Model SPR-IPB untuk Pemberdayaan Peternak Sapi

Uniska Berhasil Adopsi Model SPR-IPB untuk Pemberdayaan Peternak Sapi

Foto: ist/dok.SPR


Kediri (TROBOSLIVESTOCK.COM). Perubahan mental dan karakter peternak rakyat melalui program pembelajaran partisipatif Sekolah Peternakan Rakyat (SPR) telah dimulai di Kediri.

 

Perubahan mental dari peternak “ngarit” menjadi pengusaha ternak kolektif gotong royong berhasil dilakukan oleh tim SP-Universitas Islam Kadiri (UNISKA) Kediri. Pada hari ini 29 November 2022, untuk pertama kalinya UNISKA mewisuda 27 peternak rakyat yang tergabung dalam 3 SPR Ngudi Rukun Plosoklaten, SPR Lembu Barokah Mojo, dan SPR Joyo Langgeng Kandat Kabupaten Kediri.

 

UNISKA menjadi perguruan tinggi pertama yang dapat menyelenggarakan program pembelajaran partisipatif SPR setelah IPB-University. Ini dapat dimungkinkan setelah UNISKA mendapatkan lisensi dari IPB sebagai pemilik Hak Kekayaan Intelektual inovasi kelembagaan SPR.

 

Lisensi dari IPB diperoleh UNISKA melalui transfer inovasi kelembagaan SPR di IPB University Bogor yang diselenggarakan pada bulan Maret 2022 lalu. Selain UNISKA, perguruan tinggi lain yang telah memperoleh lisensi dari IPB adalah Universitas Tadulako Palu yang saat ini sedang membina dua SPR masing-masing di Kabupaten Poso dan Kabupaten Sigi Sulawesi Tengah.

 

IPB-University sendiri saat ini telah membina komunitas peternak rakyat di 59 dari total 64 SPR yang terbentuk sejak 2013 sampai bulan November 2022 ini. Dengan diwisudanya komunitas peternak dari 3 SPR di kabupaten Kediri, maka saat ini telah terbentuk 21 perkumpulan Solidaritas Alumni Sekolah Peternakan Rakyat Indonesia (SASPRI) yang tersebar di 10 kabupaten 7 provinsi di Indonesia.

 

Perubahan luar biasa telah terjadi pada komunitas peternak yang tergabung dalam SASPRI dan ini terus berevolusi untuk secara pelan-pelan mengubah banyak peternak tradisional individual menjadi pengusaha ternak profesional kolektif gotong royong.

 

Dalam wisuda perdana SPR-UNISKA yang dipimpin langsung oleh Rektor UNISKA Prof Ali Maschan Moesa, hadir pula Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Kabupaten Kediri Drh. Tutik Purwaningsih yang mendanai program SPR melalui kerjasama antara Pemkab Kediri dan UNISKA.

 

Prof Muladno sebagai penggagas SPR-IPB University juga hadir dalam wisuda perdana tersebut. Ini merupakan komitmen IPB untuk mendampingi LPPM-UNISKA sejak Maret 2022 sampai tuntas dalam membina 3 SPR di wilayah Kediri Raya. Keberadaan Prof Muladno juga sebagai Wali Utama SASPRI-Nasional yang secara institusional membina dan mendampingi lebih lanjut komunitas peternak rakyat yang telah terdidik dan terkonsolidasi tersebut.

 

Ali Maschan Moesa berpesan agar para peternak yang sudah lulus tetap selalu berikhtiar menjadi makin sukses dengan tetap menggunakan ilmu sebagai pegangan dalam beternak. UNISKA siap mendampingi peternak untuk dapat berkembang. Pada kesempatan yang sama, Kepala DKPP Kab Kediri merasa tidak mampu membangun peternakan di Kediri tanpa sinergi dan kolaborasi dengan perguruan tinggi, pelaku usaha termasuk dengan peternak yang sudah terkonsolidasi.

 

Dengan diwisudanya 3 SPR-UNISKA, dia ingin 26 kecamatan di kabupaten Kediri di-SPR-kan sehingga semua peternak menjadi lebih modern dan maju dalam mengelola ternaknya.ist/ed/yops

 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain