Harga Ayam Melemah

Selama Februari 2023, harga live bird (LB) atau ayam hidup di tingkat peternak mengalami penurunan. Persoalan klasik berupa kelebihan pasokan (over supply), menjadi biang keroknya. Imbasnya, harga LB berada di bawah harga pokok produksi (HPP). 
 
Hal itu disampaikan oleh peternak ayam pedaging (broiler) di Malang, Jawa Timur, Kholiq. Kholiq menyampaikan, harga LB di peternakannya selama Februari rata-rata di angka Rp 15.500 per kilogram (kg) dengan HPP Rp 19.000 per kg. Sementara pada Januari, harga LB berkisar Rp 16.500 per kg dengan HPP yang sama di Februari. “Artinya, 2 bulan di awal 2023 ini, harga LB terjungkal di bawah HPP,” ujar Kholiq pada TROBOS Livestock.
 
Lebih lanjut, Kholiq tegaskan, harga LB di bawah HPP terjadi sejak Agustus 2022. Penyebanya ialah kelebihan pasokan, termasuk pada Februari ini sebesar 20 %. Kondisi ini mengakibatkan peternak broiler yang tergolong UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah) mengalami kerugian besar, bahkan bisa-bisa mengalami gulung tikar.
 
“Agar persoalan kelebihan pasokan LB dapat diselesaikan, perlu adanya pengaturan grand parent stock (GPS) atau indukan ayam. Selain itu, supaya harga LB bisa merangkak naik, hendaknya dilakukan apkir dini parent stock (PS) maksimal umur 50 minggu, serta dilakukan cutting DOC sebesar 40 juta per minggu. Pemerintah perlu mengeluarkan surat perintah bukan hanya imbauan saja,” tegasnya. 
 
Adapun untuk harga DOC (ayam umur sehari) saat ini (21/2) berada di posisi Rp 3.250 per ekor. Harga DOC tersebut mengalami kenaikan dibandingkan pada Januari, yang hanya Rp 2.250 per ekor. Sedangkan, harga pakan masih tetap di angka Rp 8.500 per kg. 
 
Ia memprediksi harga LB ke depannya akan terjadi kenaikan menjelang bulan puasa. Namun sepertinya kenaikan harga LB selisihnya dengan HPP tidak terlalu jauh. “Untuk harga pastinya, saya belum bisa memprediksi,” cetusnya. 
 
Senasib dengan Kholiq, peternak broiler di Medan Sumatera Utara, Yan Sophyan mengungkapkan rata-rata harga LB pada Februari mengalami penurunan dibandingkan Januari. Di Februari, harga LB pada minggu awal sampai minggu kedua di posisi Rp 19.000 – Rp 19.500 per kg untuk ukuran 1,7 kg ke atas. Sayangnya, pada minggu ketiga mulai terkoreksi menurun di harga Rp 17.500 – Rp 18.000 per kg, bahkan di minggu keempat semakin terpuruk di harga Rp 15.500 – Rp 16.000 per kg. 
 
“Jika dirata-rata, pada Januari ada di kisaran Rp 19.000 – Rp 19.500 per kg. Sedangkan untuk Februari, harga rataan berjalan di posisi Rp 18.000 – Rp 18.500 per kg. Sama dengan Kholiq, Yan menegaskan penyebab harga LB turun disinyalir akibat permintaan yang melemah, sebaliknya pasokan LB meningkat,” sesal dia.
 
Perihal harga sapronak (sarana dan produksi ternak), Yan mengutarakan, untuk harga DOC saat ini sebesar Rp 3.500 per ekor. Harga DOC tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan harga DOC di Januari, yang hanya Rp Rp 4.000 – 4.500 per kg. Sementara harga pakan di Februari dan Januari masih sama, yakni Rp 9.000 per kg.
 
Yan berharap kondisi seperti ini dapat segera usai. Pasalnya, peternak UMKM mengalami kerugian akibat harga LB sering di bawah HPP. Adapun prediksi harga LB ke depannya akan stabil di angka Rp 19.000 – Rp 19.500 per kg. “Terlebih memasuki bulan Ramadan, akan berefek pada permintaan yang meroket,” tandas Yan. 
 
Bagi peternak broiler di Makassar, Sulawesi Selatan, Huzaifah Ali Mutahari menyampaikan jika harga LB pada Februari rata-rata di angka Rp 19.000 per kg, dengan HPP Rp 19.000 per kg. Sementara pada Januari, harga LB rata-rata di kisaran Rp 20.000 per kg, dengan HPP yang sama dengan Februari.
 
“Penyebab penurunan harga LB pada Februari disebabkan oleh kelebihan pasokan, akibat banjir DOC dan tidak adanya cutting sampai 21 Februari. Sementara permintaan masih stagnan, alias tidak ada pergerakan untuk meningkat. Prediksi ke depannya, harga LB juga akan meningkat seiring dengan permintaan yang akan meningkat jelang bergulirnya bulan Ramadan,” harapnya.
 
Di sisi lain, Huzaifah menjabarkan untuk harga DOC saat ini senilai Rp 7.000 per ekor masih sama dengan di Januari. Sementara, harga pakan di angka Rp 8.200 per kg. Terkait harga pakan, semoga pemerintah dapat membantu untuk menurunkan harga tersebut, agar HPP LB dapat ditekan.
 
 
Selengkapnya Baca di Majalah TROBOS Livestock edisi 282/ Maret 2023
 
 

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain