Bursa Hewan Qurban Ke-22 Resmi Dibuka

Bogor (TROBOSLIVESTOCK.COM).Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) melalui Pusat Standardisasi Instrumen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PSIPKH) akan melaksanakan kegiatan Bursa Hewan Qurban (BHQ) ke-22 mulai 1-17 Juni 2024. Dengan pembukaan acara oleh Kepala BSIP, Fadjry Djufry  yang dilaksanakan pada Selasa (4/6).

 

Kepala Pusat Standardisasi Instrumen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PSIPKH), Agus Susanto menyampaikan kegiatan BHQ ini merupakan kegiatan reguler yang diadakan setiap tahun oleh Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) melalui Pusat Standardisasi Instrumen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PSIPKH) yang telah bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor dan Sekolah Vokasi IPB  Prodi Paramedik Veteriner.

 

"Tujuan dari penyelenggaraan BHQ ini adalah pertama memfasilitasi tempat penjualan hewan qurban yang layak bagi masyarakat. Kedua memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan ternak. Ketiga memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam penyediaan hewan qurban yang memenuhi syarat syariat agama Islam yaitu aman, sehat, utuh (tidak cacat) dan cukup umur, disamping sebagai upaya pembinaan kepada masyarakat (peternak dan konsumen)" papar dia.

Ia mengungkapkan, pada tahun ini BHQ direncanakan diikuti oleh 9 peternak/penjual (sapi, domba dan kambing) yang berasal dari Bogor, Jawa Barat dengan jumlah hewan qurban sekitar 76 ekor sapi dan 250 ekor kambing/domba. Hingga pukul 18.00 WIB kemarin (3 Juni 2024) tercatat telah bergabung sebanyak 5 peternak/penjual (sapi, domba dan kambing) dengan jumlah hewan qurban sekitar 13 ekor sapi dan 82 ekor kambing/domba.

 

"Dengan dilaksanakannya kegiatan BHQ ini diharapkan dapat lebih memberdayakan peternak/pedagang kecil. Model BHQ ini diharapkan dapat diterapkan di wilayah Kota Bogor, bahkan di luar wilayah Bogor sehingga dapat meminimalkan para pedagang hewan qurban musiman di pinggir jalan, memudahkan pengawasan terhadap kesehatan ternak dan menjaga keindahan kota," ujar Agus.

 

Sementara, Pejabat Walikota Bogor yang berhalangan hadir dan diwakilkan oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Chusnul Rozaqi menjelaskan bursa hewan kurban ini merupakan rangkaian kegiatan yang tidak terpisahkan dari hari Raya Iduladha bagi umat muslim di seluruh dunia. Dalam perayaan hari Raya Iduladha ini umat muslim dianjurkan untuk berqurban apabila mampu, dengan menyembelih hewan kurban seperti sapi, kerbau, domba dan kambing (doka). Kendati demikian, terjadi peningkatan kebutuhan akan hewan qurban untuk kota Bogor sebanyak 18.529 ekor yang terdiri dari sapi 4.084 ekor dan domba atau kambing (doka)sebanyak 14.445 ekor.

 

"Sebagaimana kita ketahui bahwa pemerintah mempunyai kewajiban untuk memberikan jaminan persediaan ternak, dalam pemenuhan kebutuhan masyarakat dan berkewajiban menjamin keamanan pangan seperti daging hewan kurban. Pasalnya agar mendapatkan daging kurban yang aman, sehat dan utuh (ASUH) untuk dikonsumsi oleh masyarakat diperlukan daging yang memenuhi kriteria aman," tandas dia.

 

Chusnul menambahkan, mengapresiasi yang setinggi-tingginya kepada Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) melalui Pusat Standardisasi Instrumen Peternakan dan Kesehatan Hewan (PSIPKH) yang telah bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor dan Sekolah Vokasi IPB  Prodi Paramedik Veteriner, yang telah menjalankan bursa hewan kurban ini untuk memberikan jaminan ketersediaan hewan kurban yang sehat dan memenuhi syarat syariat agama. Berupa fasilitas tempat yang layak untuk peternak atau pedagang yang telah memenuhi kaidah. Selain itu, bagi peternak atau pedagang mendapatkan tempat yang strategis untuk promosi.

 

Adapun Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP),Fadjry Djufry menerangkan diselenggarakannya kegiatan ini dimana untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan hewan qurban yang baik, Kementerian Pertanian (Kementan)dapat bekerja sama dengan berbagai pihak baik institusi pemerintah, organisasi, asosiasi dan lain sebagainya. Kerja sama antar institusi memang sangat ia dorong untuk dapat memberikan hasil dan manfaat yang optimal dalam setiap kegiatan, demikian pula untuk kegiatan sekarang ini Bursa Hewan Qurban (BHQ). Dengan bekerjasama masing-masing institusi akan dapat saling melengkapi dari sisi tugas dan fungsinya dan akan dapat saling bersinergi dari sisi SDM (Sumber Daya Manusia) dan sarana prasarana yang dimiliki sehingga dapat lebih efisien.

 

"Untuk itu acara BHQ ini diharapkan tidak hanya merupakan ajang jual beli ternak biasa, tetapi juga sebagai media edukasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan hewan qurban yang sehat dan memenuhi syarat syariat agama Islam. Selain itu juga diharapkan dapat mendorong peningkatan pemanfatan ilmu/teknologi dan produk peternakan dan veteriner dalam upaya peningkatan produktivitas dan populasi ternak sehingga pada akhirnya dapat membuka pintu bagi para pelaku usaha di bidang peternakan, khususnya untuk ternak sapi, kambing, dan domba, serta dapat memenuhi kebutuhan protein hewani," tegas Fadjry seraya membuka acara.roid

 
Livestock Update + Moment Update + Cetak Update +

Artikel Lain