Trobos banner 2026.May

Kementan Salurkan Vaksin PMK ke Jatim  

Surabaya (TROBOSLIVESTOCK.COM). Guna memperkuat upaya perlindungan kepada ternak dari virus PMK (penyakit mulut dan kuku), Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) mempercepat penyaluran vaksin kepada peternak. Melalui Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma Surabaya, pemerintah mendistribusikan sebanyak 505.000 dosis vaksin tahap II pada Rabu (1/4) untuk menjaga kesehatan ternak di salah satu sentra peternakan terbesar nasional tersebut.

Ketersediaan vaksin menjadi faktor kunci untuk menjaga produktivitas dan mencegah kerugian akibat penyakit. Distribusi ini sekaligus memberikan kepastian bahwa negara hadir melindungi ternak sebagai sumber utama penghidupan masyarakat.

WhatsApp Image 2026 04 06 at 12.08.34
By Kementan

Kepala BBVF Pusvetma, Edy Budi Susila, menyampaikan bahwa pengendalian PMK membutuhkan langkah cepat dan terukur agar hasilnya efektif di lapangan. “Dengan distribusi vaksin PMK ini, diharapkan kasus dapat ditekan secara signifikan dan pengendalian penyakit di lapangan semakin optimal,” tekan dia.

Hasil nyata dari upaya ini diharapkan langsung dirasakan peternak melalui penurunan risiko kematian ternak, peningkatan kesehatan hewan, serta terjaganya produksi daging dan susu di pasaran. Kementerian Pertanian melalui Pusvetma juga memastikan ketersediaan vaksin terus terjaga melalui peningkatan kapasitas produksi dan distribusi yang merata. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah diperkuat agar pengendalian PMK berjalan efektif dan berkelanjutan.

WhatsApp Image 2026 04 06 at 12.08.33
By Kementan

Lebih lanjut, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Indyah Aryani, menekankan pentingnya vaksinasi sebagai langkah utama pengendalian penyakit. “Vaksinasi PMK harus terus diperkuat untuk memastikan perlindungan ternak secara menyeluruh. Saat ini, stok vaksin produksi Pusvetma dalam kondisi aman dan siap didistribusikan ke seluruh kabupaten/kota,” ujar Indyah.

Program distribusi vaksin ini diharapkan memberi dampak langsung bagi peternak, terutama dalam menjaga keberlanjutan usaha mereka. Dengan risiko penyakit yang menurun, produktivitas ternak dapat tetap terjaga dan kerugian ekonomi bisa diminimalkan. Dengan langkah ini, Kementan optimistis subsektor peternakan tetap tangguh, peternak terlindungi, dan pasokan pangan asal hewan bagi masyarakat tetap aman.bella

 

Tag:

Bagikan:

Trending

1e96c9ad-8d1f-431d-b8c6-a3ac6f5049c8
AFFA Gandeng Pemprov Jabar Sosialisasikan Cage-Free
cdeab5e4-6ab6-41b7-8078-11f03555bdc1
Pengembangan Bibit Unggul Melalui Seleksi Genomik
IMG_3257
Dosen Pulang Kampung IPB University Bangun Model Peternakan Domba Perkotaan
bbbc517d-3f11-47ec-8275-7a59d9f603a7
KWT Mekar Indah Produksi Pelet Ayam & Olahan Pangan
Dok By Kementan
Bimtek Hilirisasi Ayam Terintegrasi Perkuat Peternak Jatim  
banner2 1
banner6 1
banner1
Scroll to Top

Tingkatkan informasi terkait agribisnis peternakan dan kesehatan hewan. Baca Insight Terbaru di TROBOS Livestock!