Jakarta (TROBOS). PT Novindo merupakan perusahaan penyedia solusi kesehatan dan biosekuriti untuk peternakan, pertanian, dan industri umum. Berkomitmen terhadap inovasi dan kualitas, PT Novindo berpartisipasi dalam ajang Nusantara Livestock & Poultry (NLP) Expo 2025 yang berlangsung di ICE BSD, Tangerang, Banten (6-9/11/25) lalu. Kehadiran Novindo di pameran ini menegaskan posisinya sebagai penyedia solusi kesehatan hewan dan lingkungan yang inovatif dan berorientasi pada keberlanjutan. Menurut Direktur PT Novindo, Forlin Tinora, partisipasi Novindo di pameran ini merupakan bentuk dukungan terhadap kolaborasi lintas sektor yang diusung oleh NLP.
“Event ini menarik karena tidak hanya fokus ke peternakan, tapi juga melibatkan pertanian, pemerintah, dan sektor swasta. Kami melihatnya sebagai peluang untuk memperluas edukasi dan promosi, terutama untuk produk-produk biosekuriti yang menjadi kekuatan utama kami,” ungkap Forlin di sela-sela pameran.
Novindo menampilkan beragam solusi pengendalian hama dan desinfektan, yang tak hanya ditujukan untuk peternakan, tetapi juga untuk industri lain seperti pabrik makanan, rumah sakit, hingga area publik. Novindo memiliki lini produk yang lengkap, mulai dari pengendalian lalat, nyamuk, tikus, hingga insekta seperti dark beetle yang kerap menjadi masalah besar di kandang. Produk-produk ini membantu menjaga kebersihan, kesehatan ternak, dan tentu saja kualitas hasil produksi seperti daging dan telur.
Novindo menegaskan bahwa konsep biosekuriti bukan sekadar penggunaan obat, melainkan pendekatan preventif yang harus menjadi standar operasional di farm modern. Dengan biosekuriti yang kuat, kebutuhan terhadap antibiotik dapat ditekan, sehingga mendukung produksi pangan hewani yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Sebagai langkah konkret mendukung program substitusi impor dan peningkatan produk lokal, Novindo tengah menyiapkan pembangunan pabrik di kawasan Sentul Industrial Estate. Pabrik ini akan beroperasi di bawah entitas baru bernama Novindo Manufacture Indonesia. “Kami sedang dalam tahap layout dan RAB. Doakan, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa terealisasi. Pabrik ini akan memproduksi desinfektan dan produk farmasi hewan buatan dalam negeri,” ujar Forlin optimis.TROBOS/diana




