Purwokerto (TROBOSLIVESTOCK.COM). Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU-HPT) Baturraden, Jawa Tengah berinovasi mengembangkan kambing Saanen sebagai upaya memperluas produksi susu nasional dari komoditas kambing perah.
Keunggulan Kambing Saanen yang berasal dari Swiss ini memiliki produksi susu yang tinggi dengan jumlah 3 liter per hari. Jika dilihat secara fisik, ternak ini memiliki tubuh yang relatif besar dibanding kambing jenis lainnya. Dengan keunggulan yang dimilikinya tersebut, pengembangan Saanen dilakukan untuk mendorong perbibitan kambing perah yang berkualitas.
Pengembangan bibit Saanen di BBPTU-HPT dilakukan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) Saanen Indonesia. Secara keseluruhan, populasi kambing Saanen yang dipelihara mencapai 582 Eekor, dengan 250 bibit potensial yang akan disalurkan ke masyarakat.
Usai mengikuti agenda peresmian Pasar Hewan Jonggol pada Kamis (6/8) di Kabupaten Bogor, Hary Suhada selaku Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian menyampaikan upaya Kementan dalam menghasilkan bibit ternak kambing Saanen, “Pengembangan kambing Saanen ini merupakan bagian dari upaya Kementerian Pertanian menyediakan bibit ternak perah yang berkualitas bagi masyarakat. Kami ingin memastikan bibit yang dihasilkan tidak hanya memiliki mutu genetik yang baik, tetapi juga sehat, produktif, dan dapat dikembangkan sesuai dengan kondisi usaha peternak di daerah,” ucap Hary.
Hary berharap, bibit-bibit Saanen yang sudah dikembangkan di BBPTU-HPT, dapat terus dikembangkan di peternak rakyat sekaligus dapat mendorong produksi susu nasional, “Kami berharap bibit yang disalurkan dapat berkembang di tingkat peternak dan menjadi sumber populasi baru yang produktif. Semakin banyak peternak yang memiliki akses terhadap bibit berkualitas, semakin besar pula peluang kita meningkatkan produksi susu sekaligus membangun usaha peternakan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” harapnya.
Dani Kusworo, selaku kepala BBPTU-HPT Baturraden menjelaskan upaya BBPTU-HPT dalam mengembangkan kambing Saanen dengan genetik yang berkualitas, tetapi juga memberikan kesempatan bagi peternak yang ingin mengembangkan usahanya melalui kambing perah.
“Kami terus menjaga kualitas bibit ternak agar ternak yang dihasilkan sehat, produktif, dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi peternak. Harapannya, semakin banyak peternak yang tertarik mengembangkan usaha kambing perah dengan bibit unggul,” kata Dani pada Jumat (7/8) di BBPTU-HPT Baturraden.
Masyarakat bisa membeli bibit kambing Saanen melalui tahapan dan persyaratan yang sudah ditentukan. Pemohon dapat bersurat ke BBPTU-HPT Baturraden melalui surat elektronik atau datang langsung dengan menyertakan rekomendasi atau mengetahui dari dinas yang membidangi peternakan di kabupaten/kota.
Pemerintah berharap, peran peternak dalam pemeliharaan kambing Saanen ini dapat dilakukan dengan baik agar genetik unggulnya tetap terjaga lewat produksi susu harian yang mencapai 3 liter per hari, sehingga dapat mendukung pemenuhan produksi susu nasional.fara





